Showing posts with label fisika. Show all posts
Showing posts with label fisika. Show all posts

Sunday, March 20, 2011

Termokimia


BAB I
PENDAHULUAN

I.1.       Latar Belakang
Dalam makalah ini, kami mengambil tema mengenai Termokimia. Kami memilih tema ini karena kami rasa materi ini sangat penting untuk dipelajari. Termokimia merupakan salah satu materi dasar dalam kimia yang harus dikuasai.
Di dalam makalah ini kami membahas tentang konsep dasar dari termokimia yang kami sajikan pada bagian awal dari isi makalah. Hal ini kami lakukan karena kami menilai untuk memahami suatu materi, kita harus mengetahui konsep dasar terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan pada bagian inti materi.
Termokimia merupakan materi yang harus dipahami dengan baik karena di dalamnya mencakup cukup banyak materi lainnya, seperti termodinamika I, kalor reaksi, kerja, entalpi, kalorimeter, hukum Hess, penentuan DH reaksi, energi ikatan, dan jenis-jenis kalor. Maka dari itu, kami berusaha untuk membuat materi termokimia dalam makalah ini menjadi ringkas dan mudah dipahami.

Wednesday, January 19, 2011

Simpangan, Periode dan Frekuensi

Pada pembahasan mengenai Hubungan antara GHS dan GMB, kita telah menurunkan persamaan simpangan benda. Pada kesempatan ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai Periode, Frekuensi dan Simpangan pada Gerak Harmonik Sederhana…..
Yang dimaksudkan dengan simpangan pada Gerak Harmonik Sederhana adalah jarak maksimum benda diukur dari posisi setimbang. Agar dirimu lebih memahaminya, mari kita tinjau dengan gambar.
Dua contoh Gerak Harmonik Sederhana adalah ayunan sederhana dan getaran pegas. Mari kita tinjau simpangan pada dua contoh GHS sederhana ini.

Friday, January 14, 2011

Artikel Elektronika Molekul

Elektronika Molekul



Pendahuluan

Perkembangan teknologi elektronika yang sangat pesat dalam dasawarsa belakangan ini telah mengarah kepada suatu bentuk teknologi yang menumpukan kepada teknik men-desain piranti dari satuan atom atau molekul yang dikenal dengan istilah elektronika molekul. Sejak Aviram mengusulkan desain piranti diode berbasis molekul pada tahun 1974 dan Carter menyarankan konsep piranti molekul pada akhir tahun 70-an maka teknologi elektronika molekul mendapat perhatian yang serius di kalangan perancang teknologi masa depan [1-3]. Teknologi elektronika molekul menjanjikan prospek masa depan karena mampu menyederhanakan dimensi serta meningkatkan kemampuan berbagai piranti bagi suatu sistem teknologi. Ada tiga faktor penting yang menjadi dasar bagi realisasi teknologi tersebut yaitu :
Perkembangan yang sangat cepat di bidang teknologi mikroelektronika. Hal ini ditunjukkan dengan ukuran piranti elektronika semakin lama menjadi semakin kecil dengan kelajuan eksponensial yang mengarah kepada skala molekul serta peningkatan kemampuan piranti tersebut.
Perkembangan elektronika molekul tidak bisa dihindari sejalan dengan perkembangan teknologi komputer. Komputer yang handal memerlukan kecepatan kalkulasi yang sangat tinggi, mempunyai kemampuan dalam menyimpan data dengan cepat dan dalam jumlah yang sangat besar.
Perkembangan ilmu pengetahuan modern telah berada pada taraf menangani piranti dalam skala nano (10-9 m), sehingga muncul interdisipliner seperti nanoteknologi, bioteknologi, dan ilmu supramolekul yang memungkinkan untuk memanipulasi satuan atom atau molekul untuk bersama-sama digabungkan menjadi struktur supra-molekul bagi suatu bentuk piranti yang terpadu.
Perkembangan Teknologi Mikroelektronika

