IMUNISASI WAJIB
BCG
Vaksin BCG diberikan pada bayi sejak lahir, untuk mencegah penyakit TBC. Jika bayi sudah berumur lebih dari tiga bulan, harus dilakukan uji tuberkulin terlebih dulu. BCG dapat diberikan apabila hasil uji tuberkulin negatif.
Hepatitis B
Hepatitis B diberikan tiga kali. Yang pertama dalam waktu 12 jam setelah lahir. Imunisasi ini dilanjutkan saat bayi berumur 1 bulan, kemudian diberikan lagi saat 3-6 bulan.
Polio
Imunisasi yang satu ini belakangan sering didengung-dengungkan pemerintah karena telah memakan korban cukup banyak. Target pemerintah membebaskan anak-anak Indonesia dari penyakit polio. Polio-0 diberikan saat kunjungan pertama setelah lahir. Selanjutnya vaksin ini diberikan 3 kali, saat bayi berumur 2, 4, dan 6 bulan. Pemberian vaksin ini dulang pada usia 18 bulan dan 5 tahun.
DPT
DTP diberikan untuk mencegah tiga macam penyakit sekaligus, yaitu Difteri, Tetanus, dan Pertusis. Vaksin ini diberikan pertama kali saat bayi berumur lebih dari enam minggu. Lalu saat bayi berumur 4 dan 6 bulan. Ulangan DPT diberikan umur 18 bulan dan 5 tahun. Pada anak umur 12 tahun, imunisasi ini diberikan lagi
Kumpulan artikel dalam dunia pendidikan, untuk mempermudah pemahaman siswa maupun orang awam dalam memahami pendidikan yang semakin maju dan agar dapat memaximalkan keahlian dalam hal berprestasi.
Sunday, December 19, 2010
Flu Babi: Tanda, Gejala dan Pencegahan
PENDAHULUAN
Flu babi (Inggris: Swineinfluenza) adalah kasus-kasus influenza yang biasa disebabkan oleh virus orthomyxoviridae yang endemic pada populasi babi. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai influenza virus catausubtipegenus atau influenza virus A. Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia. Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian. Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A sub tipe H1N1, H1N2, H3N1, H3N2, dan H2N3. Di Amerika Serikat, hanya sub tipe H1N1 lazim ditemukan di populasi babi sebelum tahun 1998, namun sejak akhir
Flu babi (Inggris: Swineinfluenza) adalah kasus-kasus influenza yang biasa disebabkan oleh virus orthomyxoviridae yang endemic pada populasi babi. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai influenza virus catausubtipegenus atau influenza virus A. Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia. Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian. Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A sub tipe H1N1, H1N2, H3N1, H3N2, dan H2N3. Di Amerika Serikat, hanya sub tipe H1N1 lazim ditemukan di populasi babi sebelum tahun 1998, namun sejak akhir
Seputar ASI
DESKRIPSI
ASI
• Meskipun kini susu formula telah dibuat dengan komponen yang sangat mirip ASI, namun, beberapa manfaat ASI tak bisa tergantikan.
• Faktor penting yang terkandung dalam ASI, yaitu zat antibodi yang berguna untuk kekebalan tubuh dan berbagai enzim yang terkandung dalam ASI untuk membantu penyerapan seluruh zat gizi tidak bisa didapatkan anak dari susu formula.
• ASI mengandung zat – zat juga dilengkapi dengan enzim untuk penyerapan, yaitu; lipase. Enzim inilah yang tidak terkandung dalam susu formula, karena enzim ini akan rusak bila dipanaskan. Kondisi inilah yang menyebabkan ibu dianjurkan memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pada bayinya, sekalipun ia sudah kembali beraktivitas seperti biasa.
Air Susu Ibu
Pemberian ASI harus dianjurkan pada setiap ibu yang melahirkan oleh karena :
ASI
• Meskipun kini susu formula telah dibuat dengan komponen yang sangat mirip ASI, namun, beberapa manfaat ASI tak bisa tergantikan.
• Faktor penting yang terkandung dalam ASI, yaitu zat antibodi yang berguna untuk kekebalan tubuh dan berbagai enzim yang terkandung dalam ASI untuk membantu penyerapan seluruh zat gizi tidak bisa didapatkan anak dari susu formula.
