Wednesday, March 31, 2010

AL-QURAN: MUKJIZAT ABADI

Alquran adalah mukjizat abadi Nabi Besar Muhammad saw. Adalah sangat istimewa, mukjizat abadi itu justru merupakan sebuah Kitab, dan dengannya Allah menutup kenabian. Tidaklah mengherankan apabila kemudian Alquran menjadi Kitab yang paling banyak dibaca orang, dikaji, dan ditelaah. Dan sungguh suatu "mukjizat" bahwa kajian-kajian tersebut senantiasa menjadikan orang semakin kagum dan ingin mengkaji lebih dalam.

Salah satu dari keutamaan Alquran, seperti seringkali dibicara¬kan, adalah keindahan bahasanya (balaghah). Belakangan, para peneliti modern-dengan memanfaatkan kemajuan sains dan teknologi-mengungkap

Contoh laporan pemantapan kemampuan

LEMBAR IDENTIFIKASI DAN PENGESAHAN
LAPORAN PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL

EKSAKTA
PENGGUNAAN MEDIA BENDA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PEMBELAJARAN MATERI PERKALIAN
DAN PEMBAGIAN DI KELAS III SDN SUMBER TANGGUL I
KECAMATAN MOJOSARI KABUPATEN MOJOKERTO


NON EKSAKTA
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN
PEMAHAMAN MATERI MENYUSUN PARAGRAF BAHASA
INDONESIA KELAS III SDN SUMBER TANGGUL I
KECAMATAN MOJOSARI KABUPATEN MOJOKERTO



Pada meteri perkalian dan pembagian kelas III semester I, siswa – siswi merasa kesulitan memahami konsep perkalian dan pembagian karena pada waktu pelaksanaan pembelajaran tidak menggunakan media benda konkret. Akibatnya hasil belajar siswa tidak sesuai harapan. Pada penelitian ini yang dibahas merupakan mata

PERAWAT YANG PROPESIONAL

MEWUJUDKAN PERAWAT YANG PROPESIONAL

TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS
BAB I
PENDAHULUAN

A . LATAR BELAKANG

Diare hingga kini masih merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian pada bayi dan anak-anak. Saat ini morbiditas (angka kesakitan) diare di Indonesia mencapai 195 per 1000 penduduk dan angka ini merupakan yang tertinggi di antara negara-negara di Asean (kalbe.co.id). Diare juga masih merupakan masalah kesehatan yang penting di Indonesia. Walaupun angka mortalitasnya telah menurun tajam, tetapi angka morbiditas masih cukup tinggi Penanganan diare yang dilakukan secara baik selama ini membuat angka kematian akibat diare dalam 20 tahun terakhir menurun tajam. Walaupun angka kematian sudah menurun tetapi angka kesakitan masih cukup tinggi. Lama diare serta frekuensi diare pada penderita akut belum dapat

Penjelasan umum mengenai ekosistem terumbu karang

Ekosistem Terumbu Karang, Defenisi, Ragam dan Macam, Serta Distribusinya


              Penjelasan umum mengenai ekosistem terumbu karang

Istilah terumbu karang tersusun atas dua kata, yaitu terumbu dan karang, yang apabila berdiri sendiri akan memiliki makna yang jauh berbeda bila kedua kata tersebut digabungkan. Istilah terumbu karang sendiri sangat jauh berbeda dengan karang terumbu, karena yang satu mengindikasikan suatu ekosistem dan kata

Tuesday, March 30, 2010

Materi Kajian Fisika Kesehatan

Materi Kajian Fisika Kesehatan


Materi inti Kajian terdiri dari 9 Bab, sebagai berikut:
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Hubungan Ilmu Fisika dan Ilmu Kesehatan
1.2 Perkembangan Ilmu & Teknologi
1.3 Besaran & Satuan
1.4 Pengukuran
BAB II. BIOMEKANIKA
2.1 Hukum Mekanika Newton
2.2 Gaya-gaya Tubuh
2.3 Analisa Gaya Tubuh dan Kesetimbangan
2.4 Pusat Massa Tubuh
2.5 Torsi
2.6 Energi Potensial Gravitasi Tubuh
2.7 Energi Kinetik

LINGKUNGAN HIDUP DAN PERMASALAHANNYA

Permasalahan Sampah





Pernah dengar ribut-ribut soal sampah di TPA Bantar Gebang? Masyarakat sekitar Bantargebang meras dirugukan dengan adanya TPA tersebut sebab dengan adanya tumpukan sampah yang begitu banyak sangat menggangu kehidupan. Air menjadi bau dan udara juga menjadi bau. Itulah salah satu dari banyak masalah yang dapat ditimbulkan sampah.
Sampah adalah sisa-sisa benda atau barang yang telah digunakan manusia. Sampah itu bisa dibagi menjadi dua bentuk. Yang pertama anorganik dan organik. Sampah anorganik adalah sampah yang berasal dari benda-benda yang tidak dapat diuraikan. Contohnya adalah plastik, kaleng, dan lain-lain. Sedangkan sampah

SEMUA TENTANG DOS/PASCALL


SEMUA TENTANG DOS/PASCALL
1. Apa itu DoS ?
2. Apa motif cracker untuk melakukan itu ?
3. Bagaimana cara melakukannya ?
4. Apa yang harus saya lakukan untuk mencegahnya ?

Pengenalan Bahasa Pascal (Pertemuan I)

Pengenalan Bahasa Pascal (Pertemuan I)

Pembahasan 1
Pengenalan Pascal
Sejarah Pascal
Berakar dari Bahasa Algol dan PL/1 pada tahun 60-an di benua Eropa, Pascal disusun oleh Prof.Niklaus Wirth pada tahun 70 dan dipublikasikan tahun 71, Diujicoba pada Komputer CDC 6000 Turbo Pascal bersifat Compiler dan termasuk bahasa tingkat tinggi

candi di mojokerto

Candi Tikus (Mojokerto, Jawa Timur)





Pengantar
Mojokerto adalah sebuah kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Timur. Di sana, tepatnya di Dukuh Dinuk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan ada sebuah candi yang disebut sebagai “Candi Tikus”. Dari pusat kota Mojokerto jaraknya kurang lebih 8 kilometer (ke arah barat daya). Konon, nama Candi Tikus diberikan

Pengaruh Tayangan Televisi pada perilaku Anak

Pengaruh Tayangan Televisi pada perilaku Anak







“Anak-anak. Dimanapun mereka berada, bagaimanapun kondisi yang telah mengguncangnya. adalah generasi penerus. Mereka dalah wajah kita dimasa depan , mari kita jaga agar mereka tetap ceria meraih masa depan “(Republika, Jumat 14 Januari 2005, Kolom GERAI).
Pernyataan di atas merupakan kalimat yang cukup menyentuh hati kita unluk diresapi lebih dalam lagi. Persoalan anak-anak sepertinya tidak diatami oleh hanya para orang tua mereka saja, tetapi juga bagi kita yang merasa bahwa persoalan anak-anak merupakan persoalan semua pihak. Lalu kita tentu akan bertanya persoalan apakah yang mengitari mereka? Mengapa sampai perlu dibahas lebih jauh lagi?

jalur pindidikan

jalur pindidikan

           Pelaksanaan pendidikan nasional berlandaskan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
.: Jalur Pendidikan

Silogisme dan Generalisasi (Kajian Tugas Makalah)

 Silogisme dan Generalisasi (Kajian Tugas Makalah)

2.1. Logika
Kata logika berasal dari kata logos dalam bahasa Yunani yang berarti kata atau pikiran. Secara bahasa logika berarti ilmu berkata atau ilmu berfikir benar. Kebenaran adalah syarat dari tindakan untuk mencapai tujuannya bagi laku perbuatan untuk menunjukan nilai. Logika menuntun pandangan lurus dalam praktek berfikir menuju kebenaran dan menghindarkan budi menempuh jalan yang salah dalam berfikir. Logika merupakan studi dari salah satu pengungkapan kebenaran dan dipakai untuk membedakan argumen yang masuk akal, serta berbagai bentuk argumentasi. Logika dalam kajiannya pada problem formal dan spesifik tentang keteraturan penalaran. Logika berurusan dengan pengetahuan yang bersifat formal apriori. Pengetahuan yang bersifat apriori adalah pengetahuan kebenarannya abstain dari pengalaman melainkan hanya berdasarkan definisi. Dalam logika sangat terkait dengan matematika.

Etika dan Filsafat

Etika dan Filsafat

PEMIKIRAN-PEMIKIRAN FILSAFAT KOMUNIKASI
1. Pemikiran Richard Lanigan
Karyanya yang berjudul “Communication Models in Philosophy, Review and Commentary” membahas secara khusus “analisis filsafati mengenai komunikasi”.
Mengatakan; bahwa filsafat sebagai disiplin biasanya dikategorikan menjadi sub-bidang utama menurut jenis justifikasinya yang dapat diakomodasikan oleh jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan berikut ini :

Etika Komunikasi Massa

Etika Komunikasi Massa

Saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi era teknologi maju, diantaranya melalui media massa televisi, radio, surat kabar, dimana informasi melalui media massa tersebut begitu deras mengalir dan cepat diterima oleh para penonton, pendengar, maupun pembacanya. Kuatnya pengaruh dari kegiatan komunikasi melalui media massa, menyulitkan kita untuk memilah-milah informasi mana yang sebaiknya diserap oleh pengguna media massa tersebut. Dalam hul ini yang paling banyak mendapat sorotan tajam dari masyarakat adalah media massa televisi melalui tayangan-tayangannya.

Pengelolaan Pembelajaran Tutor Sebaya

Pengelolaan Pembelajaran Tutor Sebaya

18 April 2008 in Proses Belajar Mengajar | Tags: model belajar kooperatif, peran tutor sebaya dalam membaca, tutor sebaya | by dossuwanda
Tutor sebaya dikenal dengan pembelajaran teman sebaya atau antar peserta didik, hal ini bisa terjadi ketika peserta didik yang lebih mampu menyelesaikan pekerjaannya sendiri dan kemudian membantu peserta didik lain yang kurang mampu.

Metode ilmiah

Metode ilmiah

          Metode ilmiah boleh dikatakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Karena ideal dari ilmu adalah untuk memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karena itu, penelitian dan metode ilmiah mempunyai hubungan yang dekat sekali, jika tidak dikatakan sama. Dengan adanya metode ilmiah, pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum akan mudah terjawab, seperti menjawab seberapa jauh, mengapa begitu, apakah benar, dan sebagainya.

Monday, March 29, 2010

Negara berkembang Mesir

Mesir
Bendera
Motto: —

Lagu kebangsaan: Biladi, Biladi, Biladi



Ibu kota
(dan kota terbesar)
Kairo

Bahasa resmi
Arab

Pemerintahan
Republik

- Presiden
Hosni Mubarak

- Perdana Menteri
Ahmed Nazif

Kemerdekaan

- - Disetujui
- Deklarasi Dari Britania Raya
28 Februari 1922
18 Juni 1953

Luas

- Total 997,739 km2 (30)

- Air (%)
0,6%
Penduduk

- Perkiraan 2005 77.505.756 (15)

- Sensus 2004 76.117.420
- Kepadatan
77/km2 (93)

PDB (KKB)
Perkiraan 2005
- Total US$282,3 miliar (31)

- Per kapita
US$1.350 (115)

Mata uang
Pound (EGP)

Zona waktu
(UTC+2)

- Musim panas (DST)
(UTC+3)

Domain internet
.eg
Kode telepon
20
Republik Arab Mesir, lebih dikenal sebagai Mesir, (bahasa Arab: مصر) adalah sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian timur laut.
Dengan luas wilayah sekitar 997.739 km² Mesir mencakup Semenanjung Sinai (dianggap sebagai bagian dari Asia Barat Daya), sedangkan sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, jalur Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasannya dengan perairan ialah melalui Laut Tengah di utara dan Laut Merah di timur.
Mayoritas penduduk Mesir menetap di pinggir Sungai Nil (sekitar 40.000 km²). Sebagian besar daratan merupakan bagian dari gurun Sahara yang jarang dihuni.
Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno termegah di dunia, misalnya Piramid Giza, Kuil Karnak dan Lembah Raja serta Kuil Ramses. Di Luxor, sebuah kota di wilayah selatan, terdapat kira-kira artefak kuno yang mencakup sekitar 65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini, Mesir diakui secara luas sebagai pusat budaya dan politikal utama di wilayah Arab dan Timur Tengah.
Politik
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Politik Mesir
Mesir berbentuk republik sejak 18 Juni 1953. Mesir adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia. Mohamed Hosni Mubarak telah menjabat sebagai Presiden Mesir selama lima periode, sejak 14 Oktober 1981 setelah pembunuhan Presiden Mohammed Anwar el-Sadat. Selain itu, ia juga pemimpin Partai Demokrat Nasional. Perdana Menteri Mesir, Dr. Ahmed Nazif dilantik pada 9 Juli 2004 untuk menggantikan Dr. Atef Ebeid.
Kekuasaan di Mesir diatur dengan sistem semipresidensial multipartai. Secara teoritis, kekuasaan eksekutif dibagi antara presiden dan perdana menteri namun dalam prakteknya kekuasaan terpusat pada presiden, yang selama ini dipilih dalam pemilu dengan kandidat tunggal. Mesir juga mengadakan pemilu parlemen multipartai.
Pada akhir Februari 2005, Presiden Mubarak mengumumkan perubahan aturan pemilihan presiden menuju ke pemilu multikandidat. Untuk pertama kalinya sejak 1952, rakyat Mesir mendapat kesempatan untuk memilih pemimpin dari daftar berbagai kandidat. Namun, aturan yang baru juga menerapkan berbagai batasan sehingga berbagai tokoh, seperti Ayman Nour, tidak bisa bersaing dalam pemilihan dan Mubarak pun kembali menang dalam pemilu.
Demografi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Demografi Mesir
Mesir merupakan negara Arab paling banyak penduduknya sekitar 74 juta orang. Hampir seluruh populasi terpusat di sepanjang Sungai Nil, terutama Iskandariyah dan Kairo, dan sepanjang Delta Nil dan dekat Terusan Suez. Hampir 90% dari populasinya adalah pemeluk Islam dan sisanya Kristen (terutama denominasi Coptic.
Penduduk Mesir hampir homogenous. Pengaruh Mediterania (seperti Arab dan Italia) dan Arab muncul di utara, dan ada beberapa penduduk asli hitam di selatan. Banyak teori telah diusulkan mengenai asal-usul orang Mesir, namun tidak ada yang konklusif, dan yang paling banyak diterima adalah masyarakat Mesir merupakan campuran dari orang Afrika Timur dan Asiatik yang pindah ke lembah Nil setelah zaman es. Orang Mesir menggunakan bahasa dari keluarga Afro-Asiatik (sebelumnya dikenal sebagai Hamito-semitic).
Pembagian Administratif


Peta Mesir
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Governorat Mesir
Mesir dibagi menjadi 26 governorat (muhafazat; tunggal – muhafazah):
• Aswan
• Asyut
• al-Bahr al-Ahmar
• Bani Suwayf
• al-Buhayrah
• Bur Sa'id
• ad-Daqahliyah
• Dumyat
• al-Fayyum
• al-Gharbiyah
• al-Iskandariyah (Alexandria)
• al-Isma'iliyah
• Janub Sina'
• al-Jizah
• Kafr ash Shaykh
• Matruh
• al-Minufiyah
• al-Minya
• al-Qahirah
• al-Qalyubiyah
• Qina
• Shamal Sina'
• ash-Sharqiyah
• Suhaj
• as-Suways
• al-Wadi al-Jadid

Agama
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Agama di Mesir
Agama memiliki peranan besar dalam kehidupan di Mesir. Secara tak resmi, adzan yang dikumandangkan lima kali sehari menjadi penentu berbagai kegiatan. Kairo juga dikenal dengan berbagai menara masjid dan gereja. Menurut konstitusi Mesir, semua perundang-undangan harus sesuai dengan hukum Islam. Negara mengakui mazhab Hanafi lewat Kementerian Agama. Imam dilatih di sekolah keahlian untuk imam dan di Universitas Al-Azhar, yang memiliki komite untuk memberikan fatwa untuk masalah agama.
90% dari penduduk Mesir adalah penganut Islam, mayoritas Sunni dan sebagian juga menganut ajaran Sufi lokal. Sekitar 10% penduduk Mesir menganut agama Kristen; 95% dalam denominasi Koptik (Koptik Ortodoks, Katolik Koptik, dan Protestan Koptik.

