Friday, January 21, 2011

NASKAH DRAMA SETIAP PERBUATAN PASTI DAPAT BALASANNYA


SETIAP PERBUATAN PASTI DAPAT BALASANNYA
Matahari mulai beranjak naik,tanpa segan memancarkan sinarnya yang menghangatkan semua ciptaan Allah. Tampak seorang gadis kecil sedang terburu-buru mengayunkan langkah kakinya dengan cepat menuju pintu gerbang sebuah sekolahan.
Amirah            : Akhirnya sampai juga aku, untung masih belum terlambat (dengan nafas terengah-engah).
Sizy +Talia      : Hay…….
Amirah            : Hay juga….
Sizy                 : Kamu anak baru yach, kog kita tidak pernah leat kamu.
Amirah            : Ya,aku baru masuk hari ini
Talia                : Oh…makanya. Ngomong-ngomong kamu masuk di kelas berapa dan di ruang apa?
Amirah            : Di kelas 8E
Sizy                 : Berati kita satu kelas donk….oh ya kenalkan namaku Sizy dan temanku Talia.
Amirah            : Amirah, senang berteman degan kalian (sambil menjabat tangan Sizy dan Talia)
Talia                : Mari kita ke kelas. Sizy dan  Amirah menganggukan kepala tanda setuju.
Sesampainya di kelas mereka bertemu dengan Silvia yang sedang duduk sendirian , Silvia adalah teman baik Sizy dan Talia.
Sizy + Talia     : Pagi Silvia, rajin banget nich….
Silvia               : Pagi juga……baru tahu yach kalau aku lebih rajin dari kalian (sambil tersenyum bangga)
Talia                : Eh nich kenalin, teman baru kita Amirah namanya.
Silvia               : Silvia, semoga kamu senang sekolah disini
Amirah            : Amirah, ya akan aku coba menyesuaikan diri,aku juga minta bantuan dari kalian
   tanpa kalian aku tidak tahu apa-apa tentang sekolahan dan lingkungan disini.
Talia                : Ya, kami bantu sebisa kami, kami juga senang punya teman baru seperti kamu.
            Mereka pun tertawa bersama-sama menggambarkan begitu senangnya bisa mempunyai teman baru seperti Amirah, cantik, tidak sombong, mudah bergaul dan tidak pandai. Tanpa di sadari bel tanda masuk pun berbunyi semua siswa masuk ke kelas dan duduk di tempat duduknya masing-masing, Amirah sebangku dengan Silvia. Tak lama kemudian Bu Endah selaku Wali kelas 8E masuk ke kelas.
Bu Endah        : Selamat pagi anak-anak
Murid-murid   : Selamat pagi Bu
Bu Endah        : Pagi ini Ibu akan memperkenalkan pada kalian teman baru kalian, yang baru
  pindah dari Surabaya ( sambil mendekati Amirah dan menyuruh Amirah ke
  depan memperkenalkan diri)

Amirah            : Pagi,temen-temen semua, kenalkan namaku Amirah Lintang Pratiwi panggil aja
                          Amirah, aku pindahan dari Surabaya karena Ayahku pinda kerja disini jadi aku
                           harus ikut pindah juga, dan aku juga senang bisa diterima di sekolah ini bersama
                           kalian.

Suasana kelas pun jadi gaduh, semua siswa membicarakan Amirah ,teman baru mereka yang cantik itu. Dari segerombolan murid-murid tampak kalau ada yang tidak suka degan kedatangan Amirah dikelas mereka, mereka adalah Fairys Genk ( sekelompok gadis gadis yang menganggap dirinya lebih dari yang lain ) Mereka yaitu  : Pinky, Meta ,Divia , Agnes
Meta                : Aku tidak suka lihat anak baru itu
Divia               : Aku juga…
Pinky               : Sama aku juga gitu , lihat aja sok cantik gitu ?
Agnes              : Kerjain aja dia
            Fairys Genk pun merencanakan niat buruk mereka , dan tak lama kemudian B. Endah meninggalkan ruang kelas, Pelajaran pun dilanjutkan dengan pelajaran olah raga, Semua murid- murid berganti pakaian lalu pergi kelapangan, kesempatan ini digunakan Fairys Genk untuk melakuakn aksi jahatnya.
Dan setelah pelajaran olah raga selasai
Pinky               : Wah, banyak sekali isi tas mu.
  ( Dengan menghampiri Amirah yang masih kebingungan dengan isi tasnya )

Amirah            :  Aku juga gak tahu nich punya siapa?
Pinky               :  Macak ce , kan ada didalam tasmu pasti punya kamu lah
Amirah            :  Beneran, aku gak tahu barang barang ini punya siapa dan mengapa ada
                           di dalam tasku. 
Agnes              :  Udahlah,gak usah malu…..akui aja,emang punya kamu kan?
Amirah            :  Sungguh , semua ini bukan miliku !
Agnes              :  Hey..!
                           asal kamu tahu yach ,peraturan di sekolah ini tidak boleh ada yang bawa
                           barang-barang make up seperti itu.

Meta                : Kalau bukan milik kamu terus miliknya siapa ? 
                          milik nenek moyang kamu yach …
                          ( Fairys Genk tertawa semua )

Divia               :  Udah ,laporin aja ke BK
                           anak baru aja udah banyak tingkah .

