Thursday, August 18, 2011

Akibat salah setting bios dan solusinya


Komputer yang tidak bisa shutdown alias komputer tidak mau mati, tidak mau “bobok” adalah masalah yang sangat sering terjadi. Yang paling stress adalah mereka yang termasuk kelas pemula. Ketika mencoba untuk log off, restart, atau shut down komputer berbasis Windows tidak memberi respon dan adakalanya proses shutdown ini hanya berjalan setengah perjalanan dan berhenti merespon sehingga komputer tidak benar-benar mati. Artinya Anda tidak bisa log off, tidak bisa restart, atau komputer tidak bisa shut down.
Jika Anda tidak mau pusing apa penyebabnya dan ingin segera mengatasi masalah ini, lalukan langkah-langkah berikut (langkah darurat):

1. Klik Start Menu -> Run -> ketik regedit
2. Buka HKEY_CURRENT_USER -> Control Panel -> Desktop
3. Klik dua kali pada PowerOffActive dan ubah nilai nya menjadi 1

Apakah Anda tertarik untuk tahu penyebabnya? Lanjutkan baca postingan ini. Salah satu dari kasus berikut bisa jadi penyebabnya;


  1. Problem ini umumnya karena registry Fast Shutdown dalam kondisi aktif. Solusi; cobalah buka registry dan non-aktifkan Fast Shutdown.
  2. Setting pada BIOS. Saya pernah menemukan bahwa penyebabnya adalah setting tertentu pada BIOS. Solusi; ketika saya kembalikan setting BIOS keposisi default, ternyata komputer bisa dimatikan
  3. Perilaku ini juga sering terjadi jika jika Anda menginstal beberapa antivirus dalam satu komputer terutama misalnya versi Norton Antivirus 2003 dulu yang menggunakan program ccApp.exe. Solusi; hendaknya Anda selektif menggunakan antivirus apalagi memasang lbih dari satu antivirus sekaligus dalam satu komputer, hal itu lumayan rawan. Bisa saja justru terjadi perang antivirus dalam komputer Anda. Jalan keluar adalah uninstall dan install ulang antivirus.
  4. Masih ada program yang sedang berjalan. Solusi; Terutama pada windows XP jika masih ada program yang belum ditutup, biasanya komputer menunggu kita untuk menutupnya barulah ia shut down.
  5. Device driver tidak kompatibel, rusak, atau konflik antar mereka. Solusi; Periksa device driver yang mungkin Anda baru pasang jangan sampai ini penyebabnya.
  6. Ada kesalahan adaptor video pada IRQ dalam modus real. Solusi; ganti VGA card.
  7. Masalah ini juga terjadi pada komputer yang mendukung Advanced Power Management (APM). Secara default, fitur ini tidak diaktifkan pada Windows XP. Jika BIOS di komputer Anda sudah diatur untuk APM, dan Anda meng-upgrade ke Windows XP, Anda menerima pesan ini ketika Anda shutdown komputer, dan kemudian komputer berhenti merespons.

Solusi untuk nomor 7;
1. Klik [Start], dan klik lagi [Control Panel].
2. Dalam Control Panel, klik [Performance and Maintenance], kemudian klik [Power Options].
3. Klik tab [APM].
4. Beri tanda centang pada [Enable Advanced Power Management Support] kemudian klik [OK].

Fatal error

Fatal error : anda pasti pernah mengalami peringatan, “the system has become unstable or is busy," "Enter to return to Windows or press Control-Alt-Delete to restart your computer. Jika anda melakukan perindah itu maka anda akan kehilangan semua informasi yang belum anda save pada semua aplikasi yang anda buka. Anda hanya diserang layar biru dari kematian. Semua pengguna microsoft tentu sering atau pernah mengalaminya. Apa yang harus anda lakukan? Bagaimana anda dapat mencegahnya?

1. Konflik Hardware
Salah satu penyebab terjadinya windows crashes adalah konflik hardware. Tiap bagian hardware berkomunikasi dengan bagian yang lainnya melalui sebuah interup request channel (IRQ). Ini bersifat unik untuk masing-masing piranti.