MONITORING RUANGAN BERBASIS CAMERA SERVER

MONITORING RUANGAN BERBASIS CAMERA SERVER
mozar

      Penggunaan jaringan internet sebagai media penyaluran sinyal kontrol dan monitoring telah berkembang pesat, selaras dengan perkembangan karakteristik masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi, mencari layanan yang fleksibel dan efisien disegala aspek, serba mudah dan memuaskan dan pada akhirnya pertambahan jumlah pemakaian komputerpun tidak dapat dihindarkan lagi, diantaranya untuk sistem keamanan ruangan, pengaturan peralatan di rumah, kontrol robot dan mesin produksi di Industri. Dengan semakin meningkatnya tindak kejahatan dan pencurian, maka semakin besar pula kebutuhan akan media yang dapat memonitor suatu ruangan. Untuk itu, dibutuhkanlah suatu sistem monitoring ruangan yang mampu memonitor suatu ruangan yang dapat diakses melalui web sehingga dapat dimonitor dari jarak jauh melalui jaringan lokal (LAN).

Basis data

Basis data


                                        Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
         Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

Bahasa pemrograman

Bahasa pemrograman 

                                        Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

                   Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu set aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Sejarah atas istilah RDBMS

Sejarah atas istilah RDBMS

             Edgar F. Codd memperkenalkan istilah ini pada makalah seminarnya yang berjudul "A Relational Model of Data for Large Shared Data Banks". Salah satu definisi yang cukup dikenal secara luas atas sebuah sistem basisdata relasional adalah 12 hukum Codd. Namun demikian, pada awal-awal implementasinya banyak model relasional yang tidak mengikuti seluruh elemen-elemen yang terdapat dalam hukum-hukum Codd tersebut yang menjadikan terminologinya berkembang untuk mendeskripsikan sebuah tipikal sistem basisdata yang lebih luas. Dalam cakupan yang minimum sistem tersebut memenuhi kriteria berikut:

Biografi KH.Noer Alie,Ulama yang Mujahid

KH.Noer Alie,Ulama yang Mujahid
Singa Karawang Bekasi atau Si Belut Putih itulah julukan yang di berikan kepada KH Noer Alie,sebuah julukan yang memang layak di berikan kepadanya atas keberanian dan jiwa patriotnya semasa revolusi melawan penjajahan belanda dan atas jasa2nya kepada negara itulah pulalah ,pemerintah Indonesia melalui presiden sby menetapkan kepres yang menganugrahkannya gelar Pahlawan Nasional Indonesia dan mendapatkan Tanda Kehormatan Bintang Maha Putra Adipradana. pada hari Kamis tanggal 09 November 2006 dalam rangka peringatan Hari Pahlawan di Istana Negara Jakarta.
Bukan orang Bekasi namanya kalau dia tidak kenal KH. Noer Ali“. itulah ungkapan yang sering di dengar dari para orang tua dahulu mengenai KH Noer Alie. Sosok yang sangat terkenal dimata orang Bekasi karena ia menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat Betawi (khususnya di Karawang-Bekasi) pada masa revolusi. Seorang kiai yang sangat peduli dengan pendidikan, cerdas, berani dan sangat dihormati oleh lingkungan sekitarnya. Kisah kepahlawanan KH. Noer Alie pun telah menginspirasi seorang pujangga besar Indonesia, yaitu Khairil Anwar untuk menulis karya puisi Antara Karawang-Bekasi yang sangat terkenal itu.
Tulisan ini adalah ringkasan dari buku KH. NOER ALIE KEMANDIRIAN ULAMA PEJUANG dan beberapa blog di internet dengan sedikit modifikasi dari penulis. Berikut ini biografi singkat KH. Noer Alie :
Masa Kecil dan Riwayat Pendidikan KH. Noer Ali
KH. Noer Alie lahir sebagai anak keempat dari sepuluh bersaudara pasangan H. Anwar bin H. Layu dan Hj. Maimunah binti Tarbin pada tahun 1914 di Desa Ujung Malang, Onderdistrik Babelan, Distrik Bekasi, Regentschap ( Kabupaten ) Meester Cornelis, Residensi Batavia, sebelum diganti menjadi Desa Ujung Harapan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, atas usulan Menteri Luar Negeri Adam Malik pada tahun 1970-an ketika berkunjung ke Pesantren Attaqwa.
Tidak ada yang tahu persis tanggal dan bulan kelahiran KH. Noer Alie, kecuali tahunnya, 1914. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan penduduk kampung yang tidak terbiasa mencatat peristiwa dalam bentuk tulisan. Kalaupun menggunakan daya ingat, semua tergantung dari kemampuan seseorang merangkaikan satu peristiwa dengan peristiwa lain sehingga kelahiran dapat diduga. Meskipun begitu, keabsahannya amat diragukan.
Pada awal usia 3 tahun KH. Noer Alie sudah bisa berbicara dengan bahasa ibu, mengeja huruf, hitungan dan hafal kata yang baru, baik dari bahasa Arab maupun Melayu. Bersamaan dengan masa disapih, KH. Noer Alie mulai bergaul dengan teman-teman sebayanya di luar rumah.
Salah satu kelebihan KH. Noer Alie sudah nampak sejak kecil yang kelak akan mempengaruhi kepemimpinannya, yaitu ketika main ia tidak mau tampil di belakang, tidak mau diiringi, ia selalu ingin tampil di muka sebagai orang yang pertama meskipun jumlahnya temannya belasan hingga puluhan. Ketika memainkan permainan anak-anak pun ia tidak mau kalah. Di hampir semua permainan ia selalu tampil sebagai pemenang, seperti cor, bengkat, peletokan, layang-layang, teprak, dan perang-perangan.
Semasa kecil KH Noer Alie sudah memperlihatkan semangat belajar yang sangat baik, di usia delapan tahun KH. Noer Alie dikhitan dan belajar kepada guru Maksum di kampung Bulak. Pelajaran yang diberikan lebih dititikberatkan pada pengenalan dan mengeja huruf Arab, menghafal dan membaca Juz-amma, ditambah menghafal dasar-dasar rukun Islam dan rukun Iman, tarikh para Nabi, akhlak dan Fiqih. Karena sejak kecil telah terbiasa belajar dengan orangtua dan kakak-kakaknya, KH Noer Alie pun tidak merasa kesulitan mencerna pelajaran-pelajaran yang diberikan oleh gurunya.
Setelah tiga tahun belajar pada guru Maksum. Pada tahun 1925 KH. Noer Alie belajar pada guru Mughni di Ujung Malang. Di sini ia mendapat pelajaran al-Fiah (tata bahasa Arab), al-Qur’ân, Tajwid, Nahwu, Tauhid, dan Fiqih. Seiring dengan perkembangan usia dan pelajaran yang telah didapat, keinginantahuannya terhadap dunia luar pun semakin kuat. Mula-mula ia dan kawan-kawannya bermain ke kampung-kampung di sekitarnya. Sampai pada keingintahuannya untuk melihat rumah gedung tuan tanah, tingkah laku tuan tanah dan aparatnya.
Bersamaan dengan itu ia pun sudah bisa membandingkan antara konsep normatif yang diajarkan gurunya dengan kondisi realita penduduk. Kalau gurunya mengajarkan untuk tidak melakukan kegiatan maksiat, justru pada kenyataannya KH. Noer Alie dihadapkan pada kondisi realita tersebut. KH. Noer Alie menganggap ini sebagai akibat dari kurangnya pendidikan agama bagi masing-masing individu masyarakat.
Semangat cinta tanah air bernuansa keagamaan merasuk dalam dirinya. Kepada adiknya Hj. Marhamah, ia mengutarakan cita-citanya untuk menjadi pemimpin agama dan membangun sebuah perkampungan surga. Dimana penduduknya beragama Islam dan menjalankan syariat Islam.
KH. Noer Alie juga giat membantu ayah dan ibunya di rumah. Kebiasaan KH. Noer Alie yang sejak kecil sudah nampak adalah bila kerja tidak mau melakukan pekerjaan yang sedikit dan tanggung-tanggung. Ia hanya mau bekerja kalau pekerjaan itu menyeluruh, dari awal sampai akhir, meskipun sarat dengan beban berat.
Di pengajian guru Mughni, KH. Noer Alie dianggap sebagai murid yang pandai, cerdas, dan tekun. Semua mata pelajaran dikuasai KH. Noer Alie dengan baik. Sehingga wajar saja kalau guru Mughni amat sayang kepadanya. Bahkan khusus untuk pelajaran al-Fiah (pengetahuan tentang kaidah tata bahasa Arab), KH. Noer Alie mampu menghafal seribu bait lebih awal. Disaat yang sama, yaitu ketika guru Mughni berkeinginan untuk menjadikan KH. Noer Alie sebagai badalnya, KH. Noer Alie pun memberitahu kepada orangtua tentang keinginannya mondok ke guru Marzuki. Mengingat bakat, kesungguhan dan tekad yang besar, akhirnya dengan berat hati guru Mughni mengizinkan KH. Noer Alie dapat melanjutkan pendidikan pada guru Marzuki.
Pada tahun 1930-an KH. Noer Alie meneruskan pendidikannya dan mondok pada guru Marzuki di kampung Cipinang Muara, Klender. Disini KH. Noer Alie menempuh pendidikan tahap lanjutan setingkat Aliyah dengan mata pelajaran sebagaimana yang diberikan pada guru Mughni, tetapi materinya dikembangkan dengan aspek pemahaman yang lebih ditekankan, seperti pelajaran Tauhid, Tajwid, Nahwu, Sharaf dan Fiqih.
Jika memiliki waktu senggang terutama saat libur hari jum’at, seminggu sekali guru Marzuki melakukan kegiatan berburu bajing. Bagi guru Marzuki, bajing sangat merugikannya dan petani kelapa umumnya, karena bajing mempunyai kegemaran memakan kelapa yang masih berada di pohon. Dan dari guru Marzuki ia belajar cara menggunakan senjata.
Pada tahun 1933, karena dinilai cerdas dan mampu mengikuti pelajaran dengan baik, KH. Noer Alie diangkat menjadi badal, yang fungsinya menggantikan sang guru apabila ia sedang udzur (halangan).
Di pondok guru Marzuki, KH. Noer Alie mempunyai banyak teman yang kelak akan menjadi sahabatnya dan ulama terkenal di bilangan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi, seperti KH. Abdullah Syafi’ie, KH. Abdurrachman Shadri, KH. Abu Bakar, KH. Mukhtar Thabrani, KH. Abdul Bakir Marzuki, KH. Hasbullah, KH. Zayadi dll.
Sebagai murid yang mempunyai keinginan besar dalam menempuh pendidikan, KH. Noer Alie mempunyai keinginan untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi. Dan dari cerita guru Marzuki, KH. Noer Alie mendengar bahwa pendidikan tingkat lanjut dan agar menjadi ulama yang baik adalah di Makkah. Awalnya guru Marzuki dan H. Anwar pun keberatan, karena melihat ekonomi yang pas-pasan. Guru Marzuki hanya dapat menyarankan agar KH. Noer Alie melanjutkan belajarnya ke guru Abdul Madjid di Pekojan. Tapi KH. Noer Alie menilai, ia tidak akan berkembang jika masih berada di lingkungan Batavia. Mendengar rengekan anak kesayangannya yang berbakat itu, H. Anwar tidak dapat menahan haru. Sebelum berangkat KH. Noer Alie dan KH. Hasbullah menemui guru Marzuki untuk meminta restu. Di akhir pertemuan guru Marzuki berpesan pada kedua murid kesayangannya itu, “meskipun di Makkah belajar dengan banyak Syeikh, tapi kalian tidak boleh lupa untuk tetap belajar pada Syeikh Ali al-Maliki”.

