Showing posts with label IPS. Show all posts
Showing posts with label IPS. Show all posts

Thursday, March 29, 2012

RAB(Rencana Anggaran Biaya)

Rencana Anggaran Biaya
 SMK
tutwuri.jpg
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional 
KATA PENGANTAR
Modul dengan judul “Rencana Anggaran Biaya” merupakan bahan ajar yang digunakan sebagai panduan peserta diklat (siswa) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), untuk membentuk salah satu bagian dari kompetensi menghitung Rencana Anggaran Biaya sebuah bangunan atau gedung.
Modul ini mengetengahkan pedoman-pedoman perhitungan Rencana Anggaran Biaya pekerjaan pada  Rencana Anggaran Biaya pendirian sebuah bangunan atau gedung, yakni pengertian,unsur-unsur dan struktur organisasi dalam penyelenggaraan pembangunan, bestek, gambar rencana, gambar kerja dan perhitungan volume bangunan dan perhitungan harga satuan.
Dengan modul ini peserta diklat dapat menghitung Rencana Anggaran Biaya pekerjaan pada rencana anggaran biaya sebuah bangunan atau gedung tanpa banyak dibantu oleh instruktur.

                                                                                                              Penyusun
DAFTAR ISI
JUDUL  .....................................................................................................................
KATA PENGANTAR  .............................................................................................
DAFTAR ISI  ...........................................................................................................
GLOSARIUM / PERISTILAHAN  .........................................................................
PENDAHULUAN  ..................................................................................................
A.    DISKRIPSI JUDUL  ....................................................................................
B.     PRASYARAT  .............................................................................................
C.     PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL  ....................................................
D.    TUJUAN AKHIR MODUL  ........................................................................
PEMBELAJARAN  ..................................................................................................
A.    KEGIATAN BELAJAR  ..............................................................................
1.      KEGIATAN BELAJAR 1  .....................................................................
a.       Tujuan Kegiatan Pembelajaran  ........................................................
b.      Uraian Materi  ...................................................................................
c.       Kesimpulan  ......................................................................................
d.      Tugas  ................................................................................................
e.       Kunci Jawaban  .................................................................................
2.      KEGIATAN BELAJAR 2  .....................................................................
a.       Tujuan Kegiatan Pembelajaran  ........................................................
b.      Uraian Materi  ...................................................................................
c.       Kesimpulan .......................................................................................
d.      Tugas  ................................................................................................
e.       Kunci Jawaban  .................................................................................
3.      KEGIATAN BELAJAR 3  .....................................................................
a.       Tujuan Kegiatan Pembelajaran .........................................................
b.      Uraian Materi  ...................................................................................
c.       Kesimpulan  ......................................................................................
d.      Tugas  ................................................................................................
e.       Kunci Jawaban  .................................................................................
4.      KEGIATAN BELAJAR 4  .....................................................................
a.       Tujuan Kegiatan Pembelajaran  ........................................................
b.      Uraian Materi  ...................................................................................
c.       Kesimpulan  .......................................................................................
d.      Tugas  ................................................................................................
e.       Kunci Jawaban  .................................................................................
EVALUASI  ..............................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA  ...............................................................................................


Owner                        : Pihak yang berada dalam posisi pemberi tugas, pihak inilah yang    nantinya memiliki/menggunakan bangunan
Konsultan                  : Pihak yang berada pada posisi penerima tugas perencanaan dari   principal.
Kontraktor                : Pihak yang juga sebagai penerima tugas dari principal tapi dalam hal mewujudkan fisik bangunan lapangan.
Konsultan                  : Suatu pihak yang bertanggung jawab mengawasi jalannya pembangunan yang dilaksanakan oleh pemborong/pelaksana.
Pondasi                      : Bagian dasar dari sebuah bangunan yang merupakan tempat kedududukan berdirinya sebuah bangunan.
Bouwplank                : Papanukur, untuk menentukan peil/duga lantai dan letak-letak as-as dinding bangunan.
Direksi keet               : Tempat mengkoordinasi dan mengawasi semua kegiatan pelaksanaan pekerjaan bangunan.
Aanstampang            : Batu yang disusun sedemikian rupa, setebal 20 cm, disiram dengan pasir dan air sampai padat dan celah-celah batu terisi seluruhnya.
Leufel                         : Plat atap beserta bis beton yang menyatu dengan tiang dan balok lantai.
Septik tank                 : Ruang (tangki) tempat menyimpan kotoran (tinja), dimana kotoran tersebut dengan proses alami akan diteruskan ke sumur peresapan.


I. PENDAHULUAN
A. DESKRIPSI
Modul ini terdiri dari 4 kegiatan belajar, yang mencakup: perhitungan rencana anggaran biaya pada pendirian sebuah bangunan atau gedung.
Pada kegiatan belajar 1. membahas tentang pengertian,unsur-unsur dan struktur organisasi dalam penyelenggaraan pembangunan, kegiatan belajar 2. membahas tentang bestek. kegiatan belajar 3.  gambar rencana, gambar kerja dan perhitungan volume bangunan, dan kegiatan belajar 4. membahas tentang perhitungan harga satuan.