Sebagai contoh : suatu printer biasanya terhubung secara internal pada IRQ7, sebuah keyboard biasanya menggunakan IRQ 1, dan floppy disk menggunakan IRQ 6, masing-masing piranti akan mencoba menjadi pusat perhatian suatu IRQ untuk dirinya sendiri. Jika terdapat banyak piranti atau jika tidak di install dengan baik, dua dari mereka mungkin menggunakan IRQ yang sama, ketika pengguna mencoba menggunakan keduanya pada waktu yang bersamaan, crash akan terjadi. Cara untuk memeriksa jika komputer anda terjadi konflik hardware dengan megikuti arahan berikut :
Code:
“Start-Settings-Control Panel-System-Device Manager”

Jika piranti bermasalah biasanya berwarna kuning dan muncul sebuah uraian disebelahnya. Tandai atau sorot device, tekan properti untuk melihat nomor IRQ yang digunakan komputer anda. Jika IRQ muncul 2 kali, ada dua IRQ mungkin sedang digunakan.

Kadang-kadang suatu peranti akan berbagi satu IRQ dengan sesuatu yang yang digambarkan sebagai IRQ pemilik untuk pengemudian PCI. Ini bisa diabaikan, cara terbaik untuk menyelesaikan masalah ini dengan membuang masalah pada device itu dan menginstall ulang. Kadang-kadang anda harus menemukan driver di internet agar device berfungsi dengan baik. Jika device itu soundcard atau suatu modem dapat diperbaiki dengan cara memindahkan pada slot moterboard yang berbeda.. hati-hati dalam membuka komputer anda, anda bisa merusak garansinya.

Ketika anda mengerjakan komputer anda harus mematikannya terlebih dahulu, cabut steker terlebih dahulu dan hindari permukaan yang belum di cat agar terhindar dari aliran listrik statik. Masalah dengan IRQ number, merupakan masalah warisan dari desainer pertama pembuat personal komputer (PC) yang menggunakan chip IBM 8086. Pada awalnya hanya di buat 8 IRQ, sekarang sudah menjadi 16 IRQ dan pada masa mendatang ada rencana penambahan jumlah IRQ.

2. RAM yang kurang baik
Masalah RAM (random access memory) akan membawa anda pada tampilnya layar biru dengan peringatan Fatal Exception Error, fatal error mengidikasikan masalah serius pada hardware. Kadang berarti kerusakan pada salah satu part dan mungkin harus diganti

Fatal error disebabkan juga oleh ketidak cocokan chip pada ram. Sebagai contoh: mengabungkan 70ns (nano secon) ram dengan 60ns ram akan selalu mendorong komputer untuk bekerja pada ram yang lebih lambat. Ini akan sering merusak mesin jika ram bekerja berlebihan.

Untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan cara masuk ke BIOS setting dan menambah wait state of the ram. Ini bisa membuat lebih stabil. Jalan lain untuk menyelesaikan masah ini dengan cara menyusun ulang chip RAM pada motheboard, atau lepaskan sebagian dari mereka. Dan ulangi dimana terjadinya kerusakan atau crash. Ketika memegang RAM hindari menyentuh bagian yang berwarna emas,bagian itu mudah sekali rusak.

Pesan-pesan error paritas juga selalu menuju pada ram, RAM modern memiliki parity (ECC) dan non parity (non-ECC). Jalan terbaik jangan menggabungkan keduanya, karena akan menyebabkan masalah. EMM 836 pesan error menuju pada masalah memory tapi tidak berhubungan dengan kerusakan RAM. Ini mungkin menuju pada masalah free momori yang terhubung pada base dos program yang lama.

3. Setting BIOS
Setiap motherboard menyediakan setingan chipset yang di buat oleh perusahaan. Untuk melakukan setting bios biasanya dengan cara menekan F2 atau Delet pada saat boot up.

Begitu masuk bios penanganannya harus dengan baik. Alangkah baiknya menulis setiap setingan yang muncul pada layar, dengan begitu jika anda merubah sesuatu dan menyebabkan komputer menjadi tidak stabil, anda mengetahui seting apa yang harus anda lakukan,

Error pada BIOS biasanya berhubungan dengan CAS latency. EDO (extended data out) ram mempunyai CAS latency 3. SDRAM mempunyai CAS latency 2. salah pada penyetingan dapat menyebabkan ram mengamankan dan membekukan tampilan pada komputer.