Tahun 1934 KH. Noer Alie ditemani sahabatnya KH. Hasbullah berangkat menuju Makkah dengan uang pinjaman dari tuan tanah Wat Siong. Sesampainya di pelabuhan Jeddah, KH. Noer Alie disambut oleh Syeikh Ali Betawi yang bertugas menyambut jamaah haji atau para pelajar yang bermukim di Makkah. Selanjutnya KH. Noer Alie melanjutkan perjalanan menuju Makkah dengan kendaraan Onta selama dua hari satu malam.
Baru beberapa minggu di Makkah, KH Noer Alie mendapat kabar dari jamaah haji yang baru datang, bahwa guru yang sangat dicintai dan dihormatinya, guru Marzuki, meninggal dunia. Untuk sementara waktu, KH. Noer Alie, KH. Hasbullah dan orang-orang yang kenal dengan guru Marzuki berkabung dan melakukan shalat ghaib.
Sesuai dengan pesan gurunya, KH. Noer Alie langsung menghubungi Syeikh Ali al-Maliki. Adalah wajar jika guru Marzuki meminta KH. Noer Alie untuk belajar kepada Syeikh Ali al-Maliki karena guru Marzuki adalah murid kesayangan Syeikh Ali al-Maliki ketika mukim di Makkah sejak tahun 1900-1910.
Saat itu Syeikh Ali al-Maliki berusia 75 tahun. Syeikh Ali al-Maliki adalah Syeikh yang mengajarkan berbagai macam cabang ilmu agama Islam, tapi ajarannya lebih dititikberatkan pada Hadits.
Kedekatan KH. Noer Alie dengan Syeikh Ali al-Maliki terwujud pula dalam kegiatan sehari-hari. Hampir setiap hari, apabila menuju dan dari Masjidil Haram KH. Noer Alie memapah Syeikh yang sudah renta itu, yang membutuhkan waktu berjalan sekitar 15 menit.
Selain dengan Syeikh Ali al-Maliki, KH. Noer Alie pun menggali ilmu agama dari syeikh lain, terutama Syeikh Umar Hamdan, Syeikh Ahmad Fatoni, Syeikh Ibnul Arabi, Syeikh Muhammad Amin al-Quthbi, Syeikh Achyadi, Syeikh Abdul Zalil dan Syeikh Umar at-Turki.
Kepada Syeikh Umar Hamdan yang berusia sekitar 70 tahun, KH. Noer Alie belajar Kutubussittah. Syeikh Ahmad Fatoni adalah Syeikh yang berasal dari Patani (Muangthai), berumur sekitar 40 tahun, yang memberikan pelajaran Fiqih dengan kitab Iqna sebagai acuannya. Melalui Syeikh Muhammad Amin al-Quthbi yang berusia 45 tahun, KH. Noer Alie belajar ilmu Nahwu, Qawafi (Sastra), dan Badi’ (Mengarang). Selain itu Syeikh Quthbi pun mengajarkan ilmu Tauhid dan Mantiq (ilmu logika yang mengandung Falsafah Yunani) dengan kitab Asmuni sebagai acuannya. Sedangkan dari Syeikh Abdul Zalil diperoleh ilmu politik, Syeikh Umar at-Turki dan Syeikh Ibnul Arabi, diperoleh ilmu Hadits dan Ulumul Qur’an.
Berada jauh dengan tanah air tidak membuat KH. Noer Alie lupa dengan bangsanya. Melalui wesel dari orangtua dan surat kabar yang terbit di Saudi Arabia dan Hindia Belanda, KH. Noer Alie mengetahui situasi dan kondisi dunia dan tanah airnya. Adanya sarana organisasi seperti Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI), Persatuan Talabah Indonesia (Pertindo), dan Perhimpunan Pelajar Indonesia-Malaya (Perindom), telah menggerakkan hati KH. Noer Alie untuk turut andil didalamnya. Pada beberapa kesempatan ia sempat berdialog dengan beberapa pelajar asal jepang, diantaranya adalah Muhammad Abdul Muniam Inada.
Betapapun pentingnya organisasi, KH. Noer Alie menyadari bahwa menuntut harus ilmu itu lebih diutamakan. Selain itu faktor yang membuat KH. Noer Alie tidak memasuki organisasi yang lebih besar adalah karena masih banyak teman-temannya yang kesulitan keuangan, dan lemahnya kemampuan intelektual dan pengalaman organisasi dari individu masing-masing teman-temannya. KH. Noer Alie pun sadar bahwa kekuatan bisa dibina dari yang kecil, dari yang bawah. Sebagai realisasinya, KH. Noer Alie dan beberapa temannya seperti KH. Hasan Basri membentuk organisasi Persatuan Pelajar Betawi (PPB), dengan KH. Noer Alie sebagai ketuanya.
Ketika suasana mendekati perang dunia II ( akhir 1939 ), KH. Noer Alie yang sudah memiliki cukup ilmu memutuskan untuk kembali ke tanah air. Syeikh Ali al-Maliki yang melihat potensi keulamaan KH. Noer Ali, berpesan diakhir pertemuan:
“Kalau kamu mau pulang, silahkan pulang. Tapi Ingat, jika bekerja jangan jadi penghulu (pegawai pemerintah). Kalau kamu mau mengajar, saya akan ridha dunia-akhirat”.
Mendirikan Pesantren dan Berjuang Mempertahankan Kemerdekaan
Kepulangan KH. Noer Alie ke kampung halamannya Ujung Malang pada awal Januari tahun 1940, telah menjadi duri dalam daging bagi tuan tanah dan pemerintah Hindia Belanda. Setelah mendirikan pesantren, maka di tahun yang sama tepatnya pada bulan April, ia menikah dengan Hj. Siti Rahmah binti KH. Mughni.
Salah satu karya KH Noer Alie yang dapat kita rasakan manfaatnya sampai sekarang adalah pembangunan dan pembukaan akses jalan secara besar–besaran antara kampung Ujung Malang, Teluk Pucung, dan Pondok Ungu. Dalam setiap jalan yang dibangun beliau tidak pernah mengeluarkan biaya untuk pembebasan tanah warga, tetapi apabila itu merupakan instruksi dari Engkong Kiai, semua warga dengan sukarela dan ikhlas akan mewakafkan, dan beliau terjun langsung memimpin gotong-royong pengerjaannya pada pertengahan tahun 1941.
Sebagai salah satu pemimpin agama yang namanya sudah masuk dalam daftar Shimubu (Kantor Urusan Agama), pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), KH. Noer Alie menyikapinya dengan sangat hati–hati.
Pada pertengahan April 1942 KH. Noer Alie memenuhi undangan tentara Jepang menghadap pimpinan Shimubu di kantor Shimubu, dekat masjid Matraman, Jatinegara. Ternyata disana ada Muhammad Abdul Muniam Inada, pelajar Jepang yang menjadi temannya di Makkah menjadi ketua Shimubu.
Secara formal, atas nama pemerintahan pendudukan, Muniam meminta kepada KH. Noer Alie agar bersedia membantu Jepang dalam bentuk partisipasi langsung dalam aktifitas yang diprogramkan Shimubu. Menyadari posisinya dalam kondisi serba salah, dengan kemahirannya berdiplomasi, KH. Noer Alie secara halus menolak ajakan Muniam dengan alasan “Saya sedang memimpin pesantren yang baru didirikan. Kalau saya terjun bersama ulama lain, bagaimana nasib santri saya, mereka akan tercerai berai tak terurus”. Dengan alasan yang masuk akal tersebut Muniam mengijinkan KH. Noer Alie untuk tetap mengurus pesantren sambil tetap berdoa demi kemakmuran Asia Raya.
Untuk mempersiapkan diri bila sewaktu-waktu bangsa Indonesia harus bertempur secara fisik, KH. Noer Alie menyalurkan santrinya ke dalam Heiho (pembantu prajurit), Keibodan (barisan pembantu polisi) di Teluk Pucung, dan menyuruh salah seorang santrinya untuk mengikuti latihan kemiliteran Pembela Tanah Air (PETA).
Ketika Indonesia merdeka, ia terpilih sebagai Ketua Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID) Cabang Babelan. Tanggal 19 September 1945 ketika diselenggarakan Rapat Raksasa di Lapang Ikada Jakarta, KH. Noer Ali mengerahkan massa untuk hadir. Dalam mempertahankan kemerdekaan, ia menjadi Ketua Laskar Rakyat Bekasi, selanjutnya menjadi Komandan Batalyon III Hisbullah Bekasi. Gelar kiai haji sendiri beliau dapatkan dari bung Tomo yang dalam pidatonya melalui pemancar Radio Surabaya atau Radio Pemberontaknya berkali-kali menyebut nama KH. Noer Alie, akhirnya gelar guru pun tergeser dan berganti dengan makna yang sama, Kiai Haji.
Ketika terjadi Agresi Militer Juli 1947 KH. Noer Ali menghadap Jenderal Oerip Soemohardjo di Yogyakarta. Ia diperintahkan untuk bergerilya di Jawa Barat dengan tidak menggunakan nama TNI. KH. Noer Alie pun kembali ke Jawa Barat dengan berjalan kaki dan mendirikan sekaligus menjadi Komandan Markas Pusat Hizbullah-Sabilillah (MPHS) Jakarta Raya di Karawang.
Untuk menunjukkan bahwa pertahanan Indonesia masih eksis, dibeberapa tempat MPHS melakukan perang urat syaraf (psy-wars). KH Noer Alie memerintahkan pasukannya bersama masyarakat di Tanjung Karekok, Rawa Gede dan Karawang untuk membuat bendera merah-putih ukuran kecil yang terbuat dari kertas.
Ribuan bendera tersebut lalu ditancapkan di setiap pohon dan rumah penduduk dengan tujuan membangkitkan moral rakyat bahwa ditengah-tengah kekuasaan Belanda masih ada pasukan Indonesia yang terus melakukan perlawanan.
Aksi herois tersebut membuat Belanda terperangah dan mengira pemasangan bendera merah-putih tersebut dilakukan oleh TNI, Belanda langsung mencari Mayor Lukas Kustaryo, karena tidak ditemukan Belanda marah dan membantai sekitar empat ratus orang warga sekitar Rawa Gede.
Pembantaian yang terkenal dalam laporan De Exceseen Nota Belanda itu disatu sisi mengakibatkan terbunuhnya rakyat, namun disisi lain para para petinggi Belanda dan Indonesia tersadar bahwa disekitar Karawang, Cikampek, Bekasi dan Jakarta masih ada kekuatan Indonesia. Sedangkan citra Belanda kiat terpuruk karena telah melakukan pembunuhan keji terhadap penduduk yang tidak bedosa.
Pada tanggal 29 November 1945 terjadi pertempuran sengit antara pasukan KH Noer Alie dengan Sekutu di Pondok Ungu. Pasukan yang sebelumnya telah telah diberikan motifasi juang seperti puasa, doa hizbun nasr, ratib al-haddad, wirid, shalat tasbih, shalat hajat, dan shalat witir, lupa dengan pesan KH. Noer Alie agar tidak sombong dan angkuh. Melihat gelagat yang tidak baik, KH. Noer Alie menginstruksikan seluruh pasukannya untuk mundur. Sebagian yang masih bertahan akhirnya menjadi korban di pertempuran Sasak Kapuk.
Kecintaan terhadap bidang pendidikan telah membuat KH. Noer Alie berinisiatif untuk membentuk Lembaga Pendidikan Islam (LPI) bersama KH. Rojiun, yang salah satu programnya adalah mendirikan Sekolah Rakyat Islam di Jakarta dan Jawa Barat. Di Ujung Malang, KH Noer Alie kembali mengaktifkan pesantrennya dengan SRI sebagai lembaga pendidikan pertama.
Pada bulan Juli 1949 KH. Noer Alie diminta oleh Wakil Residen Jakarta Muhammad Moe’min untuk menjadi Bupati Jatinegara. Teringat pesan gurunya Syeikh Ali al-Maliki agar tidak menjadi pegawai pemerintah, maka KH. Noer Alie pun menolak dengan halus tawaran tersebut.
Membangun Politik Membentengi Ummat
Paska perang kemerdekaan perjuangan KH. Noer Alie terus berlanjut dalam bidang politik, pendidikan, dan sosial. Maka pada tanggal 19 April 1950 KH. Noer Alie ditunjuk sebagai Ketua Masyumi Cabang Jatinegara.
Peran Politik KH Noer Alie cukup besar dalam perjuangan pergerakan Republik Indonesia terutama untuk wilayah Bekasi. KH. Noer Alie juga tercatat sebagai salah seorang yang membidani lahirnya kabupaten bekasi yang sebelumnya bernama kabupaten Jatinegara.
Setelah LPI tidak aktif, maka pada tahun 1953 KH. Noer Alie membentuk organisasi sosial yang diberi nama Pembangunan Pemeliharaan dan Pertolongan Islam (P3) yang kedepannya akan berganti nama menjadi Yayasan Attaqwa. Yayasan P3 adalah induk dari pendidikan SRI, pesantren, dan kebutuhan ummat Islam lainnya. Kemudian pada tahun 1954 KH. Noer Alie menginstruksikan kepada KH. Abdul Rahman untuk membangun Pesantren Bahagia yang murid pertamanya adalah lulusan SRI Ujung Malang yang berjumlah 54 orang. Setelah dinilai mandiri oleh KH. Noer Alie, maka pada tanggal 6 agustus 1956 Yayasan P3 telah mendapat pengakuan secara hukum melalui notaris Eliza Pondang di Jakarta.
Pada pemilu 1955, Masyumi Bekasi memperoleh suara terbanyak. Kemenangan ini tidak terlepas dari kemahiran politik dan kharisma KH. Noer Alie. Atas dasar itu ia ditunjuk Masyumi Pusat sebagai salah satu anggota Dewan Konstituante pada bulan September 1956.
Saat aktif di pusat. Ia pun hadir dalam Muktamar Alim Ulama Seluruh Indonesia di Palembang pada 8-11 Sepetember 1957. Dan dihadiri oleh lebih dari seribu ulama dari Aceh hingga Papua. Disini KH. Noer Alie diangkat sebagai anggota Seksi Hukum Majelis Permusyawaratan Ulama Indonesia.
Setelah redupnya kejayaan DPP Masyumi dan diproklamirkannya Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PPRI) yang didirikan untuk menandingi Pemerintahan Pusat. Maka untuk melindungi umat agar tidak terombang-ambing oleh kekuatan luar yang tidak baik, KH. Noer Alie pun bergabung dengan Badan Kerjasama Ulama-Militer (BKS-UM) dan diangkat sebagai anggota Majelis Ulama di Resimen Infanteri 7/III Purwakarta.
Mewujudkan Perkampungan Surga
Setelah pengunduran dirinya dari pentas politik praktis, kembalinya KH. Noer Alie di tengah-tengah umat dimaknai oleh murid dan para pecintanya sebagai hikmah dan rahmat. Bagaimana tidak, kalau sebelumnya mereka jarang bertemu KH. Noer Alie, sejak saat itu dapat bertemu setiap hari. Berbagai persoalan, terutama yang menyangkut masalah agama dan politik yang sulit dimengerti umat dapat terjawab memuaskan. Kehadiran KH. Noer Alie dirasakan sebagai pembawa kesejukan dan pelindung umat.
Dipindahkannya Pesantren Bahagia dari kampung Dua Ratus ke Ujung Malang memudahkan KH. Noer Alie dan para guru dalam proses belajar-mengajar. selanjutnya tahun 1962 KH. Noer Alie mendirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Persiapan Madrasah Menengah Attaqwa (SPMMA). Sedangkan untuk pendidikan putri, pada tahun 1964 KH. Noer Alie mendirikan Madrasah al-Baqiyatus-Shalihat.
Tahun 1963 ia nyaris ditangkap, ketika banyaknya tamu dari luar Bekasi yang berkunjung ke kediaman KH. Noer Alie. Kondisi ini dimanipulasi oleh PKI yang membuat isu bahwa tamu yang berkunjung itu adalah anggota DI/TII. Mendengar pengaduan tersebut aparat keamanan segera mengepung Pesantren Attaqwa. KH. Noer Alie pun menyangkal tuduhan itu, dan meminta tentara agar menggeledah. “Sekarang kita geledah kampung ini. Kalau terdapat anggota DI, tembak saya. Tapi kalau nggak dapat, ente yang ana tembak”. Medengar keseriusan dan kebenaran argumentasi KH. Noer Ale, akhirnya pasukan ditarik mundur.
Ketika terjadi peristiwa G30S/PKI meletus, para santri KH. Noer Alie yang tergabung dalam Cabang PII ikut membantu pemberantasan PKI bersama dengan TNI dan generasi muda lainnya. Saat itu juga KH. Noer Alie membagikan fotocopy Hizb Shagir kepada masyarakat Ujung Harapan dan sekitarnya yang harus diamalkan ketika bahaya terjadi.
Melihat kemunduran pesantren-pesantren yang disebabkan karena intervensi pemikiran dan modernisasi sekuler, ataupun karena faktor kiayinya yang banyak meninggalkan pondok pesantren. Maka melalui musyawarah antara para kiai dan ulama pemimpin pondok pesantren di Jawa Barat, yang diadakan di Cianjur 4-6 Maret 1972 (19-21 Muharram 1392 H) sepakat membentuk Badan Kerja Sama Pondok Pesantren (BKSPP) Jawa Barat, dengan KH. Noer Alie sebagai Ketua Umum Majelis Pimpinan BKSPP didampingi KH. Sholeh Iskandar sebagai Ketua Badan Pelaksana BKSPP, KH. Khair Effendi, dan KH. Tubagus Hasan Basri.
Pada tahun 1982-1983 ramai dibicarakan masalah pelarangan jilbab bagi siswi Muslim di SLTP dan SLTA. KH. Noer Alie bersama BKSPP membuat Fatwa Ulama Pondok Pesantren tentang busana Muslimah. KH. Noer Alie juga menentang RUU Perkawinan 1973 yang menyimpang dari ajaran Islam. Pada puncaknya ia kerahkan 1000 orang ulama di Pesantren Asyafi’iyyah Jatiwaringin untuk berbaiat tetap memperjuangkan RUU Perkawinan yang sesuai dengan ajaran Islam. Terkenal pula kegiatannya menentang judi-judi resmi seperti Porkas dan SDSB.
Sebagai upaya menghadapi tantangan zaman, sudah waktuknya tampuk kepemimpinan dilimpahkan kepada para kader yang sudah ditempanya sejak lama. Bersamaan dengan itu nama Yayasan Pembangunan Pemeliharaan dan Pertolongan Islam (P3) juga ikut diganti menjadi Yayasan Attaqwa. Maka KH. Noer Alie yang bertindak sebagai Pendiri dan Pelindung, memilih putra tertuanya, KH. M. Amin Noer, MA, sebagai Ketua Yayasan Attaqwa.
Bersama H. Suko Martono, pejabat Pemerintah Daerah Bekasi, dan tokoh Islam di Bekasi, KH. Noer Alie turut serta membentuk Yayasan Nurul Islam, yang salah satu programnya adalah membangun gedung Islamic Centre Bekasi, yang ide pembangunannya berasal dari KH. Noer Alie.
Dari catatan lain ditemukan bahwa pada tahun 1984 KH Noer Alie kedatangan tamu pakar sejarah dari Belanda yang ditemani oleh seorang penterjemah dari wartawan koran Pelita.
Dari pembicaraan Pakar sejarah dari Belanda tersebut terkuak bahwa KH. Noer Alie, yang oleh penjajah Belanda lebih dikenal sebagai Kolonel Noer Alie. Pakar sejarah dari Belanda itu kagum akan sosok KH. Noer Alie dan berkata:
“Ternyata seorang Kolonel Noer Alie bukan tentara yang gagah perkasa. Penampilan anda begitu bersahaja. Bahkan sangat sederhana. Malah pakai kain dan kopiah putih. Saya takjub dengan jati diri Anda“.
Tatkala benih “perkampungan surga” mulai dirintis, dan tatkala cahaya Islam mulai menunjukkan tanda-tanda kecerahannya, sejak awal Mei 1991 KH. Noer Alie jatuh sakit. Sembilan bulan kemudian, tepatnya pada 29 Januari 1992, KH. Noer Alie wafat, dipanggil Sang Khaliq di rumahnya, di tengah-tengah kompleks Pondok Pesantren Attaqwa Putri yang dirintisnya sejak muda.beliau meninggalkan seorang istri bernama..dan ..anak…serta