• ASI mengandung zat – zat juga dilengkapi dengan enzim untuk penyerapan, yaitu; lipase. Enzim inilah yang tidak terkandung dalam susu formula, karena enzim ini akan rusak bila dipanaskan. Kondisi inilah yang menyebabkan ibu dianjurkan memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pada bayinya, sekalipun ia sudah kembali beraktivitas seperti biasa.
Air Susu Ibu
Pemberian ASI harus dianjurkan pada setiap ibu yang melahirkan oleh karena :
Penatalaksanaan Kehamilan Kembar Antepartum
Wanita dengan kehamilan kembar secara substansial mengalami peningkatan risiko persalinan prematur dan hipertensi kehamilan. Selain deteksi penyulit yang khas untuk kehamilan kembar, penatalaksanaan antepartum umumnva berfokus pada persalinan dan pelahiran prematur serta diagnosis dan penatalaksanaan hipertensi kehamilan.
PERSALINAN PREMATUR
Kehamilan kembar memperlihatkan tingkat penyimpangan hasil akhir kehamilan yang jauh lebih besar dibandingkan kehamilan normal, terutama akibat persalinan prematur. Upaya memperlama gestasi difokuskan pada tirah baring, profilaksis dengan obat tokolitik beta-mimetik oral, dan pengikatan serviks. Rawat inap efektif rutin tidak terbukti bermanfaat dalam memperpanjang kehamilan kembar atau memperbaiki kesintasan
PERSALINAN PREMATUR
Kehamilan kembar memperlihatkan tingkat penyimpangan hasil akhir kehamilan yang jauh lebih besar dibandingkan kehamilan normal, terutama akibat persalinan prematur. Upaya memperlama gestasi difokuskan pada tirah baring, profilaksis dengan obat tokolitik beta-mimetik oral, dan pengikatan serviks. Rawat inap efektif rutin tidak terbukti bermanfaat dalam memperpanjang kehamilan kembar atau memperbaiki kesintasan
Kehamilan Ektopik
Kehamilan Ektopik
Definisi
Kehamilan ektopik adalah kehamilan dengan gestasi di luar kavum uteri. Kehamilan ektopik merupakan istilah yang lebih luas daripada kehamilan ekstrauteri; karena istilah ini juga mencakup kehamilan di pars interstisialis tuba, kehamilan di kornu, dan kehamilan di serviks.
Prinsip Dasar
Pada wanita dalam masa reproduksi dengan gangguan atau keterlambatan haid yang disertai dengan nyeri perut bagian bawah, perlu difikirkan kehamilan ektopik terganggu (KET). Gambaran klinik kehamilan ektopik yang terganggu amat beragam. Sekitar 10 – 29% pasien yang pernah mengalami kehamilan ektopik, mempunyai kemungkinan untuk terjadi lagi. Kira-kira sepertiga sampai separuh dari pasien dengan kehamilan ektopik mempunyai riwayat infeksi pelvis sebelumnya.
Diagnosis
Anamnesis – nyeri abdomen, perdarahan pervaginam, terlambat haid. Pemeriksaan fisik – umum, abdomen, pelvis.
Kehamilan ektopik belum terganggu dapat ditentukan dengan USG: akan tampak kantong gestasi bahkan janinnya.
Tes tambahan – tes HCG, USG, kuldosentesis, kuretase endometrium, laparoskopi, kolpotomi/kolposkopi.
Manajemen
Prinsip-prinsip umum penatalaksanaan:
Rawat inap segera.
Operasi segera setelah diagnosis dibuat.
Penggantian darah sebagai indikasi untuk hipovolemik/anemia.
Pada kehamilan ektopik belum terganggu, bila kantong gestasi tak lebih dari 3 cm, dapat dipertimbangkan
Definisi
Kehamilan ektopik adalah kehamilan dengan gestasi di luar kavum uteri. Kehamilan ektopik merupakan istilah yang lebih luas daripada kehamilan ekstrauteri; karena istilah ini juga mencakup kehamilan di pars interstisialis tuba, kehamilan di kornu, dan kehamilan di serviks.
