Monday, April 9, 2012

Setting repeater lengkap


Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge. 
Mode bridge memungkinkan network yang satu tergabung dengan network di sisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya.
Namun, jika jaringan wireless kita sudah cukup besar, mode bridge ini akan membuat traffic wireless meningkat, mengingat akan ada banyak traffic broadcast dari network yang satu ke network lainnya. Untuk jaringan yang sudah cukup besar, saya menyarankan penggunaan mode routing.
Berikut ini adalah diagram network yang akan kita set.
 

Konfigurasi Pada Access Point
1. Buatlah sebuah interface bridge yang baru, berilah nama bridge1
 
2. Masukkan ethernet ke dalam interface bridge

3. Masukkan IP Address pada interface bridge1
4. Selanjutnya adalah setting wireless interface. Kliklah pada menu Wireless (1), pilihlah tab interface (2) lalu double click pada nama interface wireless yang akan digunakan (3). Pilihlah mode AP-bridge (4), tentukanlah ssid (5), band 2.4GHz-B/G (6), dan frekuensi yang akan digunakan (7). Jangan lupa mengaktifkan default authenticated (8) dan default forward (9). Lalu aktifkankanlah interface wireless (10) dan klik OK (11).



5. Berikutnya adalah konfigurasi WDS pada wireless interface yang digunakan. Bukalah kembali konfigurasi wireless seperti langkah di atas, pilihlah tab WDS (1). Tentukanlah WDS Mode dynamic (2) dan pilihlah bridge interface untuk WDS ini (3). Lalu tekan tombol OK.
6. Langkah selanjutnya adalah menambahkan virtual interface WDS. Tambahkan interface WDS baru seperti pada gambar, lalu pilihlah interface wireless yang kita gunakan untuk WDS ini. Lalu tekan OK.
7. Jika WDS telah ditambahkan, maka akan tampak interface WDS baru seperti pada gambar di bawah.


Konfigurasi pada Wireless Station
Konfigurasi pada wireless station hampir sama dengan langkah-langkah di atas, kecuali pada langkah memasukkan IP Address dan konfigurasi wirelessnya. Pada konfigurasi station, mode yang digunakan adalah station-wds, frekuensi tidak perlu ditentukan, namun harus menentukan scan-list di mana frekuensi pada access point masuk dalam scan list ini. Misalnya pada access point kita menentukan frekuensi 2412, maka tuliskanlah scan-list 2400-2500.


Pengecekan link

Jika link wireless yang kita buat sudah bekerja dengan baik, maka pada menu wireless, akan muncul status R (lihat gambar di bawah).


Selain itu, mac-address dari wireless yang terkoneksi juga bisa dilihat pada jendela registration (lihat gambar di bawah).


Konfigurasi keamanan jaringan wireless
Pada Mikrotik, cara paling mudah untuk menjaga keamanan jaringan adalah dengan mendaftarkan mac-address wireless pasangan pada access list. Hal ini harus dilakukan pada sisi access point maupun pada sisi client. Jika penginputan access-list telah dilakukan, maka matikanlah fitur default authenticated pada wireless, maka wireless lain yang mac addressnya tidak terdaftar tidak akan bisa terkoneksi ke jaringan kita.
Jika kita menginginkan fitur keamanan yang lebih baik, kita juga bisa menggunakan enkripsi baik WEP maupun WPA.

Selanjutnya
Untuk AP utama sudah terpasang RB433AH dengan 3 miniPCI. wlan1, wlan2 dan wlan3. masing-masing wlan sudah terinstall hotspot. percobaan kali ini akan menggunakan TP-Link TL-WA500G. coba lihat gambar berikut
A merupakan AP utama (RB433AH) sedangkan B, C, D, E merupakan Repeater disini menggunakan (TP-Link TL-WA500G). Untuk AP utama setting AP-Bridge dan WDS dynamic. Untuk settingnya bisa di lihat disini
Sekarang tinggal setting di TP-Link nya. Samakan semua parameter yang terdapat pada menu Wireless — Basic Setting . SSID, Channel, dan Mode
kemudian tekan Save. beralih ke menu Wireless — Wireless Mode pilih Bridge (Point to Point). centang With AP Mode agar TP-link juga berfungsi sebagai AP. Masukkan MAC address AP Utama.
Kemudian Save
Jika tidak terdapat kesalahan pada RB433AH akan terlihat seperti gambar berikut
Sebelah kiri dari wds1 akan muncul tulisan DRA. ini menandakan TP-Link telah terkoneksi ke mikrotik.