BIOGRAFI

Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah

——————————————————————————–
01. NABI MUHAMMAD (570 SM – 632 SM)
Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.
Berasal-usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan menyebarkan salah satu dari agama terbesar di dunia, Agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar.

Sketsa Biografi Kyai Asnawi

Sketsa Biografi Kyai Asnawi
(1861-1959 M/1281-1379 H)
persaingan ekonomi Cina dan Islam, Asnawi tampil dengan tegas bergelut dengan organisasi perekonomian. Yang seperti ini bertujuan agar orang Islam tidak goyah dengan ekonomi atau bisnis versi Islam. Padahal jarang sekali sosok Kyai yang mau terjun di bidang bisnis sebab khawatir dianggap gila harta. Lalu model seperti itu apakah ada keterkaitan antara Asnawi dengan Sunan Kudus?
Sebagaimana ditulis oleh Minan Zuhri bahwa Asnawi merupakan Asnawi merupakan keturunan dari Sunan Kudus yang ke-14 dan keturunan ke-5 dari KH. Ahmad Mutamakin Wali di zaman Sultan Agung Mataram dimakamkan di Kajen Margoyoso Pati. WaPada kisaran tahun 1861 M (1281 H) di daerah Damaran lahir seorang jabang bayi yang diberi nama Raden Ahmad Syamsyi.Putra dari pasangan H. Abdullah Husnin dan Raden Sarbinah ini lahir di sebuah rumah milik Mbah Sulangsih. Kelahiran anak pertama bagi sepasang keluarga baru menjadi satu keharuan dan dambaan yang sangat tiada nilainya. Apalagi bayi itu laki-laki yang telah diharap dapat melanjutkan kiprah orang tua. Rasa syukur yang dirasakan tidak sekedar diucapkan. semuanya sebagai bukti terima kasih pada sang pencipta alam atas anugerahnya.
Tempat tinggal mbah Sulangm begitu ia akrab disapa menjadi ramai didatangi oleh sanak saudara dan tetangga sekitar lantaran kelahiran anak mbarep. Sudah menjadi tradisi masyarakat Kudus Kulon, setiap ada babaran(melahirkan bayi), tetangga ikut merasakan bahagia dengan menjenguk ibu dan anak yang dilahirkan. Tradisi semacam ini sudah dimulai semenjak nenek moyang. Kedatangan tamu untuk menengok bayi biasanya diikuti dengan tentengan(bawaan) berupa gula, teh dan kebutuhan dapur lainnya. setelah mereka pulang, tuan rumah juga membalasnya dengan hadiah berupa makanan, masyarakat menyebut dengan balen.
Tanggal dan bulan yang pasti kelahirannya tidak diketahui, yang jelas hari lahirnya adalah seingat KH. Minan Zuhri adalah Jum’at Pon. H. Abdullah Husnin terkenal seorang pedagang konfeksi yang tergolong besar. Memang sudah menjadi hal yang lumrah, rata-rata penduduk di desa ini mempunyai penggautan(kerja) di bidang konfeksi. Mata pencaharian konfeksi sampai sekarang juga masih banyak ditekuni penduduk Damaran. Potensi ekonomi masyarakatnya mengandalkan kreatifitas memproduksi kain menjadi pakain, kerudung, rukuh, dan lain sebagainya.

sejarah peradapan islam

PENDAHULUAN
BAB I
A.Latar belakang
Jauh sebelum Eropa terbuka matanya mencari dunia baru, warga pribumi Nusantara hidup dalam kedamaian. Situasi ini berubah drastis saat orang-orang Eropa mulai berdatangan dengan dalih berdagang, namun membawa pasukan tempur lengkap dengan senjatanya. Hal yang ironis, tokoh yang menggerakkan roda sejarah dunia masuk ke dalam kubangan darah adalah dua orang Paus yang berbeda. Pertama, Paus Urbanus II, yang mengobarkan perang salib untuk merebut Yerusalem dalam Konsili Clermont tahun 1096. Dan yang kedua, Paus Alexander VI.
Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini. Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara. Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah.
Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun. Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya. Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara Indonesia. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.
Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi. Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru—kini disebut Benua Amerika—kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis. Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda.
B.Ruang lingkup Pembahasan
Perjuangan bangsa Indonesia sejak dulu kala mulai dari merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan tidak terlepas dari peran ulama. Sebagai panutan umat, ulama mempunyai peran strategis dalam membimbing dan mengarahkan umat agar senantiasa menjalani hidup dalam koridor nilai-nilai ke-Illahi-an atau penjaga moral. Ulama juga menjadi pemimpin dalam segala aspek kehidupan atau informal leadher, termasuk dalam kehidupan politik dan kebangsaan.
Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri. Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.
Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan. Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, dan Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini. Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.
1.apa saja peran aktif para pahlawan Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan?
2.Bagaimana peran para ulama' dalam merebut tanah air Indonesia?
3.Apa saja yang dijadikan alat penggerak para pemimpin dalam merebut NKRI?
4.Organisasi apa saja yang dibentuk para ulama' dan para pelopor kemerdekaan?
5.Bagaiman sejarah indonesia terbebas dari penjajahan bangsa Asing?
C. Tujuan Penulisan
Pada masa kini tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan cita-cita para pendahulu dirasa masih sangat berat, tak kalah hebatnya dengan perjuangan yang pernah dilakukan para pendahulu negeri, dan hal itu menjadi tugas dan tanggung jawab semua pihak untuk bahu-membahu yang dilandasi oleh semangat pengorbanan dari para pendahulu.
Berbagai permasalahan yang mendera bangsa Indonesia mulai dari bencana alam hingga permasalahan kompleks lainnya seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, narkoba maupun konflik antar warga dan ancaman disintegrasi, memerlukan pemikiran dan penyelesaian yang bijaksana untuk mengatasinya.
Menteri Sosial mengajak semua pihak, dengan semangat kepahawanan dan wawasan kebangsaan yang telah ditunjukkan oleh para pendahulu negeri, untuk bangkit dan berperan aktif memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan dan bidang tugas masing-masing.
“Dengan dilandasi kesungguhan dan semangat nilai-nilai kepahlawanan serta wawasan kebangsaan, bukanlah hal yang mustahil kita dapat mengatasi segala permasalahan yang menghadang negeri ini dan kita akan dapat bangkit menjadi bangsa yang sejatera, Bersama Membangun Bangsa,” .

Gara – Gara Cinta

Tema : Persahabatan
Judul : Gara – Gara Cinta
Alur Cerita : Alur maju karena urutan cerita ini dengan waktu yang runtut dari awal hingga akhir.
Peristiwa :
 Tempat : Disekolah, Dirumah Putri, Dirumah Neyla, Di Taman Pancasila.
 Kejadian : Seorang cowok yang bernama David dan David adalah cowok
Putri. Putri, Neyla, dan Desi adalah sahabat sejak awal
mereka masuk Sekolah Menengah Pertama Negeri 31 Maluku.
Suatu hari Putri bertengkar hebat dengan Desi sahabatnya
sendiri dan persahabatan kami yang telah berjalan selama
satu tahun telah diambang perpisahan, karena David cowok
Putri suka dengan Desi dan Desi pun suka dengan David, dan
itu membuat Putri kesal dengan sikap Desi. Tapi Neyla
berusaha untuk mengembalikan persahabatan mereka seperti
dulu. Dan usaha Neyla berhasil menyatukan Putri dan Desi.
Akhirnya persahabatan mereka utuh dengan kepergian cinta
David.

Penokohan : Putri Keras kepala, Emosional, Egois, Baik.
Neyla Baik, Pengertian, Suka menolong, Penyabar.
Desi Baik, Rendah hati, Pengertian, Penyabar.
David Penghianat, Pembohong, Rendah hati.
Konflik :
 Sub Konflik : Putri mengetahui isi buku harian Desi yang isinya, kalau
selama ini David suka sama Desi dan diam – diam
ternyata Desi juga menyimpan rasa suka pada David
 Central Konflik : Persahabatan Neyla, Putri, dan Desi diujung perpisahan
karena keegoisan Putri yang tidak mau mendengarkan
penjelasan Desi.
Penyelesaian : Neyla mengumpulkan Desi, Putri dan David di suatu tempat yaitu
taman Pancasila.


artikel drama cinta

TUGAS TEATER (Naskah Drama)





Kerangka Karangan

1. Tema : 1001 Macam Cinta
2. Judul : Cinta Tak Bisa Di Tebak
3. Alur : Alur maju, karena peristiwa-peristiwa yang terjadi di sajikan
Secara berurutan
4. Peristiwa
Tempat : DiSekolah, Di Jalan, Dirumah Refa, Di taman, dan Di Rumah
Sakit
Kejadian : Dua insan yang jatuh cinta pada pandangan pertama. Lalu ada
seorang cowok yang kecewa. Terjadilah pertengkaran
(Penganiyayaan). Setelah lama berpacaran. Diketahui sang
cowok sakit kanker. Dan Meninggal.

5. Penokohan : ~ Refa ~ Riska ~ Edo ~ Ayah Refa
~ Ricky ~ Vina ~ Dimas ~ Bunda Ricky
~ Devan ~ Ajeng ~ Bunda Refa ~ Kakak Ricky

6. Konflik
Sub : ~ Devan mengkroyok ricky sampai masuk Rumah Sakit
~ Ricky Sakit Kanker Otak
~ Ricky meninggal
Central : Ricky meninggalkan refa untuk selamanya

7. Penyelesaian : Setelah ricky meninggal dunia. Devan menepati janjinya yang
akan menjaga refa. Devan dan refa jadian. Mereka
bertunangan, dan Bahagia.