Wednesday, March 28, 2012

Mendeskripsikan pengertian Ekonomi Mikro dan Makro



Standar Kompetensi           : Memahami kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi
Kompetensi Dasar              : - Mendeskripsikan perbedaan antara ekonomi mikro dan ekonomi makro
  - Mendeskripsikan masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi
Indikator                                                : - Mendeskripsikan pengertian Ekonomi Mikro dan Makro
- Mendeskripsikan perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro
- Memberi contoh di masyarakat tentang ekonomi mikro (misal usaha industri kecil) dan ekonomi makro (misal inflasi, pendapatan nasional dll)
- Mengidentifikasi Masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi (kemiskinan,pemerataan pendapatan).
- Memecahkan Masalah-masalah yang dihadapi pemerintah di bidang ekonomi


KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM BIDANG EKONOMI
Ilmu ekonomi muncul karena adanya tiga kenyataan berikut :
  • Kebutuhan manusia relatif tidak terbatas.
  • Sumber daya tersedia secara terbatas.
  • Masing-masing sumber daya mempunyai beberapa alternatif penggunaan.
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di dalam memenuhi kebutuhannya yang relatif tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas dan masing-masing sumber daya mempunyai alternatif penggunaan (opportunity cost).
Secara garis besar ilmu ekonomi dapat dipisahkan menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro.
1. Ekonomi Makro

Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional, kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran internasional.
Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :
  • Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut full employment. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau terdapat pengangguran/belum berada pada posisi kesempatan kerja penuh.
  • Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang berarti terjadi inflasi. Sebaliknya terjadi deflasi.
  • Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk.

Tuesday, March 27, 2012

Makalah Globalisasi


KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah Civic Education ini dengan baik.
Makalah ini diharapkan mampu membantu saya dalam memperdalam mata kuliah Civic Education dalam kegiatan belajar. Selain itu, makalah ini diharapkan agar dapat menjadi bacaan para pembaca agar menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab karena materi ini disajikan mengarah pada terbentuknya arah globalisasi yang berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
Oleh karena itu,, makalah ini diharapkan agar bangsa Indonesia memiliki sikap yang kritis terhadap situasi dan kondisi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang selalu berubah.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada para pembaca yang sudah berkenan membaca makalah ini dengan tulus ikhlas. Semoga makalah ini bermanfaat, khususnya bagi saya dan pembaca. Amin……..
Surabaya,    Mei 2011
Penulis

Sunday, August 7, 2011

Lembar Kuesioner


Lembar Kuesioner


Petunjuk Pengisian Kuisioner Penelitian
Petunjuk Pengisian:
A.  Pilihlahlah pernyataan sesuai pendapat anda dengan memberikan tanda (√) pada salah satu kolom yang tersedia. Pilihan jawaban tersebut meliputi:
1.         STS : Bila anda sangat tidak setuju dengan pernyataan
2.         TS: Bila anda tidak setuju dengan pernyataan
3.         RR : Bila anda ragu – ragu  dengan pernyataan
4.         S : Bila anda setuju dengan pernyataan
5.         SS : Bila anda sangat setuju dengan pernyataan
B.   Isilah semua pernyataan tersebut tanpa ada yang terlewati
no
Produk
SS
S
RR
TS
STS
1
Dokter jaga selalu ada tiap kali diperlukan





2
Pelayanan yang diberikan perawat sudah baik





3
Fasilitas (tempat tidur) yang diberikan sudah  baik





4
Menu makanan yang disajikan sudah sesuai





5
Suasana dalam kamar rawat inap nyaman.





6
Alur pelayanan rawat inap di RSI Arafah sudah  baik






Tuesday, February 1, 2011

SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN


A. Pengertian Sosialisasi
  
Manusia berbeda dari binatang. Perilaku pada binatang dikendalikan oleh instink/naluri yang
merupakan bawaan sejak awal kehidupannya. Binatang tidak menentukan apa yang harus
dimakannya, karena hal itu sudah diatur oleh naluri. Binatang dapat hidup dan melakukan
hubungan berdasarkan nalurinya.
Manusia merupakan mahluk tidak berdaya kalau hanya mengandalkan nalurinya. Naluri
manusia tidak selengkap dan sekuat pada binatang. Untuk mengisi kekosongan dalam
kehidupannya manusia mengembangkan kebudayaan. Manusia harus memutuskan sendiri
apa yang akan dimakan dan juga kebiasaan-kebiasaan lain yang kemudian menjadi bagian
dari kebudayaannya. Manusia mengembangkan kebiasaan tentang apa yang dimakan,
sehingga terdapat perbedaan makanan pokok di antara kelompok/masyarakat.  Demikian juga
dalam hal hubungan antara laki-laki dengan perempuan, kebiasaan yang berkembang dalam
setiap kelompok menghasilkan bermacam-macam sistem pernikahan dan kekerabatan yang
berbeda satu dengan lainnya.
Dengan kata lain, kebiasaan-kebiasaan pada manusia/masyarakat diperoleh melalui proses
belajar, yang disebut sosialisasi. Berikut beberapa definisi mengenai sosialisasi.

