Showing posts with label kesehatan/keperawatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan/keperawatan. Show all posts

Friday, October 6, 2023

Manfaat Bayam Brazil

 

Manfaat Bayam Brazil

1. Kaya Akan Antioksidan

Salah satu manfaat bayam Brazil yang utama adalah kandungan antioksidannya yang tinggi. Antioksidan membantu melindungi tubuh kamu dari kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Dengan mengonsumsi bayam Brazil secara teratur, kamu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kamu dan mengurangi risiko berbagai penyakit.

2. Sumber Nutrisi yang Kaya

Bayam Brazil memiliki kandungan beragam gizi penting, termasuk vitamin A, vitamin C, vitamin K, dan folat. Vitamin A bagus untuk kesehatan mata, sedangkan vitamin C tingkatkan mekanisme ketahanan tubuh. Vitamin K penting untuk pembekuan darah yang sehat, dan folat penting sepanjang kehamilan.

3. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan kalium dalam bayam Brazil membantu menjaga tekanan darah yang sehat, yang merupakan faktor penting untuk kesehatan jantung. Selain itu, asam folat dalam sayuran ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

4. Mendukung Kesehatan Tulang

Manfaat bayam Brazil yang seterusnya. Kalsium dan magnesium ialah dua mineral penting yang diketemukan dalam bayam Brazil. Ke-2 mineral ini berperanan saat mempertahankan kesehatan tulang dan menghambat osteoporosis. Dengan konsumsi sayur ini, kamu bisa tingkatkan kepadatan tulang kamu.

5. Meningkatkan Fungsi Otak

Bayam Brazil mengandung vitamin K dan beta-karoten, yang dapat meningkatkan fungsi otak. Makanan ini dapat membantu melindungi otak kamu dari penuaan yang terkait dengan kerusakan oksidatif.

6. Menurunkan Risiko Kanker

Kandungan antioksidan dalam bayam Brazil juga dapat membantu melindungi tubuh dari perkembangan sel kanker. Mengonsumsinya secara teratur dapat membantu mengurangi risiko berbagai jenis kanker.

7. Meningkatkan Pencernaan

Bayam Brazil mengandung serat yang baik untuk pencernaan. Serat membantu menjaga pergerakan usus yang sehat dan mencegah sembelit. Dengan memasukkan sayuran ini ke dalam makanan kamu, kamu dapat merasakan perbaikan dalam pencernaan kamu.

8. Mendukung Pengelolaan Berat Badan

Manfaat bayam Brazil yang berikutnya. Bayam Brazil rendah kalori dan mengandung serat, sehingga cocok untuk mereka yang ingin menjaga atau menurunkan berat badan. Sayuran ini memberikan rasa kenyang tanpa menambah banyak kalori.

9. Menjaga Kesehatan Kulit

Kandungan pada vitamin C dalam bayam Brazil menolong menggairahkan produksi collagen, yang terpenting untuk kesehatan kulit. Dengan mengkonsumsinya dengan teratur, kamu bisa mempunyai kulit lebih sehat dan bersinar.

10. Pilihan Makanan Vegetarian

Bagi mereka yang menjalani diet vegetarian atau vegan, bayam Brazil adalah sumber protein nabati yang baik. Ini dapat membantu memenuhi kebutuhan protein kamu tanpa harus mengonsumsi produk hewani.

11. Manfaat untuk Diabetes

Manfaat bayam Brazil yang selanjutnya. Bayam Brazil memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti mereka tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam. Ini membuatnya cocok untuk penderita diabetes.

12. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Vitamin A dan vitamin C dalam bayam Brazil membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh kamu, menjadikannya lebih tahan terhadap infeksi dan penyakit.

13. Mengurangi Risiko Stroke

Manfaat bayam Brazil yang terakhir. Kandungan kalium dalam sayuran ini dapat membantu mengurangi risiko stroke dengan menjaga tekanan darah kamu tetap stabil.