Adegan 1

1. Sarapan pagi bersama keluarga
2. Refa berangkat sekolah
Adegan 2
1. Di sekolah ( Lap.Basket)
2. Ricky tanding basket
3. Bola ricky terlempar ke refa
4. Refa pingsan
5. Di UKS
6. Pulang bersama
Adegan 3
1. Di rumah refa
2. Ricky bertamu
3. Ricky pulang
4. Bunda bercanda dengan refa
5. Refa tersipu malu
Adegan 4
1. Dikantin
2. Refa bercanda dengan teman-temannya ( Riska, Vina dan Ajeng)
3. Devan menghampiri refa
4. Ricky menyapa refa & berbicara padanya
5. Devan kesal
6. Refa dan teman-temannya meninggalkan devan
7. Refa di pojokkan dengan pertanyaan-pertanyaan teman-temannya
Adegan 5
1. Di taman sekolah
2. Refa menunggu ricky
3. Ricky datang menghampiri refa
4. Ricky mengungkapkan perasaannya
5. Refa menerima ricky menjadi cowoknya
6. Mereka jadian dan bahagia bersama
Adegan 6
1. Dirumah
2. Refa mengutarahkan isi hatinya kepada bundanya
Adegan 7
1. Di sekolah
2. Refa dan ricky makan bersama di kantin
3. Sahabat refa dan ricky (Riska, Vina, Ajeng, Edo & Dimas) bergabung bersama mereka
4. Devan berbicara dengan refa
5. Devan tampak kecewa
6. Refa meninggalkan devan
7. Refa berkumpul lagi dengan teman-temannya
8. Pulang sekolah
Adegan 8
1. Devan menunggu ricky di jalan dekat sekolah dengan gengnya
2. Ricky dan teman-temannya datang
3. Devan berbicara dengan ricky
4. Devan dan gengnya mengkroyok ricky
5. Ricky masuk rumah sakit
6. Refa menjenguk ricky
7. Refa pulang bersama edo
Adegan 9 ( Disekolah, jam terakhir)
1. Refa ngobrol dengan teman-temannya
2. Devan menemui refa
3. Refa acuh terhadap devan
4. Devan memaksa berbicara dengan refa
5. Refa pamit pulang
Adegan 10
1. Di rumah sakit
2. Refa menyuapi ricky
3. Ricky bersiap-siap pulang
4. Ricky pulang bersama refa dan teman-temannya
Adegan 11
1. Ricky menelpon refa
Adegan 12
1. Di sekolah
2. Refa dan ricky bertemu dengan devan
3. Mereka adu mulut
4. Dimas menghentikan pertikaian
5. Ke kelas ricky
Beberapa bulan kemudian
Adegan 13
1. Pulang sekolah
2. Ricky mengajak refa keluar (Berjanjian)
3. Refa pulang
Adegan 14
1. Dirumah refa
2. Bertemu dan pamit dengan bunda refa
3. Mereka berangkat
Adegan 15
1. Ditaman
2. Bermesra-mesraan
3. Ricky sakit
4. Mereka pulang
Adegan 16
1. Disekolah
2. Refa mencari ricky di temannya (Edo & Dimas)
3. Ricky tidak masuk sekolah
4. Refa di telepon keluarganya ricky
5. Refa dan sahabat-sahabatnya mendengar Ricky di rumah sakit
Adegan 17
1. Dirumah sakit
2. Refa berbicara dengan ricky sambil menangis
3. Refa dan teman - temannya pamit pulang
Beberapa hari setelah ricky di rumah sakit
Adegan 18
1. Di rumah refa
2. Makan malam dengan ayah dan bunda
3. Refa ke kamar mengakhiri makan malamnya
4. Bunda menyusul dan menenangkan refa
5. Refa menangis di pelukan bundanya
6. Tidur
Adegan 19
1. Di sekolah
2. Teman-temannya meringankan beban perasaan refa
3. Pulang sekolah berjalan dengan teman-temannya
4. Devan menemui refa
5. Devan menenangkan hati refa dan minta ma’af
Adegan 20
1. Dijalan
2. Kakak ricky menelpon refa
3. Mereka menuju ke rumah sakit
Adegan 21
1. Di rumah sakit
2. Refa menangis melihat ricky
3. Ricky berbicara dengan refa dan devan
4. Ricky menghembuskan nafas terakhir
5. Refa histeris
6. Devan menenangkan refa
7. Refa di tenangkan bunda ricky
Beberapa bulan setelah kematian ricky, refa dan devan jadian. Mereka bahagia, walaupun masih ada nama ricky… Lulus SMA Mereka bertunangan.

















Cinta Tak Bisa Di Tebak

Waktu menunjukkan pukul 06.20, Refa yang merupakan anak tunggal dari Tn.Andre dan Ny.Astutik sedang bersiap-siap menuju sekolahnya di SMA II Khatolik. Gadis manis dan manja ini dengan santainya menyiapkan buku pelajaran yang sudah di jadwalkan pada hari ini. Kemudian dia sarapan bersama ayah bundanya. . .
Refa : “Pagi yah, bunda…”
Bunda : “Pagi sayang… Ini buruan di makan, Ntar telat…”
Refa : “Siiip bunda (Sambil makan makanannya),,
Ayah, tambah uang jajan yach yah? Refa mau jalan-jalan ama temen-temen
refa… Boleh yach yah?? yach? yach? yach? (Dengan manjanya) ”
Bunda : “Refa, emang uang yang kemaren bunda kasih masih kurang yach???”
Ayah : “Uda lah bunda,, ama anak ndiri!
Ney kamu bawah…” ( Sambil menyodorkan beberapa uang ke refa)
Refa : “Horeeeeeeeee… Ayah baik deh… (Mencium pipi ayah dan bundanya)
Refa berangkat yach yah, bun…
Assalamu’alaikum…”
Ayah & Bunda: “Wallaikumsalam…”
Bunda : “Hati-hati sayang…”

***

Di sekolah! siang hari itu refa, riska, vina dan ajeng melihat pertandingan basket…
Dari sudut-sudut lapangan terdengar teriakan cewe-cewe yang mengidolakan ricky… salah satu pemain basket itu.,
Vina : “Itu cowo keren banged yach? Uchhhh. . .” (Dengan nada mandja)
Ajeng : (Menunjuk arah ricky) “Ituch…?Tuch sih ricky anak IPA 2…
Tuch coba leat, banyak yang mengagumi kan??”
Refa : “Aphaan sih, Biasa adja. . .”
Vina : “Kerend tauch,,”
Refa : “Enggag. . .”

Tag di sangka, Jedhug… Bola terlempar ke kepala refa… Dan. . .
Refa : “Ach…” ( Memegang kepalanya)
Riska & Ajeng : “Refa. . .”
Vina : “Haduwh…”
Ricky : “Aduch, gimana ney????”

Refa pingsan, ricky (sang pemilik tembakan bola itu) membawa refa ke UKS…
Riska : “Bawa ke UKS dong ky!”
Ricky : (Muka panik) “iyach… iyach…”

Sesampainya di UKS, refa sadarkan diri. . .
Refa : “Auch…”
Riska : “Refa, akhirnya kamu sadar. . . Kamu gag phapa kand?”
Refa : “Aku gag phapa ris, vina ma ajeng kemana?”
Riska : “Mereka tadi titip salam, ma’af soalnya gag bisa nemenin kamu… Re, aku
duluan yach?”
Refa : “Lah terus aku ma siapa ris??”
Riska : (Menunjuk ricky) “Tuch. . .
Udah yach cinta, Cepet sembuh. . .”
Refa : (Tersenyum)…
Riska : “Balik yach rick?”
Ricky : “Iyach ris…
(lalu menghampiri refa)
Hae, gimana keadaan kamu…” ( sapanya)
Refa : (Mencoba tuk duduk) “Aku gag papa kug…”
Ricky : “Aku minta ma’af yach…”
Refa : “Iyach ky, aku gag phapa. . .”
Ricky : “Aku antar kamu pulang yach?”
Refa : “Gag usah lah rick, aku gag mau ngerepotin kamu. . .”
Ricky : “Gag ngerepotin kug re, ayolah… sebagai tanda ma’afku ma kamu…”
Refa : “Iyach deh… Makasi yach?”
Ricky : “Yach sama-sama. . .”

***

Sesampainya di rumah,refa mengajak ricky masuk dan berkenalan dengan bunda refa. Bunda refa pun menyambutnya dengan senang hati. Karena ricky sangat sopan dan baik…

Refa : “Masuk duluw yug??”
Ricky : “Gag phapa ney??”

Refa : “Sapha yang nglarang? Udah ayug. . . ( Menarik tangan Ricky)
Assalamu’alaikum bunda…”
Bunda : (Membuka Pintu) “Wallaikumsalam…
Eh Siapa ini? Ayo masuk nak. . .”
Ricky : “Makasih tante, kenalkan nama saya Ricky. . . Temennya refa tante,”
Bunda : “Ouw.. Duduk duluw nak ricky! Tante bikinin minum duluw ea. . .”
Ricky : “Iya makasih tante.,
Re, ternyata bunda kamu baik yach?? Aku tadi sempet grogi…”
Refa : “Hahaha. . . Amuw ada-ada aja rick,! Bunda emang bunda yang puwaaling
baek di dunia ney… walaupun agak bawel sih…” (Sambil tersenyum pada
ricky)
Bunda : “Ini nak ricky, di minum yach? Tante masuk kedalam duluw …”
Ricky : “Iyach tante makasih. . .”
Refa : “Makasih bunda…”
Bunda : (Tersenyum)

Gag disadari, matahari semakin sembunyi. Haripun hampir gelap. . .

Ricky : “Re, da sore ney. . . Aku pamit pulang yach? Panggilin bunda kamu.,”
Refa : “Siiip boz… hemb. . . Bunda, ricky pamit ney?”
Bunda : “Kok buru-buru nak ricky?”
Ricky : “Iyach tante, udah sore. . . Mari re!
Assalamualaikum…”
Refa & Bunda : “Wallaikumsalam. . .”

Refa senyum-senyum sendiri…

Bunda : “Aduch anak bunda, lagi jatuh cinta yach?”
Refa : “Aphaan sih bunda. . .” (tersipu malu)
Bunda : “Udah, mandi sana…”

***

Esok harinya, refa dan teman-temannya age ngerumpi di kantin…
Mereka memojokan refa dengan bercandaannya. . .

Ajeng : “Uch.. senangnya yang di anterin ricky?”
Vina : “Kathanya marend gag mau jeng…”

Hahaha, merekapun tertawa bersama-sama. Dan refa malu-malu. . .

Refa : “Ich aphaan sih kaliand. . . Kayag bunda adja, Bawel…”
Riska : “Refa, refa… Keleatan banged low aghe jatuh cintha ma ricky!”
Refa : “Udah dech ach. . .”
Devan : “Hae re,,,”
Refa : “Eh devan, duduk yug…”
Devan : “Thankz, Gag ganggu kan?”
Refa : “Gag kug… gag pesen minum?”
Devan : “Gag usah deh re, aku bentar doang kog…”
Refa : “Oh githu…”
Ricky : “Refa, Gmn keadaannya?”
Refa : “Ricky, udah baikan kug rick… gag gabung?”
Ricky : “Gag deh makasih, Ntar pulang sekolah ketaman yach?”
Refa : “Boleh dech. . .”
Ricky : “Okey aku tunggu, aku balik duluw re… Ayo semuanya. . .”
Refa : “Iyach ky…”
Vina,Ajg,Rska : “Dach ricky. . . Hahaha” (tertawa bersama)
Devan : “Dia siapa re? ?”
Refa : “Cuma temen kug dev. . .” (Berusaha menutupi perasaannya untuk menjaga
hati devan, ketua osis yang cakep dan di sukainya itu)
Devan : “Temen pa demen?”
Refa : “Cuma temen devan, , , terserah dech low gag percaya. Ke kelas yug guys??”
Rska, Vna,Ajg : “Ayug… Dach Devan…” (dengan kompaknya Sambil meninggalkan devan)
Ajeng : “Kamu sebenernya pilih siapa sih re?”
Refa : “Yang ngungkapin perasaannya duluan…”
Vina : “Devan kan da pernah. . .”
Refa : “Iyach sih,, tapi kan kamu tau dia banyak yang suka. Jadi aku tunggu duluw
ama liat usahanya. . .”
Riska : “Low Ntar ricky nembak kamu, ,”
Refa : “Aphaan sih, gag mungkin lah. .”

***
Pulang sekolah, refa berpisah dengan teman-temannya untuk menemui ricky di taman. Hati bertanya-tanya apa yang akan di lakukan ricky. . . Tak lama kemudian ricky pun datang dan. . .

Refa : “Ricky lama banged sih… dia mau ngapain sih? Apa jangan-jangan benar kata
riska… Aduh gimana ney?” (Gumamnya sendirian)
Ricky : “Re. . .” (sapanya datar)
Refa : “Uch lama banged sih…” (cemberut)
Ricky : “Ma’af refa… senyum dong…”
Refa : “Yach uda lah… Mau ngapain sih kita?”
Ricky : “Aku cuma pengen ngobrol-ngobrol aja ma kamu,”
Refa : “Jiach gag penting banged sih…”
Ricky : “Di penting-pentingin lah re…”

Mereka bercanda bersama-sama. Sampai akhirnya ricky mengucapkan sesuatu yang sedari tadi sudah ada di pikirannya. . .

