Thursday, March 29, 2012

RAB(Rencana Anggaran Biaya)

Rencana Anggaran Biaya
 SMK
tutwuri.jpg
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional 
KATA PENGANTAR
Modul dengan judul “Rencana Anggaran Biaya” merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan peserta diklat (siswa) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi menghitung Rencana Anggaran Biaya sebuah bangunan atau gedung.
Modul ini mengetengahkan pedoman-pedoman perhitungan Rencana Anggaran Biaya pekerjaan pada  Rencana Anggaran Biaya pendirian sebuah bangunan atau gedung, yakni pengertian,unsur-unsur dan struktur organisasi dalam penyelenggaraan pembangunan, bestek, gambar rencana, gambar kerja dan perhitungan volume bangunan dan perhitungan harga satuan.
Dengan modul ini peserta diklat dapat menghitung Rencana Anggaran Biaya pekerjaan pada rencana anggaran biaya sebuah bangunan atau gedung tanpa banyak dibantu oleh instruktur.

                                                                                                              Penyusun
DAFTAR ISI
JUDUL  .....................................................................................................................
KATA PENGANTAR  .............................................................................................
DAFTAR ISI  ...........................................................................................................
GLOSARIUM / PERISTILAHAN  .........................................................................
PENDAHULUAN  ..................................................................................................
A.    DISKRIPSI JUDUL  ....................................................................................
B.     PRASYARAT  .............................................................................................
C.     PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL  ....................................................
D.    TUJUAN AKHIR MODUL  ........................................................................
PEMBELAJARAN  ..................................................................................................
A.    KEGIATAN BELAJAR  ..............................................................................
1.      KEGIATAN BELAJAR 1  .....................................................................
a.       Tujuan Kegiatan Pembelajaran  ........................................................
b.      Uraian Materi  ...................................................................................
c.       Kesimpulan  ......................................................................................
d.      Tugas  ................................................................................................
e.       Kunci Jawaban  .................................................................................
2.      KEGIATAN BELAJAR 2  .....................................................................
a.       Tujuan Kegiatan Pembelajaran  ........................................................
b.      Uraian Materi  ...................................................................................
c.       Kesimpulan .......................................................................................
d.      Tugas  ................................................................................................
e.       Kunci Jawaban  .................................................................................
3.      KEGIATAN BELAJAR 3  .....................................................................
a.       Tujuan Kegiatan Pembelajaran .........................................................
b.      Uraian Materi  ...................................................................................
c.       Kesimpulan  ......................................................................................
d.      Tugas  ................................................................................................
e.       Kunci Jawaban  .................................................................................
4.      KEGIATAN BELAJAR 4  .....................................................................
a.       Tujuan Kegiatan Pembelajaran  ........................................................
b.      Uraian Materi  ...................................................................................
c.       Kesimpulan  .......................................................................................
d.      Tugas  ................................................................................................
e.       Kunci Jawaban  .................................................................................
EVALUASI  ..............................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA  ...............................................................................................


Owner                        : Pihak yang berada dalam posisi pemberi tugas, pihak inilah yang    nantinya memiliki/menggunakan bangunan
Konsultan                  : Pihak yang berada pada posisi penerima tugas perencanaan dari   principal.
Kontraktor                : Pihak yang juga sebagai penerima tugas dari principal tapi dalam hal mewujudkan fisik bangunan lapangan.
Konsultan                  : Suatu pihak yang bertanggung jawab mengawasi jalannya pembangunan yang dilaksanakan oleh pemborong/pelaksana.
Pondasi                      : Bagian dasar dari sebuah bangunan yang merupakan tempat kedududukan berdirinya sebuah bangunan.
Bouwplank                : Papanukur, untuk menentukan peil/duga lantai dan letak-letak as-as dinding bangunan.
Direksi keet               : Tempat mengkoordinasi dan mengawasi semua kegiatan pelaksanaan pekerjaan bangunan.
Aanstampang            : Batu yang disusun sedemikian rupa, setebal 20 cm, disiram dengan pasir dan air sampai padat dan celah-celah batu terisi seluruhnya.
Leufel                         : Plat atap beserta bis beton yang menyatu dengan tiang dan balok lantai.
Septik tank                 : Ruang (tangki) tempat menyimpan kotoran (tinja), dimana kotoran tersebut dengan proses alami akan diteruskan ke sumur peresapan.


I. PENDAHULUAN
A. DESKRIPSI
Modul ini terdiri dari 4 kegiatan belajar, yang mencakup: perhitungan rencana anggaran biaya pada pendirian sebuah bangunan atau gedung.
Pada kegiatan belajar 1. membahas tentang pengertian,unsur-unsur dan struktur organisasi dalam penyelenggaraan pembangunan, kegiatan belajar 2. membahas tentang bestek. kegiatan belajar 3.  gambar rencana, gambar kerja dan perhitungan volume bangunan, dan kegiatan belajar 4. membahas tentang perhitungan harga satuan.