Atau Pakai Langkah Berikut juga Bisa....
Tadi di Inbox FB ku, ada yang nanya untuk setting AP TP-Link WA5210G, dijadikan Pemancar dan di jadikan penerima atau Repeater.  bingung juga kalo baru pertama kali nyeting barang kayak gini, seperti pengalamanku dulu, mumet gak karo karoan..tapi berkat saya potong rambut pada saat itu, nemu deh caranya...:),

Ok langsung aja, Mohon maaf gak pakek gambar Buru buru tapi penjelasan ini sepertinya sudah sangat jelas kok,yang merasa gak jelas atau kurang jelas...Di Jelas jelasin lah pokoknya Hahahaha...

Pertama Setting TL-WA5210G Sebagai AP, sebelum masuk kemenu Utama  TL-WA5210G Browsing dulu tentunya,pakek Mozila,IE,Opera,Crome,safari dll..kemudian masukkan IP Address bawaan/default TL-WA5210G 192.168.1.254 > User : admin , Password : admin , karna masih default, Klik ENTER

Setelah masuk menu Utama TL-WA5210G anda akan dihadapai dengan pilihan Menu yang banyak  disebelah kiri anda. langkah pertama untuk menjadikan TL-WA5210G sebagai Pemancar
@1. Quick Setup>Next>AP>Next>Isikan SSID yg diinginkan Contoh ( LacomHotspot ),Region,Chanel "usahakan gunakan Chanel yg jarang dipakai", Mode "pillih yang 54Mbps (802.11.g)>Next > Save tunggu sampai proses rebbot selesai. hingga muncul tampilan Awal.

@2. Kemudian Masuk Network, isikan Ip addres yang anda inginkan contoh 192.168.1.250, Subnet Mask 255.255.255.0, Kemudian Gateway "IP Adrees Modem/speedy anda yang terhubung keinternet" 192.168.1.1. setelah diisi, kemudian di jangan lupa SAVE.

@3. Kemudian Klik Wireless >Wireless Mode > Klik Access Point > SAVE

@4. Lalu Klik Wireless > Security Settings > Pilih Disable Security,WEP,WPA/WPA2,WPA-PSK/WPA2-PSK, terserah mau dibuat seperti apa, kalo mau dibuat Loss, agar satu kampung bisa Online gratis yah di Disable Security aja. Hahahahaha, kalo saya Pakek WEP aja, Type automatic,Format ASCII,buat deh securitynya mau seperti apa...ok setelah selesai ngoprek2..SAVE.

@5. Kemudian lagi untuk mengatur Antenanya neh sangat penting...kalo menggunakan Antena INTERNAL dari TP-Link Masuk Ke Wireless Setting> Antenna Settings , Pilih MODENYA Vertical > SAVE
Selsesai Pengaturan untuk AP,

Untuk membuat TL-WA5210G Sebagi Penerima dan Penyebar sinyal (REPEATER) Caranya semua sama perbedaannya terletak pada point @3. Tapi Yang di Pilih / Klik Universal Repeater > Klik Survey "ini gunanya untuk mencari AP mana yg mau dihubungkan" kemudian pilih salah satu AP > Connect > Jangan Lupa SAVE....

dari keterangan saya diatas, kalo anda mengikuti step by step seprti urutan diatas saya Jamin pasti Berjalan lancar...
Sekian Semoga Bermanfaat....

No comments:

Post a Comment

Iklan