Cara Menyajikan Bayam Brazil

Berikut adalah beberapa cara umum untuk menyajikan bayam Brazil dalam hidangan:

  1. Tumis Bayam Brazil: Tumis bayam Brazil dengan bawang putih, minyak zaitun, dan sedikit garam. Kamu dapat menambahkan sedikit merica atau rempah-rempah lain sesuai selera. Tumis hingga daunnya layu dan rasanya mendalam. Ini adalah cara yang sederhana dan lezat untuk menikmati bayam Brazil sebagai hidangan pembuka atau pelengkap.
  2. Sup Bayam Brazil: Gunakan bayam Brazil sebagai bahan utama dalam sup. Kamu dapat membuat sup bayam Brazil dengan tambahan bawang, wortel, tomat, dan bumbu lain sesuai selera. Sup ini akan menjadi hidangan yang sehat dan lezat.
  3. Makanan Laut dengan Bayam Brazil: Bayam Brazil sering digunakan sebagai pelengkap dalam hidangan makanan laut. Kamu dapat menggoreng atau merebus bayam Brazil dan menyajikannya dengan ikan, udang, atau kerang. Ini akan memberikan warna dan rasa yang segar pada hidangan makanan laut kamu.
  4. Salad Bayam Brazil: Buat salad segar dengan bayam Brazil, tomat ceri, alpukat, dan bahan tambahan seperti keju feta atau kacang almond. Tambahkan saus salad favorit kamu atau dressing vinaigrette untuk menciptakan hidangan salad yang lezat.
  5. Bayam Brazil sebagai Pengganti Bayam Biasa: Jika kamu sedang mencari variasi dalam hidangan, kamu juga bisa menggunakan bayam Brazil sebagai pengganti bayam biasa dalam hidangan apa pun yang memerlukan bayam. Ini akan memberikan sentuhan eksotis pada hidangan kamu.
  6. Smoothie Bayam Brazil: Jika kamu suka minuman sehat, coba tambahkan bayam Brazil ke dalam smoothie bersama dengan buah-buahan favorit kamu dan yogurt. Ini akan memberikan nutrisi ekstra pada minuman kamu.

Pastikan untuk membersihkan bayam Brazil secara baik saat sebelum memprosesnya, dan pastikan untuk hilangkan tangkai lebih keras bila kamu memakainya pada sajian lebih halus. Dengan beragam langkah ini, kamu bisa nikmati kesedapan dan manfaat nutrisi dari bayam Brazil dalam beragam sajian.

 

Sunday, September 15, 2019

Prosedur Pembuatan Laporan

Prosedur Pembuatan Laporan
JUDUL PRAKTIKUM
I. PENDAHULUAN
1. Pendahuluan
Biasanya berisi tentang latar belakang percobaan atau penelitian yang akan dilakukan
2. Tujuan
Berisi tentang tujuan percobaan atau penelitian yang akan dicapai
II. DASAR TEORI
Berisi teori yang berhubungan dengan percobaan yang akan dilakukan
III. METODE PERCOBAAN
1. Alat dan bahan
2. Skema percobaan
3. Tata laksana percobaan
4. Analisa perhitungan
IV. DATA DAN HASIL PERCOBAAN
1. Data
2. Grafik percobaan
3. Perhitungan
V. PEMBAHASAN
1. Metode dibahas kelebihan dan kekurangan
2. Tinjauan terhadap data percobaan
3. Tinjauan dan perbandingan terhadap referensi
VI. KESIMPULAN
VII. DAFTAR PUSTAKA
VIII. LEMBAR PENGESAHAN
IX. LAMPIRAN

Monday, September 9, 2019

Pratikum 1 animasi 3d (blender)

Paratikum 1- Belajar Animasi 3D Blender Membuat Meja



Pratikum 1
Animasi 3D Blender
Shortcut Keys pilihan tampilan Blender :
NUM 1           : Tampilan Depan
NUM 3           : Tampilan Sisi
NUM 7           : Tampilan Atas
NUM 5           : Tampilan Perspective/Orthographic
CTRL + NUM 1    : Tampilan Belakang
CTRL + NUM 3    : Tampilan sisi lain
CTRL + NUM 7    : Tampilan Bawah
NUM 4/NUM 6     : Tampilan Rotasi dari kiri ke kanan
NUM 2/NUM 8     : Tampilan Rotasi dari Atas ke Bawah


