Saturday, February 12, 2011

contoh makalah ktsp ( Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan )


KATA PENGANTAR
Puji syukur panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha kuasa atas limpahan rahmat,taufik,serta hidayat-nya,makalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
[KTSP]dapat tersunsun sebagai pedoman atau acuan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. KTSP kurikulum tingkat satuan pendidikan itulah kurikulum yang dbicarakan di mana-mana,beik oleh pemerintah maupun para pelaksana di lapangan .KTSP sangat membingungkan sebagai orang yang berkecimpung dan menaruh perhatian terhadap pendidikan
            Makalah ini saya sunsun dan sajikan dengan system yg praktis dari bahasa yg muda di pahami serta komunikatif, saya sudah berupaya sekuat tenaga untuk membuat dan menampilkan yang terbaik akan tetapi kalau ada kekurangan saya mohon maaf, untuk itu segala bentuk kritik dan saran yang tulus dan ikhlas dari teman-teman semua senantiasa saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Demikian kata pengantar dari saya mudah-mudahan bermanfaat bagi teman-teman semua, amin ya robbal alamin.


Tuesday, February 8, 2011

antena omni 15 Dbi


Ini adalah sebuah antena OMNI yang cukup spektakuler di kelasnya. Dengan penguatan 15dB, antena ini cukup banyak digunakan oleh para SSIDer.
Harga antena jenis ini didaerah saya pada saat ini maret 2009 adalah Rp. 1,64 juta. Cukup mahal memang dibanding daerah lain atau pemesanan dengan US dollar.
Oleh karena rasa ingin tahu dan penasaran akan kehebatannya, saya coba membongkar/hacking antena ini.
Beberapa gambar dibawah ini saya fikir cukup mewakili untuk dapat diterjemahkan dalam bahasa teknis. Barangali ada yang mau meniru atau hanya sekedar disimpan sebagai referensi.
dscn492511
Ini adalah bagian dalam Omni HG2415U-PRO.  Gabus atau sterofoam yang terikat pada bagian antena diatas berfungsi untuk menahan antena dari goncangan saat berada didalam selongsong bagian luar.
Spesifikasi teknis lengkap dapat dilihat di www.L-com.com dalam bentuk pdf.
OMNI HG2415U-PRO ( luar dalam )
OMNI HG2415U-PRO ( luar dalam )
Berikut adalah beberapa data yang saya dapat dari pengukuran :
Bahan luar sebagai selongsong pembungkus digunakan Gray Fiberglass panjang 103 cm.
Panjang bagian dalam =  97 cm
Tubing berjumlah 15 buah. Diameter tubing besar = 12 mm dan yang kecil 4 mm.
Ketebalan tubing sekitar 0,32 – 0,36 mm untuk kedua jenis tersebut. Kira-kira setebal kaleng susu atau atap spandex.
Panjang tubing diam 12 mm = 46,5 mm. Jarak as tubing ke tubing yang lain dalam satu baris adalah 98,5 mm ( berselang satu ). Ini artinya setiap tubing dihitung dari as adalah 1/2 dari 98,5 mm = 49,25 mm

Construccion Antena omni Helicoidal 18 dBi's


Praktis desain untuk 2,43 GHz (alias S-band, band ISM, 13 cm band amatir)
l = (0.3/2.43) = 0,1234567 m ;-) (12,34 cm) (3)
Diameter ( D ) dari satu giliran = ( / pi l ) = 39,3 mm (4)
Standar PVC pipa selokan dengan diameter luar 40 mm sangat cocok untuk pekerjaan dan dapat diperoleh dengan mudah (setidaknya dalam The ;-) Belanda dari 'melakukannya sendiri' toko atau tukang ledeng. helix akan luka dengan kawat standar yang digunakan untuk interkoneksi outlet AC 220V dalam (rumah ;-) Belanda memegang. kawat ini memiliki isolasi PVC colourized dan tebal 1,5 mm tembaga inti. Berkelok-kelok di sekitar pipa PVC akan menghasilkan D = ca. 42 mm, karena ketebalan isolasi.
Dengan D = 42 mm, C = 42 * pi = 132 mm (yang merupakan 1,07 l)    (5)
Sekarang d = 0.25 C = 0.25 * 132 = 33 mm (6)
Untuk jarak antara 100 m - 2,5 km dengan saling berhadapan , 12 lilitan ( N = 12) yang cukup. Panjang pipa PVC karena itu akan 40 cm (3.24 l ). Putar kawat di sekitar pipa PVC dan lem dengan lem PVC atau lem lain yang mengandung tetrahidrofuran (THF). Hasilnya akan menjadi solid heliks sangat luka sepanjang pipa, lihat gambar 1 di bawah ini.