Prinsip Dasar
Pada wanita dalam masa reproduksi dengan gangguan atau keterlambatan haid yang disertai dengan nyeri perut bagian bawah, perlu difikirkan kehamilan ektopik terganggu (KET). Gambaran klinik kehamilan ektopik yang terganggu amat beragam. Sekitar 10 – 29% pasien yang pernah mengalami kehamilan ektopik, mempunyai kemungkinan untuk terjadi lagi. Kira-kira sepertiga sampai separuh dari pasien dengan kehamilan ektopik mempunyai riwayat infeksi pelvis sebelumnya.
Diagnosis
Anamnesis – nyeri abdomen, perdarahan pervaginam, terlambat haid. Pemeriksaan fisik – umum, abdomen, pelvis.
Kehamilan ektopik belum terganggu dapat ditentukan dengan USG: akan tampak kantong gestasi bahkan janinnya.
Tes tambahan – tes HCG, USG, kuldosentesis, kuretase endometrium, laparoskopi, kolpotomi/kolposkopi.
Manajemen
Prinsip-prinsip umum penatalaksanaan:
Rawat inap segera.
Operasi segera setelah diagnosis dibuat.
Penggantian darah sebagai indikasi untuk hipovolemik/anemia.
Pada kehamilan ektopik belum terganggu, bila kantong gestasi tak lebih dari 3 cm, dapat dipertimbangkan
Saturday, December 18, 2010
Proses Penciptaan Manusia
Proses Penciptaan Manusia
Penciptaan manusia dan aspek-aspeknya yang luar biasa itu ditegaskan dalam banyak ayat. Beberapa informasi di dalam ayat-ayat ini sedemikian rinci sehingga mustahil bagi orang yang hidup di abad ke-7 untuk mengetahuinya. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
1. Manusia tidak diciptakan dari mani yang lengkap, tetapi dari sebagian kecilnya
(spermazoa).
2. Sel kelamin laki-lakilah yang menentukan jenis kelamin bayi.
3. Janin manusia melekat pada rahim sang ibu bagaikan lintah.
4. Manusia berkembang di tiga kawasan yang gelap di dalam rahim.
Setetes Mani
Selama persetubuhan seksual, 250 juta sperma terpancar dari si laki-laki pada satu waktu. Sperma-sperma melakukan perjalanan 5-menit yang sulit di tubuh si ibu sampai menuju sel telur. Hanya seribu dari 250 juta
Penciptaan manusia dan aspek-aspeknya yang luar biasa itu ditegaskan dalam banyak ayat. Beberapa informasi di dalam ayat-ayat ini sedemikian rinci sehingga mustahil bagi orang yang hidup di abad ke-7 untuk mengetahuinya. Beberapa di antaranya sebagai berikut:
1. Manusia tidak diciptakan dari mani yang lengkap, tetapi dari sebagian kecilnya
(spermazoa).
2. Sel kelamin laki-lakilah yang menentukan jenis kelamin bayi.
3. Janin manusia melekat pada rahim sang ibu bagaikan lintah.
4. Manusia berkembang di tiga kawasan yang gelap di dalam rahim.
Setetes Mani
Selama persetubuhan seksual, 250 juta sperma terpancar dari si laki-laki pada satu waktu. Sperma-sperma melakukan perjalanan 5-menit yang sulit di tubuh si ibu sampai menuju sel telur. Hanya seribu dari 250 juta
Membuat Flashdisk Sebagai RAM Vista & XP Ready
Membuat Flashdisk Sebagai RAM Vista & XP Ready
RAM adalah memory yang digunakan oleh komputer untuk menyimpan data sementara. RAM juga berguna untuk menyimpan sementara (temporer) file-file program yang dijalankan pada saat kita bekerja dengan komputer kita. Flashdisk dan RAM, jika dilihat dari fungsinya sehari-hari bagi kita, mungkin tidak akan pernah Anda bayangkan akan dapat saling berintegrasi bukan?
Pada sistem operasi windows, Memory Virtual merupakan vasilitas yang sangat membantu kinerja sistem. Terutama pada sistem yang mempunyai memory utama terbatas/kecil. Meski begitu, memory virtual juga bisa bikin sistem jadi lamban bekerja.