Shortcut Keys yang sering digunakan pada Tutorial ini dan fungsinya:
A          : Select all / Deselect all (Memilih)
Shift + D  : Duplicate (Duplikat)
E          : Extrude region (Memanjangkan)
G          : Move (Grab) (Memindahkan/Menggeser)
I          : Insert Keyframe menu (Membuat Permukaan Baru)
P          : Separate (Memisahkan Objek)
R          : Rotate (Rotasi)
CTRL + R   : Loop Cut (Memotong)
S          : Scale (Skala)
Tab        : ( Berpindah Mode Object / edit Mode)
X          : Delete (Menghapus)
Z          : Solid / Wireframe ( Mode Kerangka / Bentuk )


Langkah langkah 

1. Buka Software Blender yang sudah terinstall.

Animasi 3D Blender


2. Klik di luar kotak Blender 2.7.2. Tekan tombol TAB untuk ke Objek Mode


Animasi 3D Blender


3.  Tekan tombol S (Scale) pada keyboard kemudian tombol Y untuk membuat kubus yang telah ada tadi menjadi sebuah balok fungsinya memanjangkan objek ke sumbu Y.

Animasi 3D Blender


4. Tekan tombol S (Scale) pada keyboard kemudian tombol X untuk membuat memanjangkan lebar balok fungsinya memanjangkan objek ke sumbu X.



Animasi 3D Blender


5. Tekan tombol S (Scale) pada keyboard kemudian tombol Z untuk meninggikan balok fungsinya memanjangkan objek ke sumbu Z.


Animasi 3D Blender


6. Tekan tombol G (Grab) pada keyboard kemudian tombol Z untuk memindahkan balok tersebut ke atas fungsinya memindahkan Objek menggunakan sumbu Z sebagai patokan.


Animasi 3D Blender


7. Pilih face select pada toolbar yang terdapat di bawah kemudian Dengan menggunakan tombol CTRL + R pada keyboard yaitu berfungsi untuk Loop Cut (Memotong) caranya pilih tengah objek sebagai patokan klik kanan dan geser sesuai keinginan sehingga seperti gambar di bawah menggunakan tampilan CTRL + NUM 7 ( Tampilan Bawah ) yang nantinya akan menjadi kaki meja.



Animasi 3D Blender


8. Pilih face select pada toolbar yang terdapat di bawah kemudian tekan dan tahan tombol Shift lalu pilih menggunakan dengan mouse bagian yang ingin dijadikan sebagai kaki meja klik kanan pada mouse untuk memilih.



Animasi 3D Blender



9. Setelah memilih dengan langkah sebelumnya tekan tombol E untuk Extrude region (Memanjangkan) kemudian geser mouse ke arah bawah untuk membuat tinggi kaki meja yang diinginkan.



Animasi 3D Blender


10. Pilih face select pada toolbar yang terdapat di bawah kemudian tekan dan tahan tombol Shift lalu pilih menggunakan dengan mouse bagian kaki meja sebagai pijakan kaki meja klik kanan pada mouse untuk memilih. Setelah memilih dengan langkah sebelumnya tekan tombol E untuk Extrude region (Memanjangkan) kemudian geser mouse ke arah bawah untuk membuat tinggi kaki meja yang diinginkan.



Animasi 3D Blender


11. Setelah selesai extrude pijakan kaki meja langkah selanjutya adalah membuat lebar pijakan tersebut caranya pilih salah satu pijakan kaki meja Ketik Tombol S di keyboard yaitu berfungsi untuk melebarkan Scale kemudian tekan tombol 2 pada keyboard sebagai ukuran lakukan langkah ini untuk membuat 3 pijakan kaki meja selanjutnya sehingga seperti gambar di bawah. 


Animasi 3D Blender



12. Pilih face select pada toolbar yang terdapat di bawah kemudian Dengan menggunakan tombol CTRL + R pada keyboard yaitu berfungsi untuk Loop Cut (Memotong) caranya pilih tengah objek sebagai patokan klik kanan dan geser sesuai keinginan sehingga seperti gambar di bawah yang fungsinya membuat kerangka untuk laci dari meja.