Gambar 1. Gambaran dari beberapa bahan yang digunakan dan dimensi.

antena omni 30dbi/ Super mega Quad 30dBi Multipolarizada



Super mega Quad 30dBi Multipolarizada
Ini pertama kali, meskipun ada yang penasaran dan tampaknya mengatakan, adalah masa depan, yang akan menjadi multipolar antena


Sekarang langkah bangunan seperti yang dua kali lipat tembaga dan menempatkan unsur-unsur lain

antena omni 20 Db dan 30 Db

ANTENA OMNI 20 Db
berikut langkah langkah pembuatan aten omni 20 Dbi
Dengan bantuan gergaji besi, memotong pipa PVC untuk 55 cm.



Tuesday, February 1, 2011

Kumpulan tempat karya wisata jawa timur


Di Jawa Timur dan Jawa Tengah terdapat banyak obyek wisata yang eksotik dan mempesona di Pulau Jawa. Anda bisa mengunjungi banyak tempat yang menarik. Dari alam pengunungan nan eksotik hingga pantai yang indah membuat banyak wisatawan terpukau. Ada banyak sekali lokasi obyek wisata alam di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Beberapa obyek wisata yang menarik di Jawa Timur antara lain adalah kawasan wisata Taman Nasional Bromo – Semeru yang terletak di Jawa Timur. Di Jawa Timur juga terdapat beberapa wisata alam seperti di Pacet, Tretes, Batu Malang. Di perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah terdapat obyek wisata Telaga Sarangan yang memukau.
Di Jawa Tengah pun memiliki banyak obyek wisata yang mempesona. Seperti di Karanganyar, Jawa Tengah terdapat obyek wisata alam Grojogan Sewu. Selain itu ada juga Pantai Parangtritis, Grand Canyon Indonesia di Cilacap dan Museum Kereta Api Ambarawa yang menawarkan paket wisata alam juga.
Berikut ini beberapa ulasan singkat tentang obyek wisata baik di Jawa Timur maupun di Jawa Tengah:
bromo
Gunung Bromo

Bromo

  • Lokasi: Jawa Timur, Indonesia
  • Jenis Wisata: Alam pegunungan, air terjun, lautan pasir, kawah
  • Keterangan: Terletak di timur kota Malang Jawa Timur, merupakan obyek wisata yang sangat mempesona. Pemandangan alam pegunungan yang indah membuat banyak wisatawan lokal dan mancanegara mengunjungi obyek wisata ini. Pemandangan matahari terbit yang paling dicari oleh para turis ini.
  • Ulasan selengkapnya tentang Bromo dapat Anda baca pada ulasan wisata Kumpulan.Info berikut: » Gunung Bromo
telaga sarangan
Telaga Sarangan, Magetan

Telaga Sarangan

  • Lokasi: Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Indonesia
  • Jenis Wisata: Telaga alami, alam pegunungan, air terjun, perkebunan
  • Keterangan: Terletak di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, yaitu di bagian barat Kabupaten Magetan. Merupakan obyek wisata yang sangat mempesona dan membuat pikiran damai. Anda dapat menikmati tenangnya telaga yang luas atau mengelilingi telaga sambil melihat keindahan Gunung Lawu dan pegunungan Sidoramping. Biasanya pada penghujung tahun, di sini diselenggarakan pesta kembang api.
  • Ulasan selengkapnya tentang Telaga Sarangan dapat Anda baca pada ulasan wisata Kumpulan.Info berikut: » Telaga Sarangan, Magetan
grojogan sewu
Grojogan Sewu