Ricky : “Re…”
Refa : “Iya rick,” (sembari tersenyum)
Ricky : “Mungkin ney terlalu cepat, tapi aku gag bisa ngilangin perasaan ini… Aku
jatuh cinta ma kamu pada pandangan pertama. . . Kamu mau gag jadi cewek
aku.?”
Refa : (Terdiam dan berfikir) “Emb…”
Ricky : “Kalau gag mau gag papa kug re… Mungkin ney terlalu cepat buat kamu…”
Refa : “Gag kog rick, aku juga punya rasa itu…”
Ricky : “Jadi…”
Refa : “Aku mau jadi cewek kamu…”
Ricky : (Tersenyum bahagia) “Makasih yach??
Aku sayang ma kamu re,,”
Refa : “Aku juga sayang ma akamu rick…”

Mereka pun berpelukan…

***

Sesampainya dirumah, refa senyum-senyum sendiri. Bundanya penasaran kenapa refa seperti itu. Bunda menggoda refa,,, akhirnya refa menceritakan apa yang terjadi dengan dirinya…

Refa : “Assalamuakaikum bunda,,,” (mencim tangan bunda dan senyum-senyum)
Bunda : “Wallaikumsalam… Anak bunda kenapa senyum-senyum…”
Refa : (tersenyum) “Gag phapa bunda, ,”
Bunda : “Ada apa sih re? Coba crita dong ama bunda…”
(mengajak refa duduk di ruang tamu)
Refa : “Bunda, ricky itu gimana menurut bunda?”
Bunda : “Ricky, Dia sopan , baik, anak nya juga gag sombong…”
Refa : (memotong pembicaraan bunda) “Bunda suka gag??”
Bunda : “Bunda sangat suka, Kamu suka ricky yach nak?”
Refa : “Tadi ricky nembak refa bunda…” (senyum-senyum)
Bunda : “Oh yach? terus kamu gimana?”
Refa : “Refa terima dia bunda! menurut bunda, apa yang refa lakuin tadi bener
gag?”
Bunda : “Enggag kog sayang… Dia baik buat kamu,,”
Refa : (Tersenyum pada bunda) “Emang iyach bunda?”
Bunda : “Iyach sayang…”
Refa : “Iyach udah dech, refa ke kamar duluw yach Bunda…”
Bunda : (menganggukkan kepala)…

***

ESOK harinya, jam terakhirr. refa dan ricky pergi ke kantin untuk menghabiskan waktunya di sekolah... Mereka terlihat mesra dengan suap-suapan. Sahabat-sahabatnya refa dan ricky menghampiri meja refa dan ricky… merekapun bergabung. Dan bercanda bersama-sama…

Refa : “Ney sayang,, Buka mulutnya?”
(Mengulurkan tangan yang terdapat satu potong keripik kentang)
Ricky : (Membuka mulutnya dan menyantap keripik itu)… “Makasih sayang…”
Rsk, Vn, Ajg : (Kompak).. “Uch senangnya…. Hahaha”
Edo, Dimas : “Woe brow, gag bagi-bagi…”
Refa : “Mau??? Tuch Masih banyak…” (Menunjukkan beberapa keripik-keripik yang
Ada di situ)
Edo : “Yech… Bercanda dia..,”
Dimas : “Ada aphaan ney rick.?”
Ajeng : “Iyach ada aphaan sih re.,”
Ricky : “Emb… Kita…”
Vina : “Kita apha…??”
Refa : “Kita udah jadian , , ,” (menatap wajah ricky)
Ricky : (Tersenyum)..,
Riska : “Cie,, Kita dapet makanan gratis ney???”
Ricky : “Ea dech… Pesen adja…”
Semua : “Yech makasih…”
(Sibuk memesan makanan)
Ajeng : “Muga awet yach hubungan kalian!!!<>&%$@”
Edo : “Eh.. Brow, Ntar cabut yug???
Boleh dong re? ? ?” (Ijin refa)
Refa : “Eah dech. . . Tapi jagaen cowokku low. . .”
Edo : “Beres bu bos… haha”

Devan menghampiri refa dan kawan-kawan…

Devan : “Re, aku mau ngomong ma kamu…”
Refa : (Manatap ricky)…
Ricky : (Menganggukkan kapala)…
Refa : “Okey… (Meninggalkan meja)
Ada apa?”
Devan : “Jangan bilang low kamu udah jadian ma ricky…”
Refa : “Low iyach kenapa?”
Devan : (kaget) “Apa?”
Refa : “Ma’afin aku, tapi emang kayag gitu adanya…”
Devan : (Kesal) “Napa kamu nyakitin aku? Kamu tau kan dari duluw hatiku cuma ada
kamu…”
Refa : “Aku tau, tapi aku gag bisa bohongin perasaanku. Ok aku emang pernah suka
ma kamu, tapi setelah aku tau banyak cewek-cewek di sekeliling kamu. Aku
gag percaya kalau kamu tuch setia…”
Devan : “Apa bedanya aku ma ricky, dia juga banyak yang suka…”
Refa : “Aku harap kamu gag usah jelek-jelekin ricky, dia emana banyak yang suka…
Tapi kamu, di cium cewek yang bukan siapa-siapanya itu gag wajar… Sakit
tau gag aku leat itu?” (beranjak dari hadapan devan)
Devan : (Memegang tangan refa & menghentikan langkahnya), “Kamu cemburu…”
Refa : “Ituch duluw…” (Pergi dari devan)

Di meja teman-temannya,

Ajeng : “Napa re? ? ?”
Refa : “Gag papa kug…”
Ricky : “Napa sih yank? Cemberut adja…”

Bel pulang berbunyi,

Refa : “Gag phapa yank… Pulang yug…”
Ricky : “Yaudah, senyum duluw dong!!”
Refa : (tersenyum melihat ricky)…
“Eh guys, kalian gag ama aku…”
Ajeng : “Gag usah dech re,,”
Vina : “Gag mau ganggu pasangan yang age hangat-hangatnya…”
Riska : “Kita duluan yach re…”
Refa : (Tersenyum dan menganggukkan kapala)…
Edo : “Duluan yach brow…”
Ricky : “Okay hati-hati…
Yug yank…”
***

Malam harinya, ricky, edo dan dimas pergi ke tempat biasa mereka nongkrong. Ternyata devan telah menyunsun rencana untuk mengkroyok ricky. . .

Melihat mobil ricky. . .

Devan : “Woe turun loe!!”
Anjar : “Cepet turun…!”

Ricky Turun dari mobil…

Ricky : “Apha-apaan ini??????”
Devan : “Gag usah banyak bacot…”
Edo : “Eh mau apa loe?”
Devan : “Ini pelajaran buat orang yang rebut cowok gue…
Ayog…”

Devan dan teman-temannya mengkroyok ricky… Edo dan dimaspun tak bisa berbuat apha-apa…

Devan : “Udah cukup,, (menghentikan teman-temannya). Ney pelajaran karena loe
udah rebut refa dari gue… Ngerti loe…
Ayo cabut,,” (meninggalkan ricky)
Edo : “Setan loe…
Bangun rick…”
Ricky : “Thankz sob…”
Dimas : “Kita bawah ke rumah sakit aja do, lukanya parah…”
Ricky : “Gag usah brow,,,” (dengan wajah kesakitan)
Edo : “Udah la rick, ayow masuk. . .”

Dirumah sakit,,

Edo : “Aku udah telpon refa rick,, bentar lagi dia kesini…”
Ricky : “Seharusnya kamu gag usah bilang refa do, aku gag mau dia khawatir. . .”

Beberapa saat kemudian, refa datang. . . jegrek,, (suara pintu)

Refa : “Sayang, kamu gag phapa kan?” (membelai wajah ricky)
Kamu kenapa sayang…” (wajah khawatir)
Ricky : “Aku gag phapa sayang… gag usah khawatir…”
Refa : “Gag, aku gag bisa ma’afin diriku ndiri, aku salah yank,, aku yang salah..”
Ricky : “Sayang udah dong yank (memegang tangan refa)… Uda malem yank, kamu
pulang aja yach? Do, anterin refa yach? Ney pake mobilku,,”
Edo : “Oke…”
Refa : “Yaudah dech, aku pulang duluw yach sayang. Jangan lupa makan dan minum
obat… I Love You” (mencium kening ricky)
Ricky : “I Love You too yank…
Ati-ati do…”
Edo : “Berez brow. . .”
***

Besoknya di sekolah, ketika jam pulang sekolah. Refa marasakan sepi disana tanpa ricky. Teman-temannya menenangkan refa. . . Kemudian mereka bersama-sama menuju rumah sakit untuk menjemput ricky.,

Ajeng : “Sabar yach re???”
Vina : “Iya re, Ricky pasti sembuh. . .”
Refa : “Iyach, Makasih yach ? Kalian ntar ikut ke rumah sakit kan?”
Riska : “Iyach re, tenang adja…”
Ajeng : “Devan tuch,,” ( sambil mengalihkan pandangan teman-temannya ke devan). . .
Devan : “Re. . .”
Refa : “Cabut yug,,” (mengajak teman-temannya meninggalkan devan)
Devan : (menarik tangan refa) “Re,, dengerin aku duluw. . .”
Refa : “Kamu masih punya malu yach nampakin muka kamu disini. Udah deh, jauhin
aku. . .” (dengan tegasnya)
Edo : “Ayo re…” (Ajak edo)

Refa dan teman-temannya pergi ke rumah sakit…

***

Sesampainya di rumah sakit, refa bermanja-manja dengan ricky. Dan bercanda dengan teman-temannya. . .

Refa : “Siang sayank…”
Ricky : “Iyach sayank. . .”
Vina : “Hae rick, gimana kabarmuw? ?”
Ricky : “Baek kug vin…
Makasih yack kalian semua dah mau kesini…”
Riska : “Eapz sama-sama rick,”
Refa : “Sayang, kug gag di makan? Aku suapin yach…”
Ricky : “Gag usah dech yank, mau pulang juga…”
Refa : “Ayow lah yank…”
Ricky : “Iyach sayang, eh temen-temen ada buah-buahan tuch di meja. Makan aja…”
Dimas : “Ha Ha, Walaupun sakit tetep baik aja ney anak…” (Bercanda)
Refa : “Ney yank, buka mulutnya!!
Ha’…”
Ricky : “Uda sayang, uda kenyang. . .”

Beberapa saat kemudian. . .

Refa : “Baju-baju kamu dah di siapin kan yank??”
Ricky : “Udah yank, tadi bunda kesini. . .”
Refa : “Do, tolong bawain tasnya yach?” (sambil memberikan tas pada edo)
Edo : “Beres bu bos. . .”

Refa membantu ricky turun dari tempat tidur…

Refa : “Ati-ati yank…”
***

Hari sudah gelap,, refa bersiap untuk ke negeri mimpi… Tapi,
Sumpah mati aku cinta,, cinta kepadaMu… Hp refa berbunyi. Dan ternyata, telepon dari ricky. Segeralah refa mengangkatnya. . .

Refa : “Hallo Assalamualaikum?”
Ricky : “Wallaikumsalam sayank... Lagi apha sayank??”
Refa : “ Mau bobog aja yank, sayank ndiri?”
Ricky : “Aku gi kangen ma sayangku, cintaku, belahan jiwaku. . . hehe”
Refa : “ Gombal… Ada apha yank?”
Ricky : “Kengen yank…”
Refa : “Yaudah deh…”
Ricky : “Yank, aku besok masuk. Mau di jemput ta yank?”
Refa : “Ayank kan belum sembuh benar yank, lusa aja low. . .”
Ricky : “Uda gag papa yank! Gimana yank…”
Refa : “Gag usah deh yank, aku di antar ayah.,.,. Sayank gag boleh bawah mobil
ndiri. Besok bear di jemput edo…”
Ricky : “Aku udah gag papa yank. Jangan terlalu khawatir yank. . .”
Refa : “Enggak, pokoknya di jemput. . .”
Ricky : “Iyach deh, Besok aku telpon dia. Uda malem… Sayank bubug’o…”
Refa : “Hehe, aku emang uda ngantuk yank…”
Ricky : “I LOVE YOU YANK…”
Refa : “I Love You Too…”

Tut… tut… tut… Telepon berakhir.
***

Pagi harinya, Ricky berangkat bersama dimas dan edo… sampai di sekolah, mereka bertemu refa yang duduk sendirian di gazebo depan air mancur sekolah…
Kemudian di susul dengan teman – teman refa…

Ricky : “Hae…” ( Menepuk bahu refa )
Refa : (membalikkan badan)…
Ricky : “Sendirian yank, ,”
Refa : “Iyach yank, tadi berangkat ama ayah. Jadi gag ama temen-temen yank…”
Riska : “Hae semuwa,,”
Refa : “Iya, kalian kug Cuma berdua. Vina mana?”
Ajeng : “Vina sakit re…”
Ricky : “Udah, yug ke kelas…”

Ketika sedang berjalan menuju ruang kelas. Mereka bertemu dengan devan…

Devan : “Ow… Masih hidup loe!!?”
Refa : “Kita gag ada waktu buat ngladenin cowok kayag kamu…”
Devan : “Napa rick, loe diem aja… Bisanya sembunyi di belakang cewek…”
Ricky : “Eh diem yach mulut loe… gua gag pernah cari masalah ma loe. Dan satu lagi,
gua gag pernah takut ma loe…”
Dimas : (menghentikan pertikaian)… “Udah – udah,, ngapain juga kita ladenin. Ayog
kita ke kelas…” (Menarik tangan ricky)
Devan : “Anjing loe semuwa…”
***


HUBUNGAN keduanya pun bahagia. Mereka selalu bersama dalam suka dan duka. Bersenang-senang berdua tanpa harus mengabaikan kewajiban-kewajibannya…
Beberapa bulan kemudian,,,

Dikoridor sekolah menuju parkiran…
Ricky : “sayang. . .”
Refa : “Ea sayang…”
Ricky : “Pulang bareng yug?”
Refa : “Ma’af yank, aku di jemput ayah…”
Ricky : “Yach uda deh, ntar malem jalan yug yank…”
Refa : “Malem minggu,, boleh dech yank… Aku juga bosen yank di rumah. Tapi ijin
bunda duluw yach yank…”
Ricky : “Iyach yank,, Tuch ayah” (menunjukkan ayah refa)…
Refa : “Yaudah aku pulang duluw ya yank…”
***

Pada malam harinya, ricky menjemput refa. Dia bertemu dengan bunda refa dan izin buat keluar. . .

Ricky : “Assalamualaikum…”
Refa : (Dari dalam rumah) “Bunda, ada ricky di luar…”
Bunda Refa : “Iya sayang…
(membuka pintu) Wallaikumsalam… Masuk nak ricky,”
Ricky : (Menciun tangan bunda) “Makasih tante, , Refanya belum siap yach tan?”
Bunda : “Iyach, mungkin bentar age,, ayow duduk duluw.,”
Ricky : “Makasih tante,”

Refa turun dari tangga…

Refa : “Bunda, refa berangkat duluw yach?”
Bunda : “Iya sayang hati – hati. . .”
Refa : “Ayow yank, “
Ricky : “Permisi tante, Assalamualaikum…”
Bunda : “Wallaikumsalam. . .”
***


Beberapa menit kemudian, mereka sampai di taman. Mereka duduk di kursi panjang yang di sekelilingnya terdapat banyak bunga-bunga. . . Ditaman itu suasananya sangat romantis,,,

Ricky : “Sayank…”
Refa : “Iyach yank, dingin yach ternyata. . .”
Ricky : “Masak sih yank. Yank, Aku Cuma pengen kamu taw yank. . .”
Refa : “Tau apa yank.. “
Ricky : “Tau kalau sayangKu jeyekz. . .”
Refa : (sewot) “uch… Kug gitu sih yank?”
Ricky : “Ha ha bercanda sayangku… Aku suka kalau kamu cemberut gini.,”
Refa : “Terusin aja lah. . .”
Ricky : (Sambil memegang tangan refa) “Iya sayang, aku pengen kamu tau kalau aku
cinta banget ma kamu yank… Seumur Hidupku. . .”
Refa : “Masag…” (Nada bercada)
Ricky : “Iya sayank… “
Refa : (memegang tangan ricky) “Aku tau itu sayank, aku juga sayang eN Cinta
banget ma kamu. . .”