Animasi 3D Blender



13. Pilih face select pada toolbar yang terdapat di bawah kemudian pilih bagian laci yang ingin di duplikat sebagai laci caranya tekan dan tahan tombol shift pilih dengan menggunakan mouse klik kanan setelah itu shift D untuk menduplikat setelah di duplikat langkah selanjutnya adalah dengan menekan tombol G kemudian X agar permukaan laci maju ke arah depan. 


Animasi 3D Blender




14. Pilih face select pada toolbar yang terdapat di bawah kemudian tekan dan tahan tombol Shift lalu pilih menggunakan dengan mouse bagian laci yang ingin di extrude. Shift dan klik kanan pada mouse untuk memilih. Setelah memilih tekan tombol E untuk Extrude region (Memanjangkan) kemudian geser mouse ke arah depan untuk membuat bagian laci.

Animasi 3D Blender


15. bagian laci yang telah di extrude pada langkah sebelumnya kemudian tekan i untuk Insert Keyframe menu kemudain hasilnya di extrude dengan cara tekan tombol E untuk Extrude region kemudian geser mouse ke arah bawah untuk membuat bagian dalam laci.



Animasi 3D Blender



16. Untuk membuat tempat laci cara yang dilakukan adalah dengan memilih permukaan laci pada meja yang ingin dibentuk pilih face select pada toolbar yang terdapat di bawah kemudian tekan dan tahan tombol Shift lalu pilih menggunakan dengan mouse bagian laci yang ingin di extrude ke dalam. Shift dan klik kanan pada mouse untuk memilih. Setelah memilih tekan tombol E untuk Extrude region kemudian geser mouse ke arah belakang meja untuk membuat kerangka laci. Agar lebih mudah dalam melihatnya tekan tombol z ( Mode Kerangka / Bentuk )



Animasi 3D Blender


17. Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah membuat pegangan lacinya dengan cara tekan tombol A di keyboard 2 kali untuk Deselect all. Pilih add lalu cylinder pada toolbar bagian kiri bawah setelah itu tekan S (scale)  pada keyboard untuk mengatur ukuran pegangan tersebut. Setelah di Scale lalu di rotate terhadap sumbu X.



Animasi 3D Blender




18. Kemudian untuk membuat pegangan laci lainnya tidak perlu melakukan tahap sebelumnya lagi namun menggunakan perintah Duplikat. Caranya Shift + D kemudian geser terhadap sumbu Y letakkan di tengah-tengah laci.

Animasi 3D Blender

19. Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah memisahkan objek antara meja dan lacinya agar hasil pada animasi berjalan baik. Caranya dengan menselect laci caranya dengan menekan tombol B di keyboard kemudian block semua komponen yang ada pada laci tersebut setelah semua komponen laci telah terpilih tekan tombol  P: Separate untuk memisahkan dengan mejanya.


Animasi 3D Blender


20. Proses selanjutnya adalah membuat animasi laci menutup dan membuka. Buat posisi awal dari lacinya caranya pilih pada klik frame 0 kemudian ketik i location

Animasi 3D Blender


21.   pilih pada frame 60 kemudian klik lacinya tekan tombol G pada keyboard untuk Grab (memindahkan) dan tombol X agar laci berpindah menggunakan patokan sumbu X geser mouse sampai laci tertutup kemudian ketik  i pilih location fungsi ini digunakan untuk animasi menutup laci.



Animasi 3D Blender



22. pilih pada frame 120 kemudian klik lacinya tekan tombol G pada keyboard untuk Grab (memindahkan) dan tombol X agar laci berpindah menggunakan patokan sumbu X geser sampai laci terbuka kemudian ketik  i pilih location fungsi ini digunakan untuk animasi membuka laci.