Memory virtual merupakan memory bayangan tempat sistem operasi menyimpan data-data yang akan/sedang/baru selesai diproses sebelum disimpan ke media penyimpanan permanen seperti harddisk.
Namun dengan majunya tekhnologi sekarang, hal apapun dapat menjadi mungkin. Windows Vista memperkenalkan Windows ReadyBoost, konsep baru dalam menambahkan memory ke dalam komputer. Dengan Windows ReadyBoost, Anda dapat memasang flashdisk ke komputer Anda dan menggunakannya sebagai RAM.
Windows ReadyBoost sangat mudah digunakan. Ketika removable memory seperti flashdisk dipasangkan ke komputer, Windows Vista akan memeriksa apakah flashdisk tersebut cukup cepat untuk digunakan oleh Windows ReadyBoost. Jika ya, Anda akan diberi pertanyaan apakah Anda ingin menggunakan USB tersebut untuk meningkatkan kinerja dari system. Saat digunakan flashdisk akan menyediakan cache memory, cache memory tersebut akan digunakan sebagai virtual RAM bagi komputer anda.
Flashdisk yang Anda gunakan minimal adalah USB 2.0, karena device yang digunakan harus mempunyai kecepatan hingga 3,5 MB/s. Flashdisk yang di gunakan untuk RAM, minimum 1,5x dari RAM yang terpasang. Misalkan RAM komputer Anda 1 GB, maka agar hasilnya terlihat, minimum flashdisk nya sebesar 1,5 GB. Ini juga berlaku bagi flashdisk tertentu yang mempunyai data transfer yang cepat, jika terlalu lambat flashdisk tersebut tidak bisa digunakan untuk Windows ReadyBoost.
Bagaimana jika menggunakan Windows XP ??
Kita bisa membuat Windows ReadyBoost pada sistem komputer kita.
langkah-langkah membuat "ReadyBoost" pada Windows XP.
1. Colokkan flashdisk anda pada slot USB yang tersedia.
2. Tekan tombol [Start]>[Settings]>[Control Panel], lalu pilih [System]. Klik tab [Advance].
3. Klik tombol [Settings] pada bagian Performance. Setelah itu klik tab [advance] pada jendela Performance Options, lalu klik tombol [Change] dibagian virtual memory untuk menampilkan kotak penyetingan memory virtual.
4. Klik drive C: pada bagian drive. Jika Windows anda tidak diinstall pada drive C, pilihlah drive tempat anda menginstall sistem operasi.
5. Pilihlah opsi [No Paging File] pada radio button yang ada, dan tandailah boks [Set]. Hal itu bertujuan untuk mematikan sistem page file pada windows XP anda.
6. Pilihlah drive yang menyatakan flashdisk anda. Sebagai informasi, jika flasdisk anda masih baru, biasanya namanya masih removable drive. Stetelah mengklik drive tempat flashdisk anda berada, tandai opsi [System Managed Size] pada radio button. Setelah itu kliklah, tombol [Set]. Jika ternyata rekomendasi total paging file size-nya terlalu besar, anda bisa memasukkan nilai kapasitas total flashdisk anda. Jangan lupa sisakan 5 hingga 6Gb, karena ini adalah syarat dari Windows XP sendiri.
7. Klik [OK] untuk menutup jendela, lalu reboot PC anda. Setelah itu, coba rasakan, apakah sekarang kinerja Windows XP anda sudah bertambah cepat bukan ??.
RAM adalah memory yang digunakan oleh komputer untuk menyimpan data sementara. RAM juga berguna untuk menyimpan sementara (temporer) file-file program yang dijalankan pada saat kita bekerja dengan komputer kita. Flashdisk dan RAM, jika dilihat dari fungsinya sehari-hari bagi kita, mungkin tidak akan pernah Anda bayangkan akan dapat saling berintegrasi bukan?
Pada sistem operasi windows, Memory Virtual merupakan vasilitas yang sangat membantu kinerja sistem. Terutama pada sistem yang mempunyai memory utama terbatas/kecil. Meski begitu, memory virtual juga bisa bikin sistem jadi lamban bekerja.