Hutan Wisata Grojogan Sewu

  • Lokasi: Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia
  • Jenis Wisata: alam pegunungan, air terjun, hutan wisata
  • Keterangan: Terletak di Gunung Lawu yang merupakan perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Memiliki hutan wisata yang rimbun dan menyegarkan. Yang terkenal di sini adalah air terjun Grojogan Sewu yang merupakan air terjun yang memiliki beberapa mata air, sehingga disebut sebagai air terjun seribu alias Grojogan Sewu.
  • Ulasan selengkapnya tentang Grojogan Sewu dapat Anda baca pada ulasan wisata Kumpulan.Info berikut: » Grojogan Sewu
Tentu masih banyak lagi yang bisa diulas untuk obyek wisata di Jawa Tengah dan Jawa Timur selain yang diulas di sini. Salah satu yang juga bisa menjadi rekomendasi adalah Museum Kereta Api Ambarawa. Anda dapat menikmati perjalanan menikmati pemandangan alam dengan kereta tua.
Anda dapat mengunjungi obyek wisata alam ini yang terdapat di Pulau Jawa, baik Jawa Timur dan Jawa Tengah. Anda dapat menikmati liburan Anda sepenuhnya di obyek wisata alam ini dan membuat Anda kembali segar setelah berlibur. Jangan lupa tetap merawat keasrian dan kebersihan alam tempat obyek wisata yang Anda kunjungi.

SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN


A. Pengertian Sosialisasi
  
Manusia berbeda dari binatang. Perilaku pada binatang dikendalikan oleh instink/naluri yang
merupakan bawaan sejak awal kehidupannya. Binatang tidak menentukan apa yang harus
dimakannya, karena hal itu sudah diatur oleh naluri. Binatang dapat hidup dan melakukan
hubungan berdasarkan nalurinya.
Manusia merupakan mahluk tidak berdaya kalau hanya mengandalkan nalurinya. Naluri
manusia tidak selengkap dan sekuat pada binatang. Untuk mengisi kekosongan dalam
kehidupannya manusia mengembangkan kebudayaan. Manusia harus memutuskan sendiri
apa yang akan dimakan dan juga kebiasaan-kebiasaan lain yang kemudian menjadi bagian
dari kebudayaannya. Manusia mengembangkan kebiasaan tentang apa yang dimakan,
sehingga terdapat perbedaan makanan pokok di antara kelompok/masyarakat.  Demikian juga
dalam hal hubungan antara laki-laki dengan perempuan, kebiasaan yang berkembang dalam
setiap kelompok menghasilkan bermacam-macam sistem pernikahan dan kekerabatan yang
berbeda satu dengan lainnya.
Dengan kata lain, kebiasaan-kebiasaan pada manusia/masyarakat diperoleh melalui proses
belajar, yang disebut sosialisasi. Berikut beberapa definisi mengenai sosialisasi.

Peter L. Berger:
Sosialisasi adalah proses dalam mana seorang anak belajar menjadi seseorang yang
berpartisipasi dalam masyarakat.  Yang dipelajari dalam  sosialisasi adalah peran-peran,
sehingga teori sosialisasi adalah teori mengenai peran (role theory).

Mata Pelajaran Bahasa Indonesia


 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Menengah Atas 


A.  Latar Belakang
Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi. Pembelajaran bahasa diharapkan membantu peserta didik mengenal dirinya, budayanya, dan budaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut, dan menemukan serta menggunakan kemampuan analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya.

Pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia.

Standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, keterampilan berbahasa, dan sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Standar kompetensi ini merupakan dasar bagi peserta didik  untuk memahami dan merespon situasi lokal, regional, nasional, dan global. 

Dengan  standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia ini diharapkan:
peserta didik dapat mengembangkan potensinya sesuai dengan kemampuan, kebutuhan, dan minatnya, serta dapat menumbuhkan penghargaan terhadap hasil karya kesastraan dan hasil intelektual bangsa sendiri;
guru dapat memusatkan perhatian kepada pengembangan kompetensi bahasa peserta didik dengan menyediakan berbagai kegiatan berbahasa dan sumber belajar;
guru lebih mandiri dan leluasa dalam menentukan bahan ajar kebahasaan dan kesastraan sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah dan kemampuan peserta didiknya;
orang tua dan masyarakat dapat secara aktif terlibat dalam pelaksanaan program kebahasaan dan kesastraan di sekolah;
sekolah dapat menyusun program pendidikan tentang kebahasaan dan kesastraan sesuai dengan keadaan peserta didik dan sumber belajar yang tersedia;
daerah dapat menentukan bahan dan sumber belajar kebahasaan dan kesastraan sesuai dengan kondisi dan kekhasan daerah dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional.



B.     Tujuan

Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1.      Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis
2.      Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara
3.      Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan
4.      Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan  intelektual, serta kematangan emosional dan sosial
5.      Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa
6.      Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.