Animasi 3D Blender




Animasi 3D Blender

Download Source dalam bentuk .blend Download

Monday, July 25, 2011

Kesehatan gigi dan mulut


BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan badan, ikut berperan dalam menentukan status kesehatan seseorang. Untuk menilai status kesehatan gigi dapat dilihat dari ada dan tidaknya penyakit gigi, diantaranya karies gigi. Karies gigi merupakan penyakit bakterial yang menyerang gigi dimana bagian organik dari gigi mengalami destruksi, sedangkan bagian anorganiknya mengalami dekalsifikasi. Karies gigi merupakan penyakit gigi yang paling banyak ditemukan, meliputi semua usia dan lapisan masyarakat. Selain itu, dapat menimbulkan komplikasi yang serius berupa penyakit ginjal, jantung, syaraf, dan sebagainya.
Gigi pertama bayi biasanya keluar antara usia kandungan 4-8 bulan, meskipun pada  keadaan-keadaan luar biasa dapat terjadi sangat cepat yaitu pada saat usia kandungan 3 bulan atau sangat lambat yaitu 12 bulan. Semua gigi sulung anak biasanya sudah tumbuh semua pada saat anak berusia 3 tahun. (Steven, 2002: 393)
Pada anak usia prasekolah 4-5 tahun, hilangnya gigi sulung bisa disebabkan oleh karena tanggal secara alamiah yang harus dibedakan dengan yang hilang karena karies. (Barbara, 2004: 13)
Faktor resiko terjadinya karies menurut Newbrun (2001) dibedakan menjadi 2 yaitu faktor dari luar dan faktor dari dalam. Yang termasuk faktor dari luar yaitu usia, jenis kelamin, suku bangsa dan letak geografis,

 sedangkan faktor dari dalam yang mempengaruhi karies gigi diantaranya plak, substrat dan kerentanan gigi karena kelahiran prematur. (Barbara, 2004: 15)
Faktor resiko terhadap timbulnya karies gigi anak usia prasekolah memberikan tingkatan yang berbeda – beda. Faktor dari dalam memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap terjadinya karies dibandingkan faktor dari luar, plak dan substrat adalah faktor resiko yang bisa dicegah untuk menghindari terjadinya karies, sedangkan kerentanan gigi karena kelahiran prematur merupakan faktor resiko yang sulit untuk dicegah. Tetapi untuk menghindari hal tersebut bisa dilakukan dengan memberikan pencegahan terhadap terjadinya kelahiran prematur. (Barbara, 2004: 15)
Kehamilan normal para ibu adalah selama 40 minggu. Menurut metode penentuan usia, kelahiran prematur adalah kelahiran yang kehamilannya berusia antara 28 - 36 minggu. Bayi-bayi yang dilahirkan dalam masa seperti ini disebut preterm atau usia kurang dan biasanya memiliki berat badan lahir antara 1 - 2,5 kg. (Steven, 2002: 111)
Pada kelahiran prematur, pertumbuhan alat-alat tubuh bayi tersebut belum sempurna. Dan kelahiran seperti ini memungkinkan juga akan memberikan pengaruh pada keadaan gigi anak. Menjelang kelahiran, bayi yang lahir prematur dapat kehilangan pembentukan mineral tambahan yang berperan untuk pertumbuhan dan perkembangan giginya. (Jane, 2004: 12)
Pada bayi prematur, bayi lahir dengan struktur email yang kurang memadai yang menyebabkan mereka lebih mudah menderita karies gigi dibanding bayi yang lahir pada waktunya. (Steven, 2002: 397)
Nutrisi dan diet yang seimbang sangat dianjurkan untuk setiap ibu hamil, karena penting untuk kesehatan ibu dan juga bayi. Kalsium, fosfor, vitamin dan mineral-mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan gigi bayi diambil secara otomatis dari aliran darah ibu. Diet yang baik sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi, tetapi perkembangan geligi tampaknya lebih banyak dipengaruhi untuk gangguan keseimbangan kalsium dan fosfor di dalam aliran darah ibu. (Moersistowati, 2002: 63)
Anak balita merupakan kelompok masyarakat yang jumlahnya cukup besar dan memiliki prevalensi karies gigi yang cukup tinggi, Survei Departemen Kesehatan Republik Indonesia yang dilakukan pada tahun 2004 menunjukkan bahwa prevalensi penduduk Indonesia yang menderita karies gigi sebesar 80% dan 70% diantaranya adalah anak-anak. Penelitian Taverud menunjukkan bahwa prevalensi karies gigi pada anak berusia 1 tahun sebesar 5%, anak usia 2 tahun sebesar 10%, anak usia 3 tahun sebesar 40%, anak usia 4 tahun sebesar 55% dan anak usia 5 tahun sebesar 75%. Penelitian Rinaldi (1983) terhadap 3450 anak TK di Yogyakarta menunjukkan bahwa prevalensi karies gigi sebesar 85%, 45% pada balita perempuan dan 40% pada balita laki-laki. (Edi, 2005: 18)
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 21 Mei 2009 di Desa Manggisan RT01/RW01 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember dari jumlah 20 anak usia prasekolah didapatkan hasil : jumlah anak usia prasekolah yang lahir prematur sebanyak 8 anak.
Diet yang seimbang, latihan ringan yang teratur dan banyak istirahat merupakan unsur-unsur dasar kehamilan sehat. Memahami cara bayi berkembang dan seberapa awal gigi terbentuk, akan membantu menyadarkan seseorang bahwa tetap sehat dan bugar selama kehamilan akan memberikan awal yang terbaik bagi bayi-bayi yang akan dilahirkan. (Jane, 2004: 10)
Dari fenomena diatas penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang ”Pengaruh Kelahiran Prematur terhadap Karies Gigi Anak Usia Prasekolah (4-5 tahun) di Desa Manggisan RT01/RW01 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember tahun 2010”