Memory virtual merupakan memory bayangan tempat sistem operasi menyimpan data-data yang akan/sedang/baru selesai diproses sebelum disimpan ke media penyimpanan permanen seperti harddisk.
Namun dengan majunya tekhnologi sekarang, hal apapun dapat menjadi mungkin. Windows Vista memperkenalkan Windows ReadyBoost, konsep baru dalam menambahkan memory ke dalam komputer. Dengan Windows ReadyBoost, Anda dapat memasang flashdisk ke komputer Anda dan menggunakannya sebagai RAM.
Windows ReadyBoost sangat mudah digunakan. Ketika removable memory seperti flashdisk dipasangkan ke komputer, Windows Vista akan memeriksa apakah flashdisk tersebut cukup cepat untuk digunakan oleh Windows ReadyBoost. Jika ya, Anda akan diberi pertanyaan apakah Anda ingin menggunakan USB tersebut untuk meningkatkan kinerja dari system. Saat digunakan flashdisk akan menyediakan cache memory, cache memory tersebut akan digunakan sebagai virtual RAM bagi komputer anda.
Flashdisk yang Anda gunakan minimal adalah USB 2.0, karena device yang digunakan harus mempunyai kecepatan hingga 3,5 MB/s. Flashdisk yang di gunakan untuk RAM, minimum 1,5x dari RAM yang terpasang. Misalkan RAM komputer Anda 1 GB, maka agar hasilnya terlihat, minimum flashdisk nya sebesar 1,5 GB. Ini juga berlaku bagi flashdisk tertentu yang mempunyai data transfer yang cepat, jika terlalu lambat flashdisk tersebut tidak bisa digunakan untuk Windows ReadyBoost.
Bagaimana jika menggunakan Windows XP ??
Kita bisa membuat Windows ReadyBoost pada sistem komputer kita.
langkah-langkah membuat "ReadyBoost" pada Windows XP.
1. Colokkan flashdisk anda pada slot USB yang tersedia.
2. Tekan tombol [Start]>[Settings]>[Control Panel], lalu pilih [System]. Klik tab [Advance].
3. Klik tombol [Settings] pada bagian Performance. Setelah itu klik tab [advance] pada jendela Performance Options, lalu klik tombol [Change] dibagian virtual memory untuk menampilkan kotak penyetingan memory virtual.
4. Klik drive C: pada bagian drive. Jika Windows anda tidak diinstall pada drive C, pilihlah drive tempat anda menginstall sistem operasi.
5. Pilihlah opsi [No Paging File] pada radio button yang ada, dan tandailah boks [Set]. Hal itu bertujuan untuk mematikan sistem page file pada windows XP anda.
6. Pilihlah drive yang menyatakan flashdisk anda. Sebagai informasi, jika flasdisk anda masih baru, biasanya namanya masih removable drive. Stetelah mengklik drive tempat flashdisk anda berada, tandai opsi [System Managed Size] pada radio button. Setelah itu kliklah, tombol [Set]. Jika ternyata rekomendasi total paging file size-nya terlalu besar, anda bisa memasukkan nilai kapasitas total flashdisk anda. Jangan lupa sisakan 5 hingga 6Gb, karena ini adalah syarat dari Windows XP sendiri.
7. Klik [OK] untuk menutup jendela, lalu reboot PC anda. Setelah itu, coba rasakan, apakah sekarang kinerja Windows XP anda sudah bertambah cepat bukan ??.
Subscribe to:
Posts (Atom)
10 Cara Dapatkan Penghasilan Pasif dari Aset Kripto
Semua pecinta aset kripto nampaknya paham bahwa cara paling umum dalam mendulang cuan di aset kripto adalah dengan trading . Hanya saja,...
-
Semua pecinta aset kripto nampaknya paham bahwa cara paling umum dalam mendulang cuan di aset kripto adalah dengan trading . Hanya saja,...
-
Membuat Website Dengan PHP Dari Awal Langkah Demi Langkah Memahami PHP Untuk Pemula Apakah anda tertarik untuk membuat website anda s...
-
Komputer yang tidak bisa shutdown alias komputer tidak mau mati, tidak mau “bobok” adalah masalah yang sangat sering terjadi. Yang...
