Sunday, January 2, 2011

Molaritas

Konsentrasi
Dalam mempelajari kinetika reaksi suatu zat, kita tidak memakai zat secara
langsung tetapi biasanya dilarutkan kedalam suatu pelarut terlebih dahulu. Oleh
karena itu diperlukan besaran khusus yang disebut konsentrasi. Konsentrasi
adalah pernyataan kepekatan dari suatu larutan. Dalam sub bab ini hanya akan
dibahas mengenai kemolaran atau molaritas.
Molaritas yang dinotasikan dengan M menyatakan banyaknya mol zat terlarut
dalam setiap liter larutan.
Contoh :
Larutan natrium klorida 1 M artinya dalam setiap satu liter larutannya terdapat 1
mol NaCl.
Larutan asam klorida 2 M artinya dalam setiap satu liter larutannya terdapat 2 mol
HCl
Molaritas dapat dirumuskan sebagai berikut :
tan
( )
liter laru
Molaritas M = mol zat terlarut
Jika diketahui volume dalam mililiter (mL) maka digunakan milimol (mmol),
sehingga
mL
mmol
L
M = mol =
c. Rangkuman 1
Konsentrasi adalah pernyataan kepekatan suatu larutan.
Molaritas atau kemolaran adalah salah satu jenis konsentrasi yang menyatakan
banyaknya mol zat terlarut dalam setiap liter larutan.
d. Tugas 1
Siswa mencatat molaritas zat-zat kimia yang ada dilaboratorium dan menuliskan
artinya.
e. Tes Formatif 1
- Berapa mol NaOH yang terkandung dalam 2 L larutan NaOH 0,1 M?
- Berapa kemolaran larutan jika pada 500 mL larutan terdapat 0,05 mol zat?
- 30 gram urea (Mr = 60) dilarutkan dalam air hingga volumenya 200 mL.
Tentukan molaritas larutan urea!
- Berapa gram glukosa (Mr = 180) yang terlarut dalam 500 mL larutan
glukosa 0,3 M?
f. Kunci Jawaban Formatif 1
- Jawab : mol NaOH = M x L = 0,1 M x 2 L = 0,2 mol
- Jawab : 0,05 mol = 50 mmol
M = mmol/mL = 50 mmol/500 mL = 0,1 M
- Jawab : mol urea = gr/Mr = 30/60 = 0,5 mol = 500 mmol
M = mmol/mL = 500 mmol/200 mL = 2,5 M
- Jawab : mol glukosa = L x M = 0,5 L x 0,3 M = 0,15 mol
massa glukosa = mol x Mr = 0,15 mol x 180 = 27 gram

No comments:

Post a Comment

Iklan