B.       Rumusan Masalah
Dari latar belakang diatas penulis merumuskan masalah sebagai berikut : ”Adakah hubungan kelahiran prematur terhadap karies gigi anak usia prasekolah (4-5 tahun) di Desa Manggisan RT01/RW01 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember tahun 2010?”

C.      Tujuan Penelitian
1.               Tujuan Umum
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kelahiran prematur terhadap karies gigi anak usia prasekolah (4-5 tahun) di Desa Manggisan RT01/RW01 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember tahun 2010.



2.            Tujuan Khusus
a.         Mengidentifikasi kelahiran prematur anak usia prasekolah (4-5 tahun) di Desa Manggisan RT01/RW01 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember tahun 2010.
b.        Mengidentifikasi karies gigi anak usia prasekolah (4-5 tahun) di Desa Manggisan RT01/RW01 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember tahun 2010.
c.         Mengidentifikasi hubungan kelahiran prematur terhadap karies gigi anak usia prasekolah (4-5 tahun) di Desa Manggisan RT01/RW01 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember tahun 2010.

D.      Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi antara lain :
a.                                                                                                         Manfaat praktis
1.Bagi Peneliti
Mendapatkan pengalaman dari penelitian yang dilakukan dan sebagai peneliti pemula manambah pengetahuan dalam melaksanakan penelitian kesehatan.
2. Bagi Ibu Hamil
Memberikan himbauan kepada ibu hamil untuk meningkatkan status gizi dan nutrisi saat kehamilan.
 3 .Bagi Desa
Memberikan masukan kepada masyarakat desa untuk pengadaan dan penerapan peningkatan status gizi dan nutrisi kepada ibu hamil.


 4.Bagi Petugas Kesehatan
Memberikan gambaran pada petugas kesehatan tentang karies gigi sebagai akibat dari kelahiran prematur sehingga dapat diupayakan pencegahan terhadap karies gigi tersebut.

b. Manfaat teoritis
Hasil Penelitian ini dijadikan sebagai sumber data tambahan bagi peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian sejenis dengan judul yang lain.














BAB II
KAJIAN PUSTAKA

Pada bab ini akan membahas tentang konsep dasar teori mengenai kelahiran prematur, karies gigi, kerangka konseptual dan hipotesa.