Microsoft windows sangat baik dalam menempatkan IRQ number dibandingkan beberapa BIOS yang lain. Jika memungkinkan atur IRQ number menjadi otomatis pada BIOS. Ini akan mengijinkan windows mengatur IRQ number. (pastikan setting BIOS untuk plug and play OS pada posisi yes, untuk mengijinkan windows melakukannya)

4. HardD Disk
Setelah beberapa minggu, informasi pada hard disk sedikit-demisedikit menjadi terbagi-bagi. Hal yang baik jika kita melakukan defragment hard disk setiap minggu untuk menjaga hard disk dari screen freze atau hang. Caranya:
Code:
“Start-Programs-Accessories-System Tools-Disk Defragmenter”

Mulailah sesuai prosedur, anda tidak bisa menulis atau menyimpan data sampai proses defrag selesai. Akan lebih baik jika dilakukan sesuai jadwal melalui program task scheduler. Task scheduler terlihat seperti ikon kecil yang terdapat pada sudut kanan bawah taskbar windows.

Layar terlihat beku dan sebagian tertutup disebabkan oleh masalah hard disk. Dan dapat diselesaikan dengan cara menurunkan optimasi pembacaan. Ini dilakukan dengan cara:
Code:
“Start-Settings-Control Panel-System Icon-Performance-File System-Hard Disk”

Hard disk akan melambat dan rusak jika terlalu penuh, lakukan perawatan pada hard disk setiap beberapa bulan dan lakukan pembebasan ruangan pada hard disk. Buka folder pada drive C windos, temukan folder temporary internet dan lakukan penghapusan semua file yang terdapat di dalamnya.

Kosongkan recycle bin setiap minggu, ini kan memberikan banyak ruang pada hard disk, Hard disk harus selalu di scan setiap minggu untuk mengecek error dan bad seckor. Caranya:
Code:
“Start-Programs-Accessories-System Tools-ScanDisk”

Tandai pada task scheduler agar proses ini berjalan pada malam hari jika komputer tidak digunakan.

5. Fatal OE exceptions dan VXD errors
Fatal OE exception errors and VXD errors sering terjadi jika ada kerusakan pada video card. Ini bisa ditanggulangi dengan cara menurunkan resolusi display video. Caranya:

“Start-Settings-Control Panel-Display-Settings”
Lihat pada setingan warna di kiri pada windows, untuk kebanyakan desktop memilih kedalaman warna 16 bit. Jika pada layar menjadi beku atau tertutup-tutup, itu terjadi pada video card, pastikan tidak terjadi konflik pada video card dengan cara:
Code:
“Start-Settings-Control Panel-System-Device Manager”

Pilih (+) disebelah disamping display adapter, teks yang muncul menerangkan video card. Pilih dan (buat berwarna biru) dan tekan properti. Kemudian pilih resources dan pilih tiap baris pada windows. Cari pesan yang mengatakan tidak ada konflik.
Jika anda menemukan video card konflik anda dapat melihatnya disini.Hati-hati dengan poin ini, buatlah catatan mengenai segala sesuatu yang anda lakukan, jika anda melakukan sesuatu yang lebih buruk.
Cara untuk menyelesaikan konflik hardware adalah dengan tikak menceklis automatis setting box dan tandai tombol change setting. Anda akan mencari-cari setingan yang akan menampilkan pesan tidak ada konflik.
Cara lain untuk menyelesaikan masalah video card adalah:

Start-Settings-Control Panel-System-Performance-Graphics
Disini anda harus menggeser grafik akselelator ke arah kiri, kebanyakan masalah pada video card berasal dari driver yang sudah kadaluarsa. Lihat manufaktur dari video card di internet kemudian cari driver terbaru yang sesuai dengan sistem operasi windows.


6. Virus
Seringkali tanda yang pertama mucul dari infeksi virus adalah ketidakstabilan. Beberapa virus menghapus boot sector dari suatu hard drive, membuat sulit untuk melakukan start. Gagasan membuat star up disk adalah ide yang baik. Caranya:
Code:
Start-Settings-Control Panel-Add/Remove Programs

Cari start up disk tab, scan virus memerlukan daftar virus untuk dapat mengidentifikasi virus. Daftar ini dimasukan pada bentuk DAT file. DAT file seharusnya di update setiap minggunya dari website dan manufaktue antivirus yang anda gunakan
Suatu program Antivirus yang sempurna adalah Avira Antivir Personal (http://www.free-av.com)