Wednesday, March 28, 2012

Mendeskripsikan pengertian Ekonomi Mikro dan Makro



Standar Kompetensi           : Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi
Kompetensi Dasar              : - Mendeskripsikan perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro
  - Mendeskripsikan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi
Indikator                                                : - Mendeskripsikan pengertian Ekonomi Mikro dan Makro
- Mendeskripsikan perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro
- Memberi contoh di masyarakat tentang ekonomi mikro (misal usaha industri kecil) dan ekonomi makro (misal inflasi, pendapatan nasional dll)
- Mengidentifikasi Masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi (kemiskinan,pemerataan pendapatan).
- Memecahkan Masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi


KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM BIDANG EKONOMI
Ilmu ekonomi muncul karena adanya tiga kenyataan berikut :
  • Kebutuhan manusia relatif tidak terbatas.
  • Sumber daya tersedia secara terbatas.
  • Masing-masing sumber daya mempunyai beberapa alternatif penggunaan.
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di dalam memenuhi kebutuhannya yang relatif tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas dan masing-masing sumber daya mempunyai alternatif penggunaan (opportunity cost).
Secara garis besar ilmu ekonomi dapat dipisahkan menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro.
1. Ekonomi Makro

Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional, kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran internasional.
Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :
  • Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut full employment. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau terdapat pengangguran/belum berada pada posisi kesempatan kerja penuh.
  • Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang berarti terjadi inflasi. Sebaliknya terjadi deflasi.
  • Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk.

Gnu (Linux Untuk Awam)/Perintah-perintah dasar

Gnu (Linux Untuk Awam)/Perintah-perintah dasar

Dari Wikibooks Indonesia, sumber buku teks bebas berbahasa Indonesia
Langsung ke: navigasi, cari

Daftar isi

 [sembunyikan

[sunting] Sekilas Tentang Command Line

Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut.
Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.
Berikut akan dijelaskan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini.
Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:
man adalah perintah untuk menampilkan manual dari suatu perintah. Cara untuk menggunakannya adalah dengan mengetikkan man diikuti dengan perintah yang ingin kita ketahui manual pemakaiannya.
Contoh:
$ man ls
Perintah di atas digunakan untuk menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls secara lengkap.

Setting WDS?Repeater

skema WDS
skema WDS
temen-temen blogger udah ada yang pake rt/rw net?
ato bahkan udah jadi pemrakarsa rt/rw net?
atau cuman bikin wifi kecil-kecilan buat nambah penghasilan?
datz mau sharing dikit neh, datz pengen sharing gimana cara memperluas jaringan wifi kita dengan menggunakan mode repeater atau biasa disebut WDS. nah jadi kita hanya perlu beli AP/Router yang support WDS tuk memperluas coverage wifi kita…
yuk, cekidot…

nah, disini datz mo bikin tutorial membuat WDS, atau cara membuat repeater…
apa aja yang diperlukan dan persyaratan menjalankan fitur WDS?
1. Access Point yang pertama maupun Access point repeater HARUS memiliki/mendukung fitur WDS. kalo ada salah satu ndak dukung, ya ndak bisa dipake
2. Authentification AP yang didukung di WDS cuma WEP 64/128 bit.
Dan semua Access Point yang terlibat dalam 1 koneksi harus menggunakan konfigurasi WEP yang sama persis. atau bisa nonaktifkan Authentification buat memperlancar performa throughput, karena dengan authentification data akan dienkripsi, sehingga dapat menurunkan performa Link dan AP
3. Channel yang digunakan harus sama. Misalkan: Channel 6
4. Pastikan MAC Address repeater sudah dimasukkan ke settingan AP utama agar bisa konek pada AP utama.
5. Pastikan antara AP utama dan AP sekunder berada dalam satu range jangkauan, sehingga AP utama bisa konek ke AP sekunder, begitupun juga sebaliknya.
Jika temen2 udah memenuhi 5 syarat ini … maka yang perlu dilakukan hanya :
a. Aktifkan Wireless Bridging / WDS di semua Access Point yang ingin “digabungkan”
b. Catat MAC Address WiFi AP utama, lalu masukkan MAC Address itu ke WiFi repeater pada bagian WDS. Begitu juga sebaliknya.
c. Setting IP WiFi AP repeater sebagai bagian dari Network WiFi AP Utama, atau biarkan saja tanpa disamakan, karena bisa hanya lewat MAC saja pengenalan antara induk dan anak.
d. Matikan DHCP server di WiFi AP Repeater, krn DHCP akan diambil alih oleh WiFi AP Utama.
Catatan:
a. SSID tidak perlu sama, karena biasanya ikut AP utama
b. Ada kemungkinan beda Merk dan beda chipset WiFi AP tidak bisa di-WDS kan
c. Sudah sukses dilakukan di Linksys WRT54GL DD-WRT sebagai WiFi AP Utama, dan TP-LINK TL-WA5110 sebagai WiFi AP Repeater.
d. AP Utama tidak bisa mengaktifkan Mode Bursting tipe apa pun
kalo mau cobain, neh datz kasih tutorialnya WDS antara Linksys WRT54GL DD-WRT dan TP-LINK TL-WA5110G
*biar ngga kepanjangan, datz singkat Linksys WRT54GL DD-WRT sebagai induk, dan TP-LINK TL-WA5110G sebagai anak.

Tuesday, March 27, 2012


Setting Loadbalancing Mikrotik — Transcript

  • 1. Setting Loadbalancing Mikrotik Bismillahirohmanirrahiim.. Tidur bangun lagi, napa ya?, Hm… Lebih kurang seminggu libur dari postingan, kali ini bertemu lagi dengan topic yang agak berbeda, mungkin dari tuntutan rekan Author di blog ini (C/T), serta hasrat dalam hati ingin berbagi dengan pembaca dan pengunjung yang budiman . Mukadimah cukup sekian, kita masuk ke topic yang akan kita bahas. Sesuai postingan yang berjudul Load Balancing dengan mikrotik, kita siapkan bahan dan peralatan yang kita butuhkan untuk experiment kali ini. Peralatan/Bahan 1. Warnet beserta isi-isinya sekalian OPnya juga (haha… biar lebih akurat lebih baik aku gunakan Adiyan.net jadi kelinci percobaan :d) 2. CPU P3 dengan spec seadanya, yang masih OK tentunya. 3. 3 Unit PCI NIC (LAN Card) 4. 2 Paket ISP (Kali ini menggunakan speedy yang menggunakan ADSLmodem) 5. Mikrotik bajakan dari hasil penyitaan barang bukti maslemon/cinta terlarang. 6. Om google sebagai bantuan terpenting. 7. Winbox/putty (pake winbox aja biar mudah dipahami). 8. Hm… apalagi ya Simulasi dan persiapan. 2 Paket Speedy dengan spesifikasi paket warnet dan paket office telah tersedia. Otakku berputar 1001 x 360 derajat bagaimana supaya 20 CPU client yang ada di Adiyan.net ini merasakan kenikmatan bandwidth dari kedua paket speedy ini. Tidak cukup disitu, masing-masing paket speedy ini harus saling balens, sehingga tidak ada client yang merasa kurang gizi, karena suply bandwidth dari salah satu paket speedy mengalami gangguan (down). Setelah otak capek berputar tanpa berpikir, kemudian datanglah sebuah ide untuk memanfaatkan Loadbalancing dengan mikrotik ini. Dengan berbekal 1 unit CPU P3 spec seadanya, yang sudah terinstal Mikrotik bajakan dari Maslemon. Pada CPU tersebut aku pasangkan 3 Unit PCI Lan card. Simulasi Jaringan : • ISP Telkom Speedy Paket Warnet (ADSL) IP Routers ADSL-LAN : 192.168.1.1 DNS1: 203.130.193.74
  • 2. DMS2: 202134.0.155 • ISP Telkom Speedy Paket Office (ADSL) IP Routers ADSL-LAN : 192.168.2.1 DNS1 : 203.130.193.74 DMS2 : 202134.0.155 Jumlah Komputer Internet 10 PC, Network : 192.168.0.0/24 IP Address : 192.168.0.1 – 192.168.0.10 Netmask : 255.255.255.0 Jumlah Komputer Games 10 PC, Network : 192.168.0.0/24 IP Address : 192.168.0.31 – 192.168.0.40 Netmask : 255.255.255.0 Gbr. Topologi Load Balancing Client Network 192.168.0.0/24 Gateway 192.168.0.0 Router Mikrotik : eth1 192.168.1.2 –>> Modem Speedy 1, eth2 192.168.0.0 –>> switch, eth3 192.168.2.2 –>> Modem Speedy 2 Lankah Konfigurasi 1. Anggap saja semua konfiguras jaringan sudah selesai mulai dari IP address dan installasi hardware, OS dan router. 2. Setting Kedua Modem Speedy sebagai Bridge.
  • 3. 3. Saat ini aku berada pada PC No. 1. Dengan menggunakan winbox, aku remote Router mikrotik yang sekaligus menjadi gateway dari keseluruhan PC client. 4. Terlihat pada gambar di atas setelah selesai login, akan muncul sebuah windows dari winboxnya. Nah karena untuk settingan installasi tidak kita jelaskan disini, kita akan masuk pada bagaimana konfiguras mikrotik sebagai loadbalancing. Klik menu Interface. disana akan kita dapatkan beberapa interface yang sedang terkoneksi.
  • 4. Nah sekarang kita harus konfigurasi Dial Out PPPoE, supaya koneksi dari kedua ISP ini dapat di management melalui router mikrotik. Namun untuk catatan, kedua Modem ADSL speedy tidak kita setting sebagai router. Selanjutnya tambahkan dua buah interface PPPoE Client pada Interface list. Klik pada tanda tambah yang ada di windows Interface list, Pilih PPPoE Client. Akan muncul sebuah windows,
  • 5. Kita isikan Name : pppoe- user-mike (PPPoE User Kamu), Max MTU/MRU : 1480 Interface either1. Nama boleh saja diganti sesuai keinginan anda. tetapi pada Interface harus disesuaikan dengan ethernet yang terkoneksi dengan modem speedynya. Dalam kondisi saat ini, ether1 terkoneksi pada modem speedy 1. Supaya mudah di pahami, PPPoE Client ini berfungsi untuk melakukan Dial Out terhadap ISP (Speedy). Kemudian klik tab Dial Out, isikan Service : Internet (Centang pada ceckbox nya). User/Password : isikan sesuai accout speedy1 anda. Perhatikan gambar berikut, hilangkan centang pada Dial On Demand, Add Deft. Router, dan
  • 6. Use Peer DNS. Pada Option Allow silakan di Centang semua checkbox. 5. Gunakan langkah yang sama untuk menambahkan PPPoE User ke-dua. Tetapi perlu diperhatikan pada Tab general sesuaikan dengan Interface yang terhubung dengan modem speedy. Perhatikan gambar.! Dan dilanjutkan settingan pada Tab Dial Out nya, diisi dengan user accout speedy yang ke-dua. 6. Langkah selanjutnya tinggalkan Interface, dan kembali ke menu yang ada di Winbox. Pilih menu IP -> Firewall. dan muncul sebuah windows
  • 7. Firewall. Pilih Tab Mangle, kemudian tambahkan mangle nya untuk menentukan Mark Connection yang akan kita gabungkan (balanc). Pada Tab General isikan Chain : prerouting, in. interface : ether2 , Connection State : New
  • 8. Kemudian pada tab Action masukkan Acction : mark connection , New Connection Mark : lb_1 (lb_1 merupakan sebuah penanda saja, bisa digunakan dengan nama
  • 9. lain). Lakukan langkah ini dua kali, tetapi pada tab action nya ganti value New Connection Mark menjadi
  • 10. lb_2. Sekarang kita sudah memiliki Connection Mark. Tetapi kita belum bisa untuk memberi rute untuk kedua connection dari speedy ini ke jaringan kita. Langkah selanjutnya kita tentukan sebuah Routing Mark. Kebali kita menambahkan
  • 11. Mangle.
  • 12. Jika sebelumnya pada tab action, option actionnya diisi dengan mark connection, sekarang kita pilih mark routing. dan ulangi untuk yang kedua, caranya sama, tetapi pada tab actionnya kembali kita ubah option pada New Routing mark menjadi
  • 13. route_lb_2. Hingga kita dapatkan hasil kira-kira seperti berikut :
  • 14. 7. Masih pada Firewall, kita pindah ke tab NAT. Tambahkan 2 buah konfigurasi pada NAT. isikan sesuai gambar. (capek ngetik mulu)
  • 15. Kemudian lanjutkan dengan
  • 16. yang ke-dua
  • 17. 8. Hm,,.. untuk membuktikannya aku test koneksi di speedtest.net, ternyata hasilnya cukup memuaskan. Download speednya maximal 1,5Mb/s dan uploadnya Max 0,5 Mb/s. Ternyata berhasil. Bagaimana dengan anda?. Dengan postingan ini bukannya aku merasa lebih jago, tetapi inilah hasil dari experimentku. Jika sodare2 sekalian merasa terbantu dengan ini, jangan lupa komentarnya, dan jika anda adalah master, tolong berikan keritikan, pelurusan, kepada aku. . Maklum aku juga lagi belajar. Semoga memberikan manfaat… Di Posting Oleh Ferie • Daftar Gedung Runtuh di Sumbar Pasca Gempa 30 September 2009 - October 1st, 2009 • Warning : Visiting this site may harm your computer! - September 30th, 2009 • Gempa Sumbar 7,6 SR, Tanggal 30 September 2009 - September 30th, 2009 • Pengumuman Pemenang kontes SEO Rusli Zainal Sang Visioner - September 12th, 2009 • Ngeblog dengan hosting sendiri | Gratis - September 7th, 2009 You Can Share on :
  • 18. • • • • • • • Categories: Komputer - Network - Tutorial Tags: jaringan - mikrotik - Network 18 August 2009 at 23:52 - Comments mas doyok at 19:47 on 19 August 2009 rada rumit yah mas admin at 20:31 on 19 August 2009 lebih rumit lagi kalo kita pake code.. Dinoe at 00:12 on 20 August 2009 Bagus hasil eksperimennya….trus berkarya sahabat..orang2 sukses belajar dari eksperimenya…salam hangat selalu dari kepulauan Riau.. mas doyok at 10:12 on 20 August 2009 iya mas ferii sama sama rumit heheheh tapi aku coba ahh joe delphi at 11:32 on 20 August 2009 Mau mencoba tau ga ada bahan prakteknya …..he…..he…..tunggu ada job aja dech baru coba…….. samulis at 18:19 on 25 August 2009
  • 19. keknya ip routernya blom disetting………… gimana bisa konek menurut artikel yang aku baca ip router dan dns nyakan penting banget buat test conek pa g……….. admin at 19:10 on 25 August 2009 Untuk IP address nya mungkin bro samulis bisa lihat pada gambar. Di dalam tulisan ini dinyatakan “Anggap saja semua konfiguras jaringan sudah selesai mulai dari IP address dan installasi hardware, OS dan router.” Jadi ini adalah pekerjaan yang kita lakukan setelah instalasi router selesai, termasuk telah di setting DNS dan IP routernya. Trimakasih dan Salam .. adito at 23:42 on 1 September 2009 mas kalo setingan kabelnnya ga di terangin juga?? warna2nya terus cara tiap kita mo nambah pc sama juga tinggal ganti ip nnya aja? mohon bantuannya mas.. leo at 16:05 on 2 September 2009 apakah modem speedy nya harus dibuat mode bridge ? krn kalo saya lihat disettingan harus input username untuk koneksi speedy di mikrotik- nya. trus speedy nya masing2 pake paket yang mana 1 Mbps atau 2Mbps krn sekarang kan ada paket multispeed, jadi ga jelas kalo hasilnya 1,5 Mbps dari 2 koneksi speedy yang ternyata masing 2 Mbps trus juga b beda sama B b = bit B = byte 1B=8b (1 byte = 8 bit) jadi kalo ditulis 1,5MB/s berarti anda telah berhasil membuat 2 koneksi speedy total berkecepatan 12 Mbps bravo… admin at 18:44 on 2 September 2009 oh iya maaf untuk di ingatkan, salah tulis yah. hehe… tengkiu master
  • 20. Untuk setting modem speedynya betul diset sebagai bridge. admin at 19:03 on 2 September 2009 @adito : Maksudnya seperti apa?, kurang ngerti nih maksudnya gimana NURA at 13:26 on 5 September 2009 salam sobat maaf ngga faham nich,,mikrotik,,kalau suami saya pasti sdh tahu. terimakasih sdh kunjungi dan komentar di blog NURANURANIKU saya sekeluarga sekarang masih di ALJUBAIL. chris at 14:22 on 6 September 2009 Aku dah ikutin cara diatas satu persatu tetep gak jalan knp ya? ada yang terlewatkan gak? As'ari at 07:51 on 9 September 2009 perlu dicoba nih, tp apa bisa melindungi dari kerakusan bandwidth IDM Ghani at 11:33 on 9 September 2009 Kok di box Interface list saya tdk ada pilihan PPPoE ya? Tapez at 14:20 on 10 September 2009 Mas….. jurus ini apa bisa berlaku juga kalo modemnya bukan diseting bridge? jadi PPPoE diaktifkan di modem semua admin at 19:16 on 10 September 2009
  • 21. From Tapez on Setting Loadbalancing Mikrotik # [Pending] Mas….. jurus ini apa bisa berlaku juga kalo modemnya bukan diseting bridge? jadi PPPoE diaktifkan di modem semua Kalo kita makai mikrotik sebagai router, sebaiknya kita dialout di mikrotik aja, sedangkan modem kita jadikan bridge. Kalau keuntungan dan kelebihannya aku kurang tau juga, tetapi loadbalancingnya gak berhasil ketika aku coba dialoutnya dari modem. HiCK at 19:22 on 12 September 2009 Mas… Gimana dengan settingan DNS dan GATEWAY nya, apa dg yg diatas aja udah cukup bisa jalan… Terimakasih jika ditanggepin maklum masih belajar baru kemarin nyoba MIKROTIK asyik juga.. lupamikir at 10:58 on 14 September 2009 saya sudah coba cara diatas. internet bisa jalan tp knapa saya lihat aktifitas di interface listnya cuma 1 modem aja yang jalan. Saya pake mikrotik 29.51 lupamikir at 11:02 on 14 September 2009 kalo sempat tolong dunk pm ke lupamikir@gmail.com udah 4 hari nih kurang tidur mikirin LoadBalancing di mikrotik lom bisa-bisa, masih jalan cuma di 1 modem aja. cimuty at 17:03 on 14 September 2009 numpang nanya… mas klau saya pake 2 ISP tapi dari wirelles setingya giman ya ????. mohon bantuanya trims. puseng2x at 15:11 on 15 September 2009 jadi yg di ip route nya gmana ya ? Dinoe at 18:17 on 19 September 2009
  • 22.  jangan lupa ngatur niai NTH di mangle dan ip route serta default route nya.. OK…
  • Sumber http://www.slideshare.net/sal655/setting-loadbalancing-mikrotik

Makalah Globalisasi


KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah Civic Education ini dengan baik.
Makalah ini diharapkan mampu membantu saya dalam memperdalam mata kuliah Civic Education dalam kegiatan belajar. Selain itu, makalah ini diharapkan agar dapat menjadi bacaan para pembaca agar menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab karena materi ini disajikan mengarah pada terbentuknya arah globalisasi yang berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Oleh karena itu,, makalah ini diharapkan agar bangsa Indonesia memiliki sikap yang kritis terhadap situasi dan kondisi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang selalu berubah.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada para pembaca yang sudah berkenan membaca makalah ini dengan tulus ikhlas. Semoga makalah ini bermanfaat, khususnya bagi saya dan pembaca. Amin……..
Surabaya,    Mei 2011
Penulis

Tips Skripsi


  1. Doa dulu sebelum sidang, kalau sidangnya lebih dari 1 orang, doa bareng :P membuat hati Anda lebih tenang dan lebih pede. Kalau ada penguji, silakan doa bareng penguji juga. Wakakak yang ini sih saya belum pernah.
  2. Salah satu poin penting dari sidang adalah presentasi! siapkan presentasi Anda sebaik mungkin. Waktu presentasi hanya 15 menit, oleh karena itu harus latihan dulu. Latihan presentasi di ruangan besar dan kalau bisa di hadapan orang2. Cocokkan apa yang dibicarakan dengan slide dan nada berbicara jangan datar dan membosankan. Jangan gugup dan jangan melucu juga.
  3. Jangan terlalu technical. Anggaplah kita sedang menawarkan suatu produk bisnis pada para calon client dan mereka gak tau apa2 tentang apa yang kita tawarkan. Jangan memberi slide terlalu banyak tentang hal2 technical yang cuma kalian yang ngerti. Misalnya kalau tentang database, sampai memberikan slide berisi daftar class hingga 4 class, dibacakan pula, itu membosankan sekali. Buatlah presentasi Anda menekankan pada poin2 berikut. Apa saja masalah yang ada selama ini, solusi apa yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut, mengapa penelitian Anda di skripsi ini merupakan solusi yang sangat baik dan satu2nya cara terbaik untuk memecahkan masalah tersebut. Jelaskan bahwa mengapa program Anda benar2 dibutuhkan. Kalau pada presentasi Anda sudah terlalu teknis dan isinya rumus2 angka2 semua, dan dosen penguji sudah bosan, nilai presentasi Anda sudah berkurang. Sadarlah bahwa Anda membuat skripsi tersebut selama 1 semester, oleh karena itu Anda mengerti semua hal2 teknis yang Anda buat. Tapi dosen penguji bisa jadi hanya membaca skripsi Anda beberapa jam sebelumnya. Bukan berarti sama sekali tidak ada bagian teknis yang dijelaskan lho. Maksudnya jelaskannya jangan terlalu rumit. Buatlah sebisa mungkin jadi mudah dimengerti.
  4. Kesimpulan yang ditulis pada presentasi dan pada buku, jangan ngambang! Saya sering sekali melihat orang nulis kesimpulan, dengan adanya metode ini, proses blablabla akan lebih baik, akan lebih cepat, dll. Itu sih semua orang juga tahu. Kalau tidak jadi lebih baik, untuk apa ada metode ini. Jelaskanlah mengapa penelitian Anda membuat jadi lebih baik. Katakanlah dari hasil penelitian 400 kali percobaan, kami mendapat hasil keakuratan 85 persen dengan total keberhasilan 340 kali blablabla. Berikanlah angka2 eksak dari hasil penelitian Anda. Itulah kesimpulan yang tepat. Berdasar dari hasil penelitian Anda.
  5. Kalau ada revisi pada halaman2 tertentu, berikanlah sebelum presentasi. Dengan demikian dosen akan melihat terlebih dahulu dan mempelajarinya sebelum mulai sesi tanya jawab.
  6. Sewaktu tanya jawab, jangan gugup. Wajah jangan tegang. Dosen akan menanyakan apa yang Anda tulis di buku skripsi Anda. Mengapa ini begini, mengapa ini begitu. Jawablah semua pertanyaan dengan jawaban (maksudnya, jangan diam). Jangan bilang gak tahu juga. Jelaskan saja apa yang Anda tahu dan mengapa Anda menulis demikian. Kalau Anda terbukti salah, jangan langsung bilang, “ya saya salah”. Cobalah jelaskan sebisanya mengapa Anda berkesimpulan seperti itu. Tapi jangan ngotot benar juga kalau memang salah. Katakan saja hal ini akan direvisi nanti. Terima kasih atas masukannya (setelah sidang, apabila lulus, tetap akan ada revisi buku skripsi).
  7. Ketika tanya jawab, jawaban Anda juga gak boleh ngambang. Semuanya harus berdasar. Semua yang Anda tulis di buku skripsi harus berdasar semua. Kalau Anda menulis suatu statement, berikanlah referensi bahwa statement tersebut diambil dari buku ini halaman segini. Kalau berdasar pada pendapat pribadi Anda, tuliskanlah hasil penelitian Anda, mengapa Anda bisa berpendapat demikian. Sehingga kalau ditanya dosen, Anda bisa jawab, statement Anda diambil dari buku ini halaman segini. Atau Anda bisa bilang, “Bapak bisa buka buku skripsi saya halaman 345, di situ ada penelitian saya yang hasilnya demikian demikian blablabla”. Penguji paling senang kalau semua jawaban Anda berdasar.
  8. Jangan menjelaskan terlalu pendek ketika tanya jawab. Jelaskanlah apa yang ditanyakan sebisa Anda.
  9. Kalau bisa demo, demokanlah hasil penelitian Anda pada dosen untuk lebih memberikan gambaran pada dosen penguji, apa yang Anda buat. Sadarlah lagi bahwa Anda membuat skripsi ini selama 1 semester, sedangkan dosen hanya melihat skripsi Anda beberapa jam saja, jadi bisa saja mereka menangkap hal yang berbeda jika Anda hanya memberi penjelasan.
  10. Sopanlah sejak mulai presentasi hingga tanya jawab. Gunakan bahasa2 yang formal. Ucapkan salam pada awal presentasi dengan menyebutkan nama2 dosen penguji kalau bisa.
  11. Kalau sidangnya bertiga, jangan menjatuhkan jawaban dari teman Anda. Kalau memang dia salah, jangan potong di tengah penjelasannya. Koreksilah jawaban teman Anda apabila Anda diberi kesempatan untuk menambahkan atau menjawab pertanyaan yang sama. Anda bisa bilang bahwa Anda mau menambahkan sedikit dari penjelasan teman Anda. Hal ini semata2 untuk menghindari Anda dicegat dan dianiaya oleh teman Anda ketika pulang nanti. Wkwkwk..
  12. Salah satu poin penting dari skripsi Anda ialah apa kontribusi dari penelitian Anda dari yang selama ini sudah ada. Apakah Anda meningkatkan dunia ilmu pengetahuan, mengembangkan metode tertentu atau menjadi solusi masalah yang ada
  13. Jangan malu2 mengatakan kalau skripsi Anda masih belum sempurna. Di bagian saran, beritahukanlah kekurangan dari skripsi Anda dan apa yang diperlukan untuk pengembangan lebih lanjut untuk penelitian berikutnya.
  14. Jangan lupa ke wc dulu sebelum sidang. Bisa berabe kalau pengen ke wc sewaktu sidang.
  15. Berpenampilan rapi dan tunjukkan bahwa Anda sudah siap menjalani sidang. Jangan ada yang ketinggalan ini itu dan lupa ini itu.

Kumpulan Contoh Judul Skripsi dan Tesis Pendidikan (Ekonomi)


Kumpulan Contoh Judul Skripsi dan Tesis Pendidikan
Analisa Swot Dalam Rangka Meningkatkan Kuantitas Dan Kualitas Mahasiswa Fkip Usd Yogyakarta –
Meningkatkan Jumlah Mahasiswa Dengan Membuka Program Studi Baru Di Stpmd Apmd Yogyakarta –
Kesiapan Smun Sumberejo Bojonegoro Dalam Meningkatkan Mutu Kelulusan Program Kelulusan Program Ipb, Ipa, Sips –
Analisis Kesiapan Ikip Pgri Tuban Dalam Meningkatkan Jumlah Lulusan –
Analisis Upaya Pemasaran ”Sti Syariah” Yogyakarta Dalam Rangka Peningkatan Jumlah Mahasiswa Baru Tahun 2001 –
Upaya Optimalisasi Fungsi-Fungsi Baku Guna Meningkatkan Kualitas Lulusan Sd Kaliurang I –
Mengoptimalkan Jumlah Sltp Terbuka Di Jatim (Sebuah Tinjauan Tentang Proyek Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Th)
Evaluasi Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Th Di Depdikbud Kab. Pacitan –
Pengetahuan Dasar, Kemampuan Kebahasaan Dan Kompentensi Membaca Dan Menulis Bahasa Arab Pada Siswa Mtsn Salatiga –
Manajemen Pendidikan Kooperatif Model Jigsaw Di Smp Full Day School –
Implementasi Sistem Manajemen Mutu Iso 9001:2000 Pada Unit Pendidikan Sekolah Akademi Teknik Mesin Industri (Atmi) Surakarta – -
Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Meningkatkan Mutu Belajar Siswa Di Sman I Yogyakarta –
Pelayanan Yang Berorientasi Pelanggan Di Sma Kota Pekanbatu –
Upaya Peningkatan Kompetensi Menulis Wacana Eksposisi Dan Argumentasi Siswa Kelas Ii Sltpn I Pleret Dengan Metode Pembelajaran Kontekstual -
Evaluasi Program Kelompok Berlatih Olahraga (Kbo) Di Skb Aceh Besar Nad –
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Siswa Kelas Ii Smkm Bidang Keahlian Bisnis Manajemen Kota Yk –
Pluralisme Agama, Pasca Modernisme Dan Pendidikan Agama Di Indonesia (Telaah Buku Teks Pendidikan Agama Islam Smu) –
Pendidikan Nilai-Nilai Agama Islam Dalam Keluarga Ibu Bekerja Di Kota Samarinda -
Sistem Pendidikan Nilai Agama Dalam Proses Pembelajaran Di Madrasah Aliyah Wakhid Hasyim Gaten Sleman Yk (Tinjauan Tentang Guru Dalam Interaksi Edukatif)
Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi Umum (Tinjauan Kasus Pgsd Ikip Negeri Gorongtalo) –
Persepsi Suku Bajali Terhadap Pendidikan Dan Tata Nilai Dalam Perubahan Sosial Budaya Di Desa Rampa Kab. Kotabaru Kalsel –
Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Buku Teks Bidang Studi Ips Dan Dampaknya Terhadap Siswa Sltpn Di Samarinda –
Nasionalisme Dalam Pembelajaran Ips Sejarah Di Smu 8 Yogyakarta –
Pembelajaran Sejarah Dan Pengembangan Nilai Nasionalisme Siswa Smun I PelaihariKab. Tanah Laut Kalsel –

Latihana Soal (MANAJEMEN R E S I K O)


Soal-Jawab

SOAL – SOAL :

1. Berikut ini contoh risiko bisnis, kecuali …
   A. risiko kurs B. risiko bunga C. risiko pasar D. risiko banjir

2. Mengevaluasi besarnya dampak risiko terhadap organisasi, merupakan kegiatan …
    A. identifikasi risiko B. pengukuran risiko  C. pengelolaan risiko D. manajemen risiko terpadu

3. Membeli asuransi kendaraan merupakan contoh pengelolaan risiko dengan cara …
    A. penghindaran B. transfer risiko C. penahanan D. pendanaan

4. Misalkan kita memiliki saham, kemudian harga saham tersebut turun sehingga mengakibatkan kerugian. Dalam
    situasi tersebut kita menghadapi risiko …
    A. pasar B. kredit C. perubahan tingkat bunga D. murni

5. Berikut ini faktor yang cenderung meningkatkan risiko, kecuali …
    A. globalisasi B. liberalisasi C. teknologi makin tinggi D. sistem kurs tetap

6. Berikut ini elemen-elemen dalam enterprise risk management, kecuali …
    A. infrastruktur lunak B. infrastruktur keras  C. proses manajemen risiko D. COSO

7. Berikut ini kegiatan yang bisa meningkatkan kesadaran risiko (budaya risiko) …
    A. workshop B. pengukuran risiko C. spesialisasi D. staffing

8. Berikut ini contoh prasarana lunak dalam enterprise risk management …
    A komputer B. model analisis risiko  C. budaya risiko D. gedung dan alat dept. risiko

9. Analisis profit risiko dilakukan dengan …
    A. menghitung Value at Risk (VAR)
    B. mengevaluasi risiko dan menentukan levelnya (tinggi, menengah, rendah)
    C. mengidentifikasi dan menjalankan pengelolaan risiko melalui diversifikasi, asuransi, dan lainnya
    D. merumuskan format laporan

Resiko operasional


RESIKO OPERASIONAL
Resiko operasional = resiko yang paling tua, misalnya bahaya memasang alat, konflik, sistem gaji, mengawasi kerja karyawan. Sumber-sumber resiko  operasional :
v      kegagalan proses internal, contoh : tragedi baring bank dll
v      kegagalan manusia, contoh : kecelakaan kerja
v      resiko sistem, con : kerusakan data
v       resiko eksternal : di luar kendali organisasi.
Mengukur resiko operasional :
1.       dengan frekuensi dan probability
2.       signifikan/severity
Empat kuadran resiko :
v      frekuensi dan signifikan rendah : perlu low control
v      frekuensi tingsi signifikan rendah : perlu monitor
v      frekuensi  rendah signifikan tinggi : harus detect n' monitor, paling sulit dipahami dan dideteksi
v      frekuensi dan signifikan tinggi : prevent at source / mencegah.
Memilih kuadran resiko :
Frekuensi          Signifikan   teknis      .
1.rendah           rendah          low
2.tinggi              rendah       monitor
3.rendah          tinggi         detect
4.tinggi              tinggi        prevent     .
Globalisasi semakin meningkatkan resiko sebab kejadian suatu negara cepat merembet. Otomatisasi memunculkan resiko baru, yaitu resiko gagal sistem. Out-sourcing (menggunakan jasa pihak luar untuk pekerjaan intern) : resiko hasil yang buruk.
Resiko Perubahan Kurs.
Jika perekonomian suatu negara membaik, maka mata uangnya cenderung menguat. 
Sistem/ekonomi kurs bebas   kurs tetap 
Menguat           apresiasi      revaluasi
Melemah          depresiasi    devaluasi
Eksposur perubahan kurs :
v      eksposur transaksi (hedging dll)
v      eksposur akuntansi (FIFO dll)
v      eksposur operasi : jika yen menguat terhadap dolar AS, maka harga toyota di AS lebih mahal, membuat daya saing toyota di AS turun
v      eksposur ekonomi = ekspo transaksi + ekspo operasi.
Resiko Teknologi  : penggunaan teknologi yang tidak tepat bisa merugikan perusahaan secara significan. Sebab harga mesin mahal, dan tidak terpakai !
Resiko Likuiditas : jika perusahaan mengalami kesulitan membayar kewajiban jangka pendek. Kreditor minta utang dagang diubah menjadi wesel supaya ada kekuatan hukum, disebut resiko solvensi. Rasio Lancar = Aktiva lancar dibagi utang lancar. Acid Rasio = (Aktiva lancar – Persediaan) per Utang lancar. Sumber resiko likuiditas bank :
1.       sisi asset : bank harus bisa menyediakan sejumlah uang cash
2.       sisi pasiva :  hutang, saham dll
Resiko Politik.  Sovereign risk, terutama bagi perusahaan multinasional. Paling ringan = perubahan aturan. Sedang = kerusuhan. Berat = pengambilalihan/ nasionalisasi.

MANAJEMEN R E S I K O


MANAJEMEN  R E S I K O
INTRODUKSI
Resiko = sesuatu yang kita hindari. Resiko adalah :
1.       berbagai cara  
2.       kejadian yang merugikan
3.       kemungkinan hasil.
Alat ukur resiko :
A. Deviasi standar
B. Probabilitas
Resiko muncul karena kondisi ketidakpastian. Tingkat ketidakpastian :
a.       tidak ada (pasti) = hasilnya bisa diprediksi : hukum alam dll.
b.       ketidakpastian objektif = hasil bisa diidentifikasi dan probabilita diketahui : dadu, kartu dll
c.       ketidakpastian subjektif = hasil bisa diidentifikasi, tapi probabilita tidak diketahui : kebakaran, kecelakaan dll
d.       sangat tidak pasti  =   hasil tidak bisa diidentifikasi, probabilita tidak diketahui : eksplorasi luar angkasa dll.


Fluktuasi harga meningkatkan ketidakpastian, resiko cenderung meningkat. Faktor pendorong fluktuasi :
v      Globalisasi dunia : kejadian di suatu negara mempengaruhi negara lain.
v      Liberalisasi dunia : membuka pasar domestik terhadap asing efeknya sama dengan globalisasi
v      Info makin cepat (teknologi) : reaksi pasar makin cepat.
Tipe resiko : (1)resiko murni/spekulasi, (2)resiko dinamis/statis, (3)resiko subjektif/objektif.
v      Resiko murni : kemungkinan rugi ada, kemungkinan untung tidak ada = kecelakaan, kebakaran, banjir dll. Resiko spekulatif : ada kemungkinan rugi/untung = usaha bisnis (resiko bisnis).
Po  =  Di / (bm – g)
Po : harga saham saat ini
Di : deviden th depan
bm : persen biaya modal sendiri
g : persen pertumbuhan laba setelah deviden
v      Resiko statis : ada resiko padahal di posisi stabil/seimbang/tetap. Contoh = tersambar petir. Resiko dinamis : dari perubahan kondisi = teknologi berubah, dll
v      Resiko objektif : didasarkan observasi parameter = deviasi standar, IRR. Resiko subjektif : persepsi kondisi mental/gaya yang menimbulkan resiko = konservatif/radikal, agresif/pasif dll.
Manajemen resiko bertujuan mengelola resiko sehingga memperoleh hasil yang paling optimal. Proses manajemen resiko :
Ø      Identifikasi : resiko apa saja yang dihadapi
Ø      Evaluasi/pengukuran : guna memahami karakter resiko. Teknik mengukur dengan : Probabilitas = membuat prioritasi. Matrik = sumbu datar (probabilitas), sumbu tegak (signifikan/severity).
Ø      Perubahan/penyimpangan harga :
      a)Durasi = pengukuran waktu untuk resiko spekulasi
      b)VAR = value at risk untuk resiko pasar/saingan
      c)COSO = self assestment untuk resiko operasional
Pengelolaan resiko dengan cara :
·         penghindaran = cara termudah/aman tetapi tidak optimal, bisa melenyapkan kemungkinan mendapat profit
·         retensi/ditahan = memutuskan menanggung resiko sendiri
·         diversifikasi = jika rugi di satu asset dikompensasi ke asset lain (don’t put eggs in one basket)
·         transfer resiko = diasuransikan
·         pengendalian resiko = alarm tanda bahaya
·         pendanaan resiko = membayar/ menanggung kerugian.
Pandangan lama mengganggap ada hubungan positif antara resiko dan tingkat laba. Makin tinggi resiko, laba makin besar. Pandangan baru : hubungan resiko & laba non-linear. Manajemen Resiko Perusahaan = pengelolaan resiko oleh organisasi secara komprehensif untuk meningkatkan nilai perusahaan. Dua elemen dasar manajemen resiko :
a.       Infrastruktur (prasarana lunak = nonfisik & keras = fisik)
b.       Proses manajemen resiko.
Prasarana lunak : (1)budaya sadar resiko (2)dukungan manajer. Prasarana keras : ruangan kantor, komputer, mesin dll. Proses manajemen resiko :
1)      Perencanaan = menetapkan visi misi dan tujuan resiko
2)      Pelaksanaan = manajer resiko cenderung bertentangan dengan manajer lini. Lini ingin berjalan cepat tanpa memikirkan resiko
3)      Pengendalian = evaluasi periodik pelaksanaan manajemen resiko, laporan sebagai output, dan ada umpan balik.
Manajemen resiko yang baik menjamin good corporate governance, disclosure, dan transparansi.

Iklan