Berpelukan. . .

Ricky : “I Love you yank… Forever…”
Refa : “I Love You too yank…”

Beberapa saat dari itu, Ricky merasakan kalau kepalanya sakit. Walaupun ricky berusaha menutupi itu, refa mengetahuinya… Refa sangat cemas dan sedih. . .&^%$^//

Ricky : (memegang kepalanya)…
Refa : “Sayank, kenapa yank??”
Ricky : (Tersenyum pahit) “Gag papa yank…”
Refa : “Jangan b’ongin aku yank…
Kamu kenapa?”
Ricky : “Gag tau yank,, KepalaKu sakit…”
Refa : “Kita pulang yug yank, biar aku yang bawah mobil…”
Ricky : (Menghentikan langkah refa),, “yank???”
Refa : “Knapa yank?”
Ricky : “Aku sayang banged ma kamu yank…”
Refa : (tersenyum) “Aku juga sayang baned ma kamu yank…”

Mereka masuk mobil dan pulang…
***

BESOKNYA di sekolah, refa ke teman-temannya yang sedang berkumpul di depan kelas. Refa mencari ricky di teman-temannya. Ricky tidak masuk sekolah karena semalam dia masuk rumah sakit…

Refa : “Pagi guys…”
Teman-teman : “Pagi non…”
Vina : “Gag ma ricky re?”
Refa : “Loh, emang ricky belum berangkat yach??”
Riska : “Kayagnya, edo tadi Cuma ama dimas deh re. . .”
Refa : “Aku telepon ricky duluw, (Membuka Hape dan mencoba menghubungi ricky)
(Dengan cemasnya) Tuch kan gag aktif…”
Ajeng : “Tenang duluw re, kita ke edo ma dimas aja,,”
Refa : “Iyach , ayow kita ke edo dan dimas…”

Mereka bertemu dengan Edo dan Dimas…

Refa : (Tergesa-gesa) “Hey, ricky mana?”
Edo : “Ricky, kemaren dia bilang kalau hari ini gag masuk… Ada urusan
katanya! Emang dia gag bilang kamu…”
Refa : “Jam rapa dia bilang kamu? Dia gag bilang aku do…”
Edo : “Jam 11 an re,”
Refa : “Aku takut, aku takut ricky knapa-napa..”
Riska : “Ada apa sih re?”
Refa : “Ea, jadi pas kemaren kita jalan… Kepalanya tiba-tiba sakit. Ney tadi aku
telpon, hapenya gag aktif…”(menangis di pelukan riska)
Dimas : “Kamu tenang duluw re, ntar kita kerumah ricky…”

Sumpah mati aku cinta,, cinta kepadaMu…

Refa : “Eh bentar hapeKu… Bundanya ricky..
Assalamualaikum tante,,”
Bunda Ricky : “Wallaikumsalam refa… “
Refa : “Napa yach tante?”
Bunda Ricky : “Ricky di rumah sakit sayang…”
Refa : “Apa? (shock)… Ricky napa tante?”
Bunda Ricky : “Pokoknya kamu kesini sayang, ricky butuh kamu…”
Refa : “Iya tante…”
Bunda Ricky : “Udah gitu aja yach nak… Assalamu’alaikum.”
Refa : “Wallaikumsalam tante…” (mengakhiri teleponnya)

Edo : “Ricky napa re?”
Refa : “Dia masuk rumah sakit…” (Lemas)
Riska : “Yaudah, ntar kita kerumah sakit barengan. Karang kamu tenang duluw ea??
Kekelas yug…”
***
SIANG harinya, mereka berkumpul dan pergi ke rumah sakit bersama. Refa terlihat cemas dan sangat khawatir terhadap ricky. Sampai di rumah sakit, refa sedih melihat orang yang dia sayang terlentang tak berdaya di atas tempat tidur. . . Dia tak henti – hentinya menangis. . .

Membuka pintu…

Refa : “Sayang. . .” (Menghampiri ricky)
Ricky : (senyum) “Iya sayang…”
Refa : “Kamu kenapa sayang? Napa gag ngabarin aku sih yank…” (meneteskan Air
mata)
Ricky : (Mengusap air di pipi refa) “Aku gag phapa sayang??”
Refa : “Jangan tinggalin aku yach yank?”
Ricky : “Aku akan selalu dan selamanya ada di samping kamu yank…”
Dimas : “Kamu sakit apa sih rick?”
Vina : “Kamu tega rick bikin refa cemas, ampeg kayag gitu…”
Ricky : “Hemb…(tertawa sejenak) Iyach, ma’af buat semuanya. Karena aku da
ngerepotin kalian. Khususnya buat cewekku, ma’af yank uda bikin kamu
sedih…Aku gag phapa kug, mungkin kecapekan aja. . .”

Gag terasa, haripun udah mulai gelap… Refa dan teman – temannya beranjak kembali kerumah. Refa meninggalkan ricky. . .

Refa : “Udah sore yank, kita pulang duluw yach yank. . .”
Ricky : “Iyach yank,”
Edo : “balik dulu yach brow?”
Ricky : “Siiip brow…
Kalau ada waktu kesini aja. . .”
Dimas : “Beres. . .”
Refa : “Ya udah sayank, Aku sayang kamu” (mencium kening ricky)…
Ricky : “Aku juga sayang kamu yank… Banget…
Hati – hati yach yank…”
Refa : (Senyum) “Iyach sayank…”
***

Beberapa hari semenjak hari pertama ricky masuk rumah sakit. Ricky belum keluar dari rumah sakit. . . Sampai akhirnya refa mengetahui kalau ricky ternyata menderita sakit kanker otak… Semenjak hari itu, tak ada lagi kebahagiaan buat refa. Dia sangat terpukul dan takut kehilangan ricky. . .

Makan Malam bersama ayah dan bunda refa. . .

Ayah : “Anak ayah kug gag semangat gini sih…”
Refa : (memainkan sendok di piringnya)… “refa gag papa kug yah. . .”
Bunda : “Anak bunda, di makan dong makanannya. . . Biar gag sakit.,”
Refa : “Bunda, ayah, refa ke kamar duluw yach (mengakhiri makan malamnya). . .”
Bunda : “Refa, kog gag di habisin…”
Refa : “Refa males bunda…” (meninggalkan meja makannya)
Ayah : “Bunda, coba bunda liat refa…’’
Bunda : “Iyach yah…”

Refa menangis di kamarnya, dan bunda manghampiri refa…

Bunda : (Mengetok pintu)… “Refa, bunda boleh masuk enggag?’’
Refa : (mengusap air matanya) “Iyach bunda,”
Bunda : (Membelai wajah refa) “Refa, jangan gini dong sayang. . . Refa harus
tegar. Ricky gag boleh liat refa sedih, ricky pasti ikut sedih liat refa kayag
gini. Ntar ricky gag sembuh-sembuh…”
Refa : (Menangis) “Bunda, refa sayang banged ma ricky. Refa gag mau kehilangan
ricky bunda. . . Refa takut bunda, refa takut. . .”
Bunda : (memeluk refa) “Anak bunda harus kuat, yang tegar. Semuanya pasti baik –
baik aja. . . Sekarang, refa istirahat yach. .? Besok harus sekolah…”
(Menidurkan refa dan menyelimutinya)…
Refa : “Makasih yach bunda…”
Bunda : “Iya sayang…’’ (mematikan lampu kamar dan keluar)…

***

Pagi harinya, refa berangkat sekolah dengan wajah yang murung. . . Teman-temannya tidak tega melihat refa seperti itu. Teman – temannya menenangkan refa… Dan devan pun turut menenangkan refa. Dia minta ma’af dengan apa yang pernah dia lakuin… Refa luluh dengan perilaku devan,,, Akhirnya mereka pulang bersama.,

Di meja refa…

Riska : “Cewek, kenapa lage sih. . .”
Refa : (terdiam)…
Vina : “Re, aku ngerti perasaan kamu. Tapi kita semua gag mau liat kamu
sedih terus kayag gini. . .”
Ajeng : “Refa, harusnya kita itu sama – sama berdoa buat ricky… Biar dia cepet
sembuh, ricky pasti sedih liat kamu kaya gini. . .”
Riska : (merangkul refa) “iyach re, semangat dong….”
Refa : (Tersenyum melihat teman-temannya) “Makasih yach, kalian uda baik banged
ama aku… kalian emang sahabat aku yang paling baik…”
Vina : “Sama – sama re, kita kan sahabatan… Harus saling mendukung dong…”

SIANG harinya, bel pulang sekolah berbunyi,,, refa,riska,vina dan ajeng berjalan bersama menuju parkiran… Dan devan menemui refa, dan berbicara ma refa. . .

Ajeng : “Mau kemana ney enaknya??”
Vina : “Ke mall yug…”
Riska : “Boleh juga tuch, ayug re… Bear kamu gag kepikiran terus ma ricky.!!”
Devan : “Re, boleh aku ngomong ma kamu gag?”
Refa : “Iyach, guys aku ma devan aja yach…”
Riska : “Okay deh… Kita cabut duluw yach?”
Refa : “Iyach, Ati-ati…”
Ajeng : “Jagaen sahabatku loh…”(Melirik devan)
Devan : “Iyach iyach…”

Mereka bertiga pun berlalu dari hadapan refa dan devan…

Refa : “Mau ngomong apa dev?”
Devan : “Aku Cuma mau minta ma’af re… Karena aku uda ngelakuin kesalahan yang
gag bisa aku ma’afin ndiri… Aku bener – bener nyesel ngelakuin itu ma
ricky…”
Refa : “Iyach dev, aku udah lupain masalah itu kug! Kamu minta ma’af ma ricky aja
yach…” (dengan lembutnya)
Devan : “Iyach re, ntar aku ke ricky buat minta ma’af, kamu mau nemenin aku kan??”
Refa : “Okay dech, aku ntar juga mau kesana kug…”
Devan : “Kamu mau aku antar pulang?”
Refa : “Tanpa pamrih kan?”
Devan : “Iyach, ney sebagai tanda ma’afku ke kamu…” (senyum-senyum)
Refa : “Okey, thanks sebelumnya…”
Devan : “Thanks??? Biasa aja dong re…” (merusak poni refa seperti apa yang pernah
mereka lakukan dahulu ketika bercanda)
Refa : (tersenyum pada devan)…
***

Ketika di perjalanan. Devan dan refa bercanda-canda, tiban- tiba hape refa bergetar… Tergesa-gesa dia mengambil hape dari tas berwarna pink itu… Segeralah refa mengangkatnya, , , setelah mengangkat telpon tersebut, refa dan devan buru-buru ke rumah sakit…

Devan : “Aku seneng kamu uda ma’afin aku re…”
Refa : “Devan, udah lah…
(Hape bergetar) Bentar yach, aku angkat duluw. . .”
Devan : “Iyach,,”(Katanya datar)

Refa : “Assalamualaikum…”
Kakak Ricky : “Wallaikumsalam, refa ney kakaknya ricky…”
Refa : “Oh iya, ada apa yach kak?”
Kakak Ricky : “Ricky mau ketemu kamu re, kamu bisa kesini??”
Refa : “Aku ntar kesitu kog kak, ricky knapa yach kak? Ricky gag papa kan
kak?” (panik)
Kakak Ricky : “Jangan khawatir refa, ricky baek-baek aja. Dia Cuma pengen ketemu
kamu…”
Refa : “Iyach kak, aku kesana karang…”
Kakak Ricky : “Makasih yach refa, Assalamualaikum…”
Refa : “Wallaikumsalam…”

Devan : “Ricky napa re?”
Refa : “Aku gag tau, kita ke rumah sakit yach dev…”
Devan : “Okey okey…”

Buru-buru mereka pergi ke rumah sakit. . .
***

Gag lama kemudian, refa dan devan sampai di rumah sakit. Refa buru-buru pergi ke ruang rawat ricky, Refa menangis semenjak masuk ruang ICU tersebut, setelah ricky berbiara dengan refa dan devan. Ricky menutup matanya untuk selamanya. Di ruang itu refa menangis histeris. Devan dan bunda ricky mencoba menenangkan refa, sementara dokter dan suster-suster melepaskan alat-alat medis yang di gunakan oleh ricky…

Refa : (Menghampiri dan memegang tangan ricky) “Sayang… Kamu gag phapa kan?”
(Air matanya menetes)…
Ricky : “Aku gag papa sayang…” (katanya lembut)
Refa : “Jangan tinggalin aku yach yank, ,”
Ricky : (Tersenyum pada refa)…
“Van??’’ (memanggil devan)
Devan : “Iyach rick, rick aku minta ma’af banged yach… Aku uda pernah nyakitin
kamu. Aku bener-bener nyesel rick…”
Ricky : “Aku tau van,, aku tau kamu kayag gitu karena sayang banged ma refa…
Van, mungkin uda saatnya aku ngomong ini… Aku nitip refa ke kamu yach
van? Aku Cuma percaya ma kamu, cowok yang sayang banged ma refa selain
aku…”
Refa : “Sayang, kamu ngomong apaan sih… Aku milik kamu, eN kamu Cuma milik
aku…”
Ricky : ‘’Sayang, aku tau apa yang harus aku lakuin, aku sayang banget ma kamu… Ini
yang terbaik buat kamu yank…”
Devan : “Rick,”
Ricky : “Devan, (menghentikan pembicaraan devan). Aku sayang banged ma refa, aku
tau dia milikku selamanya… Dia yang terindah buat aku, tapi refa bukan
seseorang yang bakal mendampingi aku selamanya… Dia berhak mendapat yang lebih baik dari aku. Aku mau kamu yang jadi penggantiku van… Kamu mau kan jaga refa buat aku?”
Refa : (menangis) “Jangan tinggalin aku yank…”
Ricky : (memegang tangan refa) “Aku sayang banged ma kamu yank.. Jangan nagis
lage yach…”(mengusap air mata refa)
Refa : (tetap menangis) “yank… jangan tinggalin aku…”
Ricky : “Gimana van?”
Devan : “Ok, aku bakal jaga refa buat kamu. Menyayangi dia dan gag kan nyakitin
dia…”
Ricky : “Thanks banged van… “
“Re, aku sayang banged ma kamu. . .” (perlahan – lahan ricky menutup
matanya)
Refa : “Ricky… (beteriak dan menangis)
Bangun ricky, bangun…”

Devan memeluk refa dan menenangkannya)…
Defan : “Udah re, uda…”
Refa : (menangis di pelukan devan) “Aku sayang banget ma ricky dev… Aku sayang
banget…”
Bunda Ricky : “Udah sayang, kamu iklasin ricky yach??
Biar dia tenang di sana…”
Refa : “Aku sayang ricky bunda, “
Bunda Ricky : “Udah sayang, Dev anterin refa pulang yach,,, Biar dia tenang...”
Refa : “Enggag bunda, aku mau nemenin ricky buat terakhir kalinya…”
(Menangis di samping ricky yang pelalatannya medisnya sedang di lepaskan
Oleh dokter dan suster)
***
Beberapa bulan setelah kematian ricky, refa dan devan jadian. Mereka bahagia, sering kali mereka berziarah ke makam ricky. Mereka saling menjaga komitmen. Walaupun banyak yang mengagumi devan. Sesekali aja refa marah, selebihnya refa percaya ma devan. Setelah mereka lulus SMA, Mereka bertunangan… Semua pihak keluarga sangat senang dan berharap, kebahagian selalu menyertai devan dan refa. . .