Peter L. Berger:
Sosialisasi adalah proses dalam mana seorang anak belajar menjadi seseorang yang
berpartisipasi dalam masyarakat.  Yang dipelajari dalam  sosialisasi adalah peran-peran,
sehingga teori sosialisasi adalah teori mengenai peran (role theory).

Monday, January 24, 2011

Hal-hal Romantis di Mata Pria

Pria tidak suka romantisme. Wanitalah yang lebih menyukai hal-hal manis dan penuh cinta.” Pernyataan tadi tak sepenuhnya benar. Karena sebenarnya pria pun menyukai hal-hal semacam ini, hanya berbeda caranya. Doug Fields, pengarang Creative Romance mengatakan, ketika diminta untuk mendefinisikan romantis, pria akan menggunakan kata, misteri, intrik, sensualitas, pakaian dalam, gairah, dan seks tanpa henti. Ingin membuai si suami ke dalam romantisme? Coba tips berikut.
1. Berpakaian rapi untuknya
 
Untuk menyenangkan daya visualnya, coba kenakan pakaian dalam yang pernah ia belikan untuk Anda. Belum pernah? Sekarang saatnya Anda mengajak ia ke toko pakaian dalam khusus wanita, tanyakan model seperti apa yang ia suka dan menurutnya pas untuk Anda kenakan. Menurut Ronald Goldstein, Ph.D., konselor pernikahan di Newtown, Pennsylvania, pria adalah mahluk visual yang akan menganggap Anda sangat romantis jika bisa membawanya ke dalam dunia penuh fantasi. Gunakan hal ini sebagai alat untuk membuat si dia makin tergila-gila pada Anda.

Tata Krama di sekolah dan masyarakat


1. Komunikasi sebagai sifat alami manusia
Komunikasi dengan orang lain dalam pergaulan merupakan arena yang paling banyak menuntut diterapkannya tata krama. Oleh karena itu banyak orang berkata bahwa tata krama dan komunikasi dalam pergaulan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
2. Tata Krama Berkenalan
Tata krama berkenalan dan bertamu cukup beragam antar suku, wilayah dan bangsa. Para siswa seyogyanya mengetahui aturan-aturan umum yang disepakati pada masyarakat umumnya, sedangkan penerapannya disesuaikan dengan kondisi yang berlaku.

Thursday, January 20, 2011

struktur bumi yangsemakin rapuh

 
Ibarat orang yang sudah tua, Bumi semakin sering batuk batuk. Dan nafasnya sudah ngos-ngosan. Otot-ototnya mulai melemah. Kulitnya mengeriput. Tulangnya semakin keropos. Sendi-sendinya tak lagi kokoh untuk menopang tubuhnya. Maka, ia jadi gampang terhuyung-huyung. Atau, bahkan roboh terjatuh. Begitulah Bumi yang kita diami ini. Kondisinya semakin lama semakin lemah, rapuh, dan memprihatinkan.

Kita harus memahami kondisi ini. Jika tidak, kita akan semakin arogan memperlakukan bumi yang semakin tua dan lemah. Akibatnya, Bumi bakal lebih cepat masuk ke 'Liang kubur'. Menyongsong kematiannya.

Sebenarnya Bumi telah didesain Allah memiliki keseimbangan sempurna. Ada closed circuit mechanism yang mempertahankan Bumi selalu dalam kondisi terbaiknya untuk menopang berlangsungnya kehidupan di dalamnya.

Di antaranya adalah sirkulasi air, sirkulasi udara, rantai makanan, iklim dan cuaca, dan kandungan isi perut Bumi. Semuanya didesain Allah dalam sebuah sirkuit tertutup alias closed circuit yang membangun keseimbangannya sendiri.

Ambil contoh, sirkulasi air. Mekanisme tersedianya air bersih bagi kehidupan di muka Bumi berjalan secara alamiah dan menakjubkan sejak miliaran tahun yang lalu. Awan menurunkan hujan, sehingga terbentuklah mata air. Lantas, muncul sungai, danau dan lautan. Panas matahari menyinari air di permukaan Bumi, menguap menjadi awan. Awan menghasilkan hujan. Demikian seterusnya, dalam suatu siklus abadi selama bermiliar tahun.

Pernahkah anda berpikir, kenapa mekanisme itu demikian sempurna, sehingga bisa memelihara ketersediaan air dalam jumlah besar yang memungkinkan berlangsungnya kehidupan di muka bumi yang demikian kompleks?

10 Cara Dapatkan Penghasilan Pasif dari Aset Kripto

  Semua pecinta aset kripto nampaknya paham bahwa cara paling umum dalam mendulang cuan di aset kripto adalah dengan   trading . Hanya saja,...