Amirah            :  Aku tidak seperti itu , semuanya bukan millikku
Silvia               :  Sudahlah mirah ,kalau memang bukan milikmu kamu bilang aja ke guru BK
Amirah            :  Aku tahu, masalahnya semua bukti sudah ada gimana caranya aku bisa  
    menjelaskan kalau bukan milikku.

Silvia               : Percayalah Tuhan pasti bantu umatnya yang tidak bersalah
Tak lama kemudian ada panggilan buat Amirah untuk menemui guru BK. Dengan lesu Amirah memasuki ruang BK yang masih asing baginya. Di depannya telah duduk seorang guru yang siap menginterograsinya.
Guru BK         :  Kamu yang bernama Amirah?
Amirah            :  Ya , Bu
Guru BK         :  Anak baru yach, kamu tahu kan peraturan bagi anak sekolah itu apa saja?
Amirah            :  Ya, tahu Bu
Guru BK         :  Lalu mengapa kamu masih membawa barang-barang kosmetik seperti ini
   ( sambil menunjukan semua barang bukti )

Amirah            :  Semua itu bukan milik saya, Bu
Guru BK          : Jangan bohong, mana mungkin bukan milik kamu kan jelas-jelas ada di dalam tasmu,
Amirah            : Sungguh Bu, saya tidak bohong… saya juga tidak semuanya itu punya siapa dan
                          siapa yang sudah menaruhnya di dalam tas saya.

Guru BK         : Jangan coba-coba melimpahkan kesalahan pada orang lain, kamu kan anak baru
                           tidak seharusnya kamu bertingkah seperti ini
Amiarah          :  Demi Tuhan Bu, semuanya bukan punya saya
Guru BK         :  Jangan bawa-bawa nama Tuhan, ibu juga tahu kamu anak baru bukan berarti
                           kamu bebas dari hukuman.
Amirah            :  Saya juga tahu bu, tapi sungguh barang-barang itu bukan punya saya ( mulai
                           menahan isak tangis yang mulai menyasakkan dada )
Guru BK         :  Ibu mengerti, tapi semua bukti sudah menunjukkan kalau kamu yang
                           membawanya dan ibu harus memberikan sanksi kepada kamu biar tidak
                           menjadi contoh bagi yang lain.
Amirah            :  Baiklah bu, semua terserah kebijakan ibu saja. ( dengan wajah lugu menerima
   keputusan dari Guru BK )
Guru BK         : Baiklah, berikan surat ini kepada orang tuamu dan besok suruh menemui saya
                          disini.
Amirah            :  Baik bu,
Tiba-tiba ada yang datang dan mengetuk pintu.
Guru BK         :  Silahkan masuk.
Sizy                 :  Permisi bu,
                           Maaf , mengganggu…tapi saya bisa membuktikan kalau apa yang Amirah katakana benar bu, semua itu bukan milik Amirah.
Guru BK         :  Kalau bukan punya Amirah, lalu punya siapa?
Sizy                 :  Begini bu, tadi setelah ganti pakaian saya memang pergi kelapangan tapi karena
                           jam tangan saya belum saya lepas jadi saya balik ke kelas. Dan saya melihat
                           semua yang dilakukan oleh anak-anak FAIRYS GENK mereka yang
                           memasukkan barang-barang itu kedalam tas Amirah.
Guru BK         :  Oh…begitu kejadiannya, kamu tidak bohong kan Zy?
Sizy                 :  Tidak bu, saya melihatnya dengan mata saya sendiri kalau merekalah pelakunya.
Guru BK         :  Amirah, mana suratnya tadi, Sizy kamu panggil FAIRYS GENK kemari. ( Amirah menyerahkan amplop pada guru BK )
Sizy                 : Ya, bu ( sambil beranjak pergi )

            Tak lama kemudian Fairys Genk datang menghadap guru bk
Guru Bk          :  kalian tahu mengapa kalian dipanggil kemari
Meta                :  Tahu bu, kami jadi saksi atas kejadian ini kan bu ?
Guru Bk          :  ya ,makanya berikan surat ini pada orang tua kalian masing masing dan besok
                           suruh menemui ibu disini
                           (sambil menyerahkan 4 buah amplop pada keempat anak . (Fairys Genk)

Pinky               :  Surat apa ini Bu ?
Guru Bk          :  Surat panggilan untuk orang tua kalian agar mereka tahu bagaimana kalian di
                           sekolah
Agnes              :  maksudnya Bu , kami kan tidak melakukan apa apa mengapa orang tua kami
                           disuruh menghadap Ibu ?
Guru Bk          :  Ibu sudah tahu semuanya dan kejadian yang sebenarnya “ kalian yang
                           memasukkan barang barang itu ke dalam tas Amirah kan ?
Divia               :  Bukan Bu , mengapa kami melakukanya
Guru Bk          :  sudahlah tidak usah bohong lagi ada yang melihat kejadianya , mengapa tidak
                           kalian bayangkan kalau seumpama kejadian tersebut kalian alami sendiri
   sekarang minta maaf sama Amirah
Fairys Genk     :  Iya Bu ,( sambil menundukan kepala karena malu )
            Fairys Genk meminta maaf kepada Amirah dan akhirnya Fairys Genk sadar kalau perbuatanya yang jelek akan mengakibatkan celaka pada dirinya sendiri, dan mereka berjanji tidak akan mengulanginya lagi, kini anak anak jadi lebih baik dengan datangnya Amirah di kels mereka.




No comments:

Post a Comment

Iklan