AGROWISATA

HALAMAN PENGESAHAN


Laporan Karya Wisata Di Kebun Raya Purwodadi Pasuruan Dan Agro Wisata Batu Malang Ini Selesai ………………………………….2010

Di Setujui Oleh :

Pembimbing Wali Kelas



Mengetahui,








                                    PENDAHULUAN 

1.1 Latar Belakang Kegiatan Karya Wisata
Dengan digunakan sistem belajar KTSP murid-murid harus bisa belajar dengan sendiri dan menambah pengetahuan yang terdapat diluar sekolah, sehingga sekolah mengadakan kegiatan karya wisata di Kebun Raya Purwodadi dan Agro Wisata Batu Malang.
Karya wisata ini dapat dilakukan menambah ilmu pengetahuan dan wawasan diluar sekolah dan untuk mempelajari benda-benda bersejarah dan mengenal teknologi baru di objek wisata yang kita kunjungi.
Dengan mengadakan karya wisata tersebut banyak manfaatnya yang dapat kita ambil, mulai dari kita mengetahui sejarahnya, keindahan dan fungsi dari tempat-tempat wisata tersebut.
1.2 Tujuan
1.2.1 Melatih siswa berfikir secara kritis
1.2.2 Melatih kreatifitas dalam belajar
1.2.3 Melatih kemandirian dalam belajar
1.2.4 Melatih kekompakan kelompok 1
1.2.5 Belajar sambil berwisata
1.2.6 Lebih mendekatkan diri kepada alam sekitar
1.2.7 Lebih mengenal berbagai teknologi dalam pembelajaran
1.3 Ruang lingkup
1.3.1 Kebun Raya Purwodadi
1.3.1.1 Sejarah berdirinya Kebun Raya Purwodadi
1.3.1.2 Visi &misi
1.3.1.3 Tujuan
1.3.1.4 Jenis-jenis tanaman koleksi Kebun Raya Purwodadi
1.3.1.5 Budi daya tanaman koleksi
1.3.2 Agro wisata
1.3.2.1 Sejarah berdirinya Agro Wisata
1.3.2.2 Visi & misi
1.3.2.3 Tujuan
1.3.2.4 Jenis-jenis tanaman koleksi Agro Wisata
1.3.2.5 Budidaya tanaman koleksi Agro Wisata
1.3.2.6 Pengelolahan
1.3.2.7 Pemasaran
1.4 Metode
1.4.1 Metode Wawancara
Dengan metode ini siswa dapat mewawancarai nara sumber atau orang yang sudah lama berkecimpung dalam bidang tersebut sesuai kemampuannya.
1.4.2 Metode refrensi / panduan
Dengan metode ini siswa selain mendapat informasi dari berbagai metode sebelumnya, metode ini juga membantu siswa dalam pembuatan laporan yang dijadikan buku panduan antara lain : buku paket, brosur, internet / website.
1.4.3 Metode diskusi
Dengan metode ini siswa selain mendapat informasi dari berbagai objek, kita dapat bertukar pikiran dan melengkapi kekurangan dalam proses belajar di Kebun Raya Purwodadi dan Agro Wisata.





2.1.5 Budidaya Tanaman Koleksi
 Koleksi Anggrek
Ditempatkan di rumah kaca yang kondisinya disesuaikan dengan habitat alaminya. Ada sekitar 2,344 spesimen anggrek alam yang terdiri atas 319 jenis, 69 marga, dan 277 spesimen sekitar 7 jenis merupakan anggrek endimin c Jawa Timur seperti Appendicula imri cata , den drobium circuanom , paphiopeclilam glaucophyllum ( anggrek selop ) dan lain-lain. Sedangkan yang terancam keberadaannya di alam antara lain Ascocentrum miniatum palaenopsis amabius ( anggrek bulan ), coelogyne pandurata ( anggrek hitam ), asal Kalimantan dan lain-lain.
 Koleksi Palem
Palem termasuk dalam family Arecaceae dan merupakan jenis-jenis tertua yang telah di jumpai sejak zaman cretaceus, kurang lebih 120 juta tahun yang lalu, Arecaceae sangat menarik dari segi botani, keindahan bentuknya, keanekaragaman jenis dan kegunaannya. Family Arecaceae di dunia diperkirakan 200-300 genus dan sekitar 2000-3000 jenis tersebar di daerah tropis dan sub tropis. Indonesia merupakan palem endemic (LBN – LIPI 1978, Witono 1998, Sharma 2002, Chin 2003 )
 Koleksi Bambu
Sekitar 30 jenis bambu telah di koleksi Kebun Raya Purwodadi, 16 jenis berasal dari Jawa, 2 jenis dari Maluku, 2 jenis dari Sulawesi dan 10 jenis dari beberapa Negara Asia ( China, Jepang, Thailand, India dan Birma ). Gigantochloaapus ( pring apus ) sering dipergunakan untuk mebel, kerajinan atau rumah, dendrocalamus asper ( pring petung ) rebungnya untuk dimakan, dan schizostacqum silicatum ( bambu waluh ) untuk seruling.
 Koleksi Paku
Koleksi paku ditata dibawah pepohonan besar dan rindang, karena kelompok tumbuhan ini menyukai tempat rindang dan lembab. Koleksinya mencapai 60 jenis dari 36 marga dan 21 suku. Diantaranya paku sarang burung (asplentum nidus ), suplrr ( adiantum sp ), hata ( lygodrum arannatum ) dan paku tanduk rusa atau simbar menjangan ( platycerium coronarium ). Ada beberapa koleksi tumbuhan paku bermanfaat lainnya, seperti paku sayur ( athyriumesculentum ) yang dapat dimakan tunasnya, asplenium sp dan andiantum sp sebagai tanaman hias, pakuekor kuda equisetum alebile sebagai bahan pengobatan, lyathea contaminans sebagai bahan media tumbuh anggrek, dan hata lygodium circinnatum sebagai bahan kerajinan.
 Koleksi Obat-obatan
Terletak dipetak xlv G dan v a , di tata sedemikian rupa hingga berfungsi sebagai tanaman yang menarik untuk dinikmati, diantara koleksinya adalah pace ( marinda citrifolia ), buahnya untuk obat batuk dan tekanan darah tinggi, daun ungu ( graptopyltum pictum ), daunnya untuk obat wasir, widoro upas ( merremia mammosa ), umbinya untuk obat kecing manis, sembung ( blumea balsami fara ), daunnya untuk obat asma, sakit jantung, wudani ( Qulisqualis indica ) daunnya untuk obat cacing dan lain-lainnya.
 Koleksi Polong-polongan
Digolongkan menjadi 3 suku yaitu mimosacea, saesalpiniacae, dan papilionaceae. Ada 157 jenis dari 70 marga yang termasuk dalam suku-suku tersebut. Beberapa jenis polong-polongan dimanfaatkan sebagai tanaman hias seperti jenis-jenis dari marga ambersha, brownea, cassia, senna, dan saraca. Selain itu, berbagai jenis dimanfaatkan juga kayunya untuk bangunan seperti sonokeling ( dalbergia latifolia ) dan wangkal ( albizia procera ), tanaman penghijau dan tepi jalan seperti ang sana ( pterocarpus indicus ). Akasia ( acacia auriculiformis ) dan soga ( peltophorum pterocarpum ). Ada pula yang dimanfaatkan sebagai tanaman obat seperti johar ( senna siamea ), kedawung ( parkia timuriana ) dadap sep ( erythrina subumbrans ), dan dadap ayam ( erythrina oreantalis ).
2.2 Agro Wisata Batu Malang
2.2.1 Sejarah berdirinya Agro Wisata
Didirikan pada tanggal 29 Mei 1992 oleh Edi Antono. Agro Wisata ini terletak di lereng utara bukit Panderman Kec. Batu Kab. Malang. Ketinggian Agro Wisata Batu Malang 900 – 1200 meter diatas permukaan laut dengan curah hujan 1000 – 2600 ml pertahun. Suhunya berkisar 16 – 27°C dan luasnya ± 65 hektar. Lokasi kebun apel berada dijalan Abdul Gani atas, kawasan ini merupakan perpaduan antara wisata apel dan hotel serta penginapan semacam bungalow mini berdinding kayu sebagai tempat peristirahatan keluarga dengan suguhan panorama alam yang indah disekelilingnya sehingga mudah bagi wisatawan yang dating dari luar kota untuk menginap.
Untuk memasuki area kebun apel seluas 10 hektar, pihak pengelola menyediakan seorang pemandu. Disini tersedia 6 paket wisata kebun yang bisa dipilih, paket 1 @ Rp. 7.500,00 dengan rombongan minimal 20 orang akan memperoleh fasilitas berupa petik 2 buah apel dan memperoleh sari buah apel.
Paket-paket selanjutnya dengan biaya berbeda untuk dewasa dan anak dengan fasilitas tetap berwisata dan memetik 2 buah apel dan memperoleh sari buah apel serta fasilitas tambahan tergantung jenis paket yang diambil.
Kebun apel disini tidak mengenal musim karena diatur per blok agar tetap produktif. Ada 3 jenis apel yang ditanam yaitu Rome Beauty, Apel Ana dan Apel Manalagi.
2.2.2 Visi dan misi
Visi
Menjadi penghasil buah apel terbaik dan berkualitas di Malang, menjadikan pelayanan yang terbaik untuk wisata.
Misi
Membudidayakan, penelitian, pendidikan, wisata serta apresiasi masyarakat terhadap Agro Wisata.
2.2.3 Tujuan dan Fungsi
Tujuan
- Membudidayakan buah apel
- Memproduksi buah apel yang baik
- Membudidayakan semua tanaman yang ada di Agro Wisata
- Memberi pelayanan yang menyenangkan dengan memetik buah apel
Fungsi
- Sebagai tempat membudidayakan buah apel
- Menyediakan tempat wisata di alam terbuka
- Menyediakan fasilitas pendidikan
2.2.4 Jenis-jenis tanaman koleksi Agro Wisata
1. Tanaman Apel
 Apel Rome Beauty
Ciri-ciri :
- Berwarna dominan merah sedikit warna kuning hujau
- Buahnya bulat
- Rasanya asam manis
- Daging buah agak keras

 Apel Anna
Ciri-ciri :
- Buahnya loncong
- Berwarna merah hijau kuning
- Rasanya asam
- Daging buah renyah

 Apel Manalagi
Ciri-ciri :
- Berwarna hijau kekuningan
- Buahnya bulat
- Rasanya manis
- Daging buahnya keras namun garing
2.2.5 Budidaya
Penanaman dilakukan dengan 3 cara yaitu dengan pembibitan yang membutuhkan waktu selama 2 tahun, stek batang dimana batang anakan diambil dari pohon apel luar ( jenisnya sembarang ), dan akulasi yang ditempelkan dari pohon yang sedang berbuah, salah satu perawatan terhadap pohon apel adalah penelungan.
Gunanya untuk merangsang pertumbuhan mata tunas, memperlambat pertumbuhan pohon agar tidak tinggi dan agar semua batang / cabang memperoleh sinar matahari secara merata. Untuk mempercepat pembuahan daun harus dirompes ( digugurkan ) secara buatan dengan tangan yang dipetik setelah panen. Dalam jangka waktu satu bulan akan tumbuh bunga lagi.
2.2.6 Pengelolahan
2.2.6.1 Pengelolahan Lahan
Pengelolahan lahan Agro Wisata dimulai dari lahan yang sempit yaitu untuk dibuat menanam pohon apel. Lahannya menjadi berkembang karena permintaan agen terlalu bamyak dan meningkat, maka dari itu lahan Agro Wisata semakin luas.
2.2.6.2 Pengelolahan Buah
Apel yang baik kualitasnya akan dijual dipasar sedangkan apel atau strawberry yang kecil-kecil atau tidak dapat dijual akan dikelola menjadi sebuah minuman/makanan yaitu seperti selai, sari apel, dodol, dll yang dibuat PT. Kusuma Agro Wisata.

2.2.7 PEMASARAN
BAURAN PEMASARAN
1. Produk jasa lingkungan / kebun
2. Produk hasil olahan
3. Produk jasa kamar, fasilitas, olahraga, dll.
4. Produk properti atau rumah atau green house atau lapangan golf atau bandara.
5. Produk jasa konsultasi atau pendidikan atau penelitian atau pelatihan atau produk ramah lingkungan dan pembenah tanah atau pengembangan.

PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.1.1 Kebun Raya Purwodadi
Kebun Raya Purwodadi merupakan salah satu satuan kerja dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI ). Tugasnya yaitu melakukan kegiatan Konservasi Eksitu, melakukan kegiatan penelitian, mengembangkan kegiatan pendidikan Lingkungan dan mengembangkan kegiatan wisata Flora.
3.1.2 Agro Wisata Batu Malang
Agro Wisata Batu Malang digunakan sebagai perkebunan dan terkadang juga sebagai tempat wisata memetik buah terutama apel. Tanaman yang ditanam yakni tanaman apel, strawberry, jeruk, jambu, buah naga, dll. Di Agro Wisata ini juga ada hewan-hewan langka, permainan, toko souvenir.
3.2 Kritik :