7. Printer
Aksi pengiriman file untuk di cetak dalam jumlah besar sering disebut postscript file.
Printer hanya memiliki kapasitas memori yang kecil yang disebut buffer. Hal ini sering kali over loaded. Pencetakan dokumen selalu mempertimbangkan jumlah daya dari CPU, hal ini menyebabkan performa komputer menjadi lambat.
Jika printer mencoba mencetak karakter yang tidak biasanya, dia mungkin tidak akan mengenalinya dan akan menyebabkan crush pada komputer. Kadang-kadang printer tidak bisa mengkaper crush karena terjadi kekacauan di dalam buffer. Cara terbaik untuk membersihkan buffer adalah dengan mencabut printer beberapa saat. Booting up dari power, hal ini sering disebut cold boot. Printer akan kembali kepada setingan awal dan anda dapat menggunakannya kembali.

8. Software
Suatu yang umum penyebad terjadinya crush pada komputer adalah kesalahan atau buruknya dalam proses instalasi program. Cara termudah untuk menanganinya adalah dengan menguninstall dan menginstall kembali program tersebut. Gunakan norton atau uninstall shield untuk membuang aplikasi dari sistem dengan baik. Ini akan membuang program sesuai rujukan-rujukan dari sistem registri. Sistem registri bisa rusak karena kesalahan dalam uninstall suatu program. Gunakan reg cleaner buatan Jouni Vuorio untuk membersihkan sistem registri dan membuang data yang telah usang.

Seringkali masalah windows dapat diselesaikan dengan cara masuk ke save mode. Ini bisa dilakukan pada saat start up, ketika anda melihat pesan starting-windows tekan F4 ini membawa anda ke proses save mode. Pada save mode memuat sedikit driver, ini membuat anda bisa menemukan dan memperbaiki kerusakan agar windows bekerja dengan baik.

Kadang-kadang menginstall windows itu sangat sulit karena ketidak cocokan setingan pada BIOS. Jika anda tetap mendapat pesan SUWIN error (windows setup) pada saat menginstall windows cobalah masuk pada BIOS dan abaikan CPU internal Chace. Coba abaikan level 2 (L2) jika cara pertama tidak berhasil. Ingat untuk mengembalikan BIOS seting kembali kepada asalnya mengikuti proses instalasinya.

9. Overheating
Central Processing Units (CPU) biasanya dilengkapi dengan kipas supaya tetap dingin. Jika kipas rusak atau CPU sudah lama menyebabkan mulai terjadi panas dan menghasilkan berbagai jenis error yang disebut kernel error. Ini merupakan masalah umum pada chip yang telah di over clock untuk beroprasi pada kecepatan tinggi dari yang seharusnya.

Salah satu cara perbaikan dengan cara mengganti dengan kipas yang lebih besar dan pasang di atas CPU. Kipas atau penahan panas yang khusus tersedia

Masalah CPU bisa diselesaikan dengan cara mengabaikan CPU internal chace pada BIOS, ini menyebabkan mesin bekerja menjadi lebih lambat, tetapi menjadi lebih stabil.

10. Masalah Power Suplay
Instalasi listrik yang kurang baik bisa menimbulkan kerusakan pada power suplai sebuah PC. Jika hal ini sudah menggangu maka anda harus mempertimbangkan untuk menggunakan UPS, ini akan memberikan suplay daya listrik yang bersih, dan memberikan sedikit waktu untuk mematikan cpu dengan baik pada waktu terjadi pemadaman listrik secara mendadak.
Ini merupakan investasi yang baik jika data anda bersifat genting karena matinya listrik dapat menyebabkan data yang belum di save akan hilang .


4 comments:

  1. saya ada masalah ma laptop saya ne gan, gara salah seting bios laptop saya ngak bisa masuk bios cuma nampilin merk Asusnya aja.. gmana Solusiny tu gan

    ReplyDelete
  2. Lve cd dulu....kalo gak bisa dah pasti memorinya

    ReplyDelete
  3. mau tanya gan, gimana cara melihat pengaturan ketika laptop saya shutdown tpi gak bisa mati... padahal pada pengaturan regeditnya sudah bener.

    ReplyDelete
  4. gimana caranya perbaiki bios yang salah settingnya gan...kebetulan laptop ane rusak keyboard nya...and pakai keyboard luar tapi setingan di bios untuk usb nya nggak bisa alias disable....mau ane instal ulang tapi nggak tau cara untuk setting biosnya ke usb maupun cd nya makasih atas commenntnya...

    ReplyDelete

Iklan