A.    Konsep Kelahiran Prematur
1.        Definisi Kelahiran Prematur
  Menurut metode penentuan usia, kelahiran prematur atau usia kurang adalah kelahiran yang kehamilannya berusia kurang dari 37 minggu atau 259 hari dan cenderung memiliki berat badan lahir kurang dari 2,5 kg. Tingkat kelangsungan hidup bayi-bayi prematur sangat beragam bergantung pada usia kandungan bayi tersebut. Bayi-bayi prematur, lahir dengan usia kandungan antara 28 sampai 36 minggu dan biasanya memiliki berat badan lahir antara 1 sampai 2,5 kg. Sedangkan bayi – bayi yang lahir pada usia kandungan kurang dari 28 minggu / 7 bulan sudah dianggap imatur dan biasanya memiliki berat badan lahir kurang dari 1 kg. (Steven, 2002: 110)
Semakin jauh kelahiran bayi dari usia kelahiran maka semakin rendah juga tingkat kematangan perkembangan fisiknya. Semakin kurang kematangan bayi semakin sulit pula ia bernafas, makan dan mengatur suhu badannya. (Steven, 2002: 111)



2.        Penyebab Kelahiran Prematur
Dalam beberapa hal, penyebab kelahiran bayi prematur ini belum banyak diketahui. Namun ada beberapa kondisi yang memungkinkan kelahiran prematur tersebut, diantaranya: adanya kehamilan ganda, adanya kelainan struktur mulut rahim dan rahim, adanya pendarahan yang tidak seperti biasanya, ibu mengalami hipertensi karena kehamilannya, penyakit kronis seperti jantung dan diabetes, ibu sering kerja lembur, merokok, minum-minuman keras, penggunaan obat terlarang, kekurangan gizi dan sebagainya. (Steven, 2002: 112)
Dalam banyak kasus, melalui tes pemeriksaan darah (skrining), dapat dideteksi keadaan bayi yang tidak tumbuh dengan baik atau mengalami kondisi medis tertentu yang membuat dianjurkannya persalinan awal. CNamun beberapa hal kelahiran prematur ini juga bisa terjadi pada usia kehamilan dimana para ibu dalam kondisi sehat dan menjaga kehamilannya dengan baik. (Steven, 2002: 113)

3.        Gambaran Bayi yang Lahir Prematur
Bayi yang lahir prematur memiliki gambaran yang berbeda dengan bayi yang lahir cukup bulan. Sebagai gambaran umum dapat dikemukakan bahwa bayi yang lahir prematur mempunyai karakteristik:
a.         Ukuran bayi kecil
b.         Berat badan bayi kurang dari 2500 gram.
c.         Umur kehamilan kurang dari 37 minggu.
d.        Kepala relatif lebih besar daripada badan.
e.         Kulit: tipis trasparan, rambut lanugo banyak, lemak kulit kurang.
f.          Tangisan bayi lemah.
g.         Aktifitas fisiknya sedikit.
h.         Reflek menghisap buruk.
i.           Mengalami hipokalsemia yang berakibat kerentanan pada gigi.sehingga cenderung untuk terjadi karies. (Suririnah, 2005)

4.        Kelainan Metabolik pada Bayi Prematur
a.         Hipoglikemia
Hipoglikemia terjadi bila gula darah turun dibawah 1,6 mmol/l  (30mg/dl) pada bayi aterm atau 1,1 mmol/l (20mg/dl) pada bayi prematur. Ini lazim terjadi pada ibu diabetes dan ringan untuk umur kehamilannya. Bayi mungkin asimtomatik atau menderita gejala pucat, hipotonus, apneu atau kejang. Hipogikemia simtomatik bisa menyebabkan kerusakan otak permanen. Bayi yang beresiko harus menjalani pemeriksaan gula darah teratur yang menggunakan Dextrostik.
b.         Hiperbilirubinemia
Ikterus neonatus bisa karena penyakit hemolitik, defisiensi enzim tertentu dalam hati, obstruksi saluran empedu atau infeksi. Kenaikan bilirubin yang bereaksi tak langsung di dalam serum sangat berbahaya karena menyebabkan kernikterus. Pada bayi prematur, bilirubin tak langsung serum antara 160-270 mikromol/l. Bila bilirubin serum mencapai tingkat kritis ini, maka dinasehatkan untuk tranfusi tukar.

10 Cara Dapatkan Penghasilan Pasif dari Aset Kripto

  Semua pecinta aset kripto nampaknya paham bahwa cara paling umum dalam mendulang cuan di aset kripto adalah dengan   trading . Hanya saja,...