Monday, January 3, 2011

Molaritas

Konsentrasi
Dalam mempelajari kinetika reaksi suatu zat, kita tidak memakai zat secara
langsung tetapi biasanya dilarutkan kedalam suatu pelarut terlebih dahulu. Oleh
karena itu diperlukan besaran khusus yang disebut konsentrasi. Konsentrasi
adalah pernyataan kepekatan dari suatu larutan. Dalam sub bab ini hanya akan
dibahas mengenai kemolaran atau molaritas.
Molaritas yang dinotasikan dengan M menyatakan banyaknya mol zat terlarut
dalam setiap liter larutan.
Contoh :
Larutan natrium klorida 1 M artinya dalam setiap satu liter larutannya terdapat 1
mol NaCl.
Larutan asam klorida 2 M artinya dalam setiap satu liter larutannya terdapat 2 mol
HCl
Molaritas dapat dirumuskan sebagai berikut :
tan
( )
liter laru
Molaritas M = mol zat terlarut
Jika diketahui volume dalam mililiter (mL) maka digunakan milimol (mmol),
sehingga
mL
mmol
L
M = mol =
c. Rangkuman 1
Konsentrasi adalah pernyataan kepekatan suatu larutan.
Molaritas atau kemolaran adalah salah satu jenis konsentrasi yang menyatakan
banyaknya mol zat terlarut dalam setiap liter larutan.
d. Tugas 1
Siswa mencatat molaritas zat-zat kimia yang ada dilaboratorium dan menuliskan
artinya.
e. Tes Formatif 1
- Berapa mol NaOH yang terkandung dalam 2 L larutan NaOH 0,1 M?
- Berapa kemolaran larutan jika pada 500 mL larutan terdapat 0,05 mol zat?
- 30 gram urea (Mr = 60) dilarutkan dalam air hingga volumenya 200 mL.
Tentukan molaritas larutan urea!
- Berapa gram glukosa (Mr = 180) yang terlarut dalam 500 mL larutan
glukosa 0,3 M?
f. Kunci Jawaban Formatif 1
- Jawab : mol NaOH = M x L = 0,1 M x 2 L = 0,2 mol
- Jawab : 0,05 mol = 50 mmol
M = mmol/mL = 50 mmol/500 mL = 0,1 M
- Jawab : mol urea = gr/Mr = 30/60 = 0,5 mol = 500 mmol
M = mmol/mL = 500 mmol/200 mL = 2,5 M
- Jawab : mol glukosa = L x M = 0,5 L x 0,3 M = 0,15 mol
massa glukosa = mol x Mr = 0,15 mol x 180 = 27 gram

Friday, December 17, 2010

MEMAHAMI ILMU FISIKA

Ilmu fisika adalah ilmu yang mempelajari gejala alam yang tidak hidup serta interaksi dalam lingkup ruang dan waktu. Dalam bahasa Yunani, ilmu ini disebut dengan physikos yang artinya alamiah.

Orang yang mempelajari ilmu fisika adalah mengamati perilaku dan sifat materi dalam bidang yang beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuan kosmos

Hukum pertama Newton

Hukum pertama Newton : Hukum Inersia
Hukum Newton ketiga, masing-masing pemain ski saling mendorong dengan gaya yang sama tetapi berkebalikan arah

Hukum ini juga disebut hukum inersia atau prinsip Galileo

''Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan terus diam. Sedangkan, benda yang mula-mula bergerak, akan terus bergerak dengan kecepatan tetap''

Hukum Newton I dapat diinterpretasikan sebagai berikut :

* Sebuah benda, akan tetap berada dalam keadaan diam atau akan terus bergerak, kecuali jika dipaksa berubah dengan menerapkan gaya luar ke benda tersebut

Pernyataan tersebut dapat dinyatakan dengan \Sigma\,\!F = 0

Keterangan :

\Sigma\,\!F adalah resultan vektor dari gaya

* Sebuah benda akan tetap diam, atau bergerak dalam garis lurus dengan kecepatan tetap, kecuali diberi gaya luar.

Pernyataan tersbut, dalam notasi kalkulus, dapat dinyatakan dengan \frac{d}{dt}\mathbf{v} = \mathbf{0}

Hukum gerak Newton

Hukum gerak Newton adalah hukum sains yang ditemukan oleh Isaac Newton mengenai sifat gerak benda. Hukum-hukum ini merupakan dasar dari mekanika klasik.

Newton pertama kali mengumumkan hukum ini dalam Philosophiae Naturalis Principia Mathematica (1687) dan menggunakannya untuk membuktikan banyak hasil mengenai gerak objek. Dalam volume ke tiga karyanya, dia menunjukan bagaimana penggabungan Hukum gravitasi universal dan hukum gerak newton ini, dapat menjelaskan Hukum gerakan planet Kepler.

Wednesday, March 31, 2010

Materi Kajian Fisika Kesehatan

Materi Kajian Fisika Kesehatan


Materi inti Kajian terdiri dari 9 Bab, sebagai berikut:
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Hubungan Ilmu Fisika dan Ilmu Kesehatan
1.2 Perkembangan Ilmu & Teknologi
1.3 Besaran & Satuan
1.4 Pengukuran
BAB II. BIOMEKANIKA
2.1 Hukum Mekanika Newton
2.2 Gaya-gaya Tubuh
2.3 Analisa Gaya Tubuh dan Kesetimbangan
2.4 Pusat Massa Tubuh
2.5 Torsi
2.6 Energi Potensial Gravitasi Tubuh
2.7 Energi Kinetik

10 Cara Dapatkan Penghasilan Pasif dari Aset Kripto

  Semua pecinta aset kripto nampaknya paham bahwa cara paling umum dalam mendulang cuan di aset kripto adalah dengan   trading